Dari sudut pandang pengguna atau user internet, penyebab utama lambatnya koneksi internet adalah terletak pada 2 faktor. Faktor tersebut adalah faktor internal dan external. Apa saja yang termasuk dalam faktor internal dan eksternal? Dalam artikel ini akan dibahas tentang alasan mengapa internet yang kita gunakan tidak secepat yang kita inginkan atau sesuai dengan paket langganan.

Faktor internal adalah hal-hal yang terkait langsung pada sisi users atau pengguna internet, hal-hal tersebut meliputi kondisi komputer, prilaku dari si pengguna, jenis browser yang dipakai, kondisi perangkat jaringan dan jenis paket layanan.

Faktor eksternal adalah hal-hal yang terkait dengan kualitas layanan dari penyedia jasa internet atau ISP dan juga dari sisi website yang diakses. Faktor eksternal meliputi beberapa hal berikut: Kecepatan akses yang diberikan oleh ISP tidak sesuai dengan perjanjian, banyaknya pengguna lain dalam mengakses internet dan kemampuan server website yang diakses dalam melayani permintaan penggunannya.

Berikut ini adalah penjelasan detail tentang faktor-faktor internal yang membuat koneksi internet jadi lambat:

1.    Komputer pengguna.
Yang dimaksud di sini adalah spesifikasi komputer yang digunakan dan kondisi kesehatan dari komputer tersebut. Komputer dengan proccessor yang super cepat, ditambah dengan kapasitas memori (RAM) terpasang yang besar turut membuat data yang diakses lewat jaringan menjadi semakin cepat. Serangan virus pada sebuah komputer bisa membuat koneksi internet jadi lambat, penyebabnya adalah karena virus tersebut mengambil jatah bandwidth internet yang seharus dipakai oleh si pengguna.

2.    Browser.
Jenis browser juga turut mempengaruhi kecepatan dalam menampilkan isi halaman dari sebuah website. Kecepatan browser dalam memproses plugin dan kode-kode program seperti javascript turut mempengaruhi kecepatan akses internet.

3.    Prilaku pengguna dalam berinternet.
Berapa banyak alamat website yang anda akses dalam waktu yang bersamaan? Semakin banyak alamat web yang terakses di waktu yang sama maka makin banyak data yang harus di-download dengan kondisi kapasitas bandwidth yang sama. Jenis website yang diakses juga mempengaruhi kecepatannya, sebuah website yang berisi gambar lebih lama tampilnya dari website yang hanya berisikan teks. Melakukan download dengan menggunakan sorfware khusus juga menyebabkan aktifitas berinternet lainnya seperti browsing jadi lambat.

4.    Perangkat jaringan.
Kondisi perangkat jaringan berpengaruh juga terhadap kecepatan akses, kualitas sinyal modem wireless ( 3G dan CDMA ) yang rendah membuat internet jadi lambat. Router wi-fi yang panas membuat kinerjanya jadi berkurang dan menyebabkan kecepatan internet berkurang.

5.    Paket layanan internet.
Pilihan paket internet yang keliru dan kurang pahamnya user dalam mengartikan kontrak perjanjian yang ditawarkan oleh ISP menjadi penyebab ketidakpuasaan terhadap layanan internet yang diberikan oleh ISP. Paket seperti kuota dan kecepatan akses adalah dua kata kunci yang mesti dicermati oleh calon pelanggan internet sebelum memutuskan untuk berlangganan.

Setelah memastikan dan mamahami kondisi internal maka langkah berikutnya adalah mencermati fenomena yang terjadi pada sisi luar pengguna internet.

1.    Kualitas Layanan yang buruk dari Penyedia Jasa Internet (ISP).
Biasanya kecepatan akses yang diberikan ISP tidak sesuai perjanjian dengan kliennya. Situasinya adalah kecepatan aksesnya diberikan lebih rendah dari yang dijanjikan, inilah kenyataan yang paling sering terjadi dan user biasanya pasrah dengan situasi ini.

2.    Kondisi website tujuan.
Website yang ramai oleh pengunjung bisa menyebabkan pembatasan kecepatan maksimum yang boleh diakses oleh penggunanya, hal ini bertujuan untuk mengurangi beban kerja hardware server dari server tersebut dan beberapa alasan non teknis lainnya. Meski kondisi ini jarang terjadi namun faktor ini patut dipertimbangkan oleh para pengguna internet. Tidak semua website memperbolehkan user-nya untuk mengakses dengan kecepatan maksimum.

Semoga berguna