Seorang teman kerja yang akhirnya resign, selalu menyinggung tentang bahaya comfort zone alias zona nyaman, sudah puluhan kali dia mengingatkan kami tentang bahaya zona nyaman.

Dia katakan kita harus meninggalkan zona nyaman, zona nyaman itu sangat berbahaya… Tapi gimana caranya? Kata sang teman: “ Segera, secepatnya cari pekerjaan baru, jadi pengusaha… Hmmm kalau ngomong saja sih gampang…

Bagi saya zona nyaman itu adalah rasa puas diri dalam diri sesorang yang kemudian membuat orang tersebut tidak lagi berusaha sekuat tenaga untuk membuat hidup menjadi lebih baik.

Bagaimana kita mengetahui kalau kita merasa sudah puas diri, berikut ini adalah tanda-tanda orang yang merasa puas diri:

      1.        Tidak pernah merasa takut atau cemas dengan kehidupannya

Kurangnya rasa takut dan gelisah dalam hidup merupakan indikator kuat bahwa kita kita jarang mengambil ataumembuat keputusan yang mengandung resiko.

Mengambil resiko dalam menjalani karir atau bisnis menandakan seseorang sudah puas dengan apa yang sudah dicapainya saat itu dan tidak mau meninggalkan zona kenyamanan mereka yang cenderung berpotensi resiko.

      2.       Tidak mau belajar

Sepanjang hidup kita banyak hal yang dapat kita pelajari, orang yang sudah puas diri biasanya merasa apa yang sudah ia dapatkan sudah cukup, sudah tidak perlu lagi belajar untuk sesuatu yang baru yang dapat membuat usaha dan hidup menjadi lebih baik.

Kita tidak pernah tahu apa yang terjadi ke depan, bagi saya mempelajari sesuatu yang saat ini tidak ada manfaatnya maka pelajaran itu akan menjadi bekal di kemudian hari.

      3.       Tidak mau membuat tantangan kepada diri sendiri

Membuat tantangan dan usaha mengatasi akan membuat kita menjadi terlatih mengatasi situasi yang sulit dan mendapatkan banyak alternative jalan keluar.

Mungkin saat ini tantangan atau target yang akan kita capai tidak terlalu berguna tapi usaha yang kita lakukan merupakan pengalaman suatu saat nanti akan berguna.

      4.       Menjalani hidup dengan rutinitas yang konstan, tidak pernah berubah, datar-datar saja

Menjalani hidup bagiakan sebuah grafik yang datar pastinya sangat membosankan, setiap hari selalu sama tanpa perubahan, tidak ada kreativitas yang lahir.

Hidup tanpa kreatifitas tidak bedanya dengan sebuah mesin, atau orang tahanan yang semuanya diatur dari makan sampai jam kapan harus tidur.

      5.       Menolak perubahan

Menolak perubahan sama artinya dengan menolak rejeki, orang yang puas diri itu langsung akan berkata bahwa situasi yang dialami saat ini sudah tidak butuh diubah lagi.

Ia sudah merasa bahwa segala sesutunya sudah aman tidak ada yang harus diubah, kalau diubah maka ada resiko gagal..

Ya, menolak perubahan itu sama saja dengan tidak berani mengambil resiko.

      6.       Merasa seperti menemui jalan buntu

Merasa terjebak adalah sesuatu yang sebagian besar sering dirasakan orang dan tidak ada usaha untuk memutar balik dan mencari jalan lain.

Sepanjang hidup akan terjebak terus dijalan buntuk karena merasa sudah cukup dan puas dengan yang dicapai.

      7.       Tidak pernah mencoba sesuatu yang baru

Bagi orang yang merasa puas diri sesuatu yang baru itu adalah seperti melakukan semuanya dari awal, resikonya terlalu besar, takut gagal.

Pengalaman baru bisa kita lakukan dengan melakukan perjalanan, mencoba pekerjaan yang berbeda, bertemu orang-orang baru, makan makanan asing dan sebagainya.

Anda tidak akan pernah tahu resiko yang harus ditanggung kecuali jika Anda mengambil risiko dan mencoba sesuatu yang baru.

Rasa puas mencegah orang untuk pergi keluar dan mencari sesuatu yang baru yang  sebelumnya belum pernah terjadi dalam hidup.

      8.       Gampang sekali ditebak

Orang yang cepat puas diri akan menjalani hidup dengan irama yang sama, dengan pola yang sama terus, tidak pernah berubah.

Jika anda menjadi orang yang sudah puas diri maka obrolan anda pun mudah untuk ditebak ke mana arahnya, termasuk jalan pikiran anda.

Karena orang sudah tahu di restoran mana anda makan, semua pertanyaan yang kepada anda pasti akan dijawab dengan pertanyaan yang sama juga.

      9.       Kurang berambisi

Kurang berambisi membuat seseorang tidak punya motivasi dorongan dan semangat untuk menjadi lebih baik. Ambisi itu bagus tetapi jika kita tidak berusaha untuk mencapainya maka ambisi itu tidak akan tercapai.

Orang yang merasa puas itu punya ambisi saja tidak punya, apalagi berusaha untuk mencapainya.

      10.   Berhenti berkembang

Kita semua berhenti bertumbuh secara fisik, tapi tidak harus berhenti tumbuh secara intelektual maupun spiritual. Rasa puas diri adalah faktor penghambat perjalanan kita untuk berkembang dan bertumbuh menjadi lebih baik.