Punya sambungan internet berlangganan yang kencang apalagi dengan koneksi wifi bisa berdampak negatif beresiko yang merugikan. Salah satu penyebab utama sampai kita mengalami masalah dengan koneksi internet adalah kita memberikan atau berbagi password WPA atau WEP Wifi kita kepada orang lain.

Beberapa alasan yang membuat kita mau tidak mau harus berbagi wifi adalah :

  • Merasa tidak enak dan terpaksa memberi tamu yang datang ke rumah dengan koneksi internet yang lebih kencang

Ketika orang bertamu ke rumah kita, sudah tentu koneksi internetnya paling tinggi hanya menggunakan jaringan mobile hape. Di rumah anda sudah menggunakan jaringan Fiber Optic 20 Mbps. Sudah pasti anda akan berbagi internet dengan tamu anda, apalagi jika dia ingin menunjukan video streaming kepada kita.

Dengan demikian, mereka akan meminta Anda detail akun Wi-Fi sehingga mereka dapat menggunakan koneksi internet broadband kita. Tentu saja, teman baik atau anggota keluarga tidak memiliki niat buruk untuk menyakiti anda. Sayangnya, mereka tidak sadar kalau mereka dapat memberikan dampak yang buruk kepada kita.

  • Tetangga Ingin Berbagi

Katakanlah kita punya koneksi internet yang kencang dan tetangga tidak punya koneksi seperti itu, ketika mereka kehabisan kuota dan tahu bahwa intenet kita tidak ada batasan kuota atau unlimit maka mereka pasti akan segera mengetuk pintu hati kita untuk berbagi password wifi.

Apalagi mereka mendapat sinyal yang cukup kuat dari lokasi rumah mereka dan bahkan menawarkan uang untuk koneksi tersebut. Lumayan bisa ngurangin bayar tagihan bulanan.

  • Tempat Usaha yang ingin menyediakan Wi-Fi kepada pelanggan

Setiap kafe dan bar di seluruh dunia memiliki Wi-Fi yang dapat diakses secara gratis oleh pelanggannya, kondisi ini merupakan tuntutan yang mesti dipenuhi jika ingin bersaing dalam dunia usaha layanan yang kompetitif.

Tiga kondisi di atas merupakan hal yang sulit untuk dihindari tapi sebaiknya anda mesti mempertimbangkan resiko dan dampak terburuk apa yang dapat menimpa anda ketika membagi koneksi wifi:

  1. Orang dapat melakukan download sumber yang tidak jelas dan berbahaya melalui  jaringan Wi-Fi kita

Katakanlah Anda membagikan detail jaringan Anda dengan tetangga Anda dengan imbalan setengah dari biaya bulanan. Kesepakatan ini tampaknya seperti hal amal yang harus dilakukan pada awalnya; namun, pertimbangkan apa yang akan terjadi jika tetangga Anda melakukan kegiatan ilegal di jaringan Anda.

Jika sampai terjadi pelanggaran hukum maka polisi dapat melacak IP Address si pen-download dan itu mengarah kepada nama kita sebagai pelanggan yang terdaftar di ISP. Tidak lama lagi anda pun akan segera di panggil dan dimintai keterangan di kantor polisi.

Meskipun Anda mungkin dapat membuktikan bahwa unduhan itu dilakukan tetangga kita, polisi masih akan bertanya mengapa kita membahayakan keamanan jaringan kita. Karena itu, langkah yang terbaik adalah mencegah orang asing mengakses jaringan wifi kita apapun alasannya.

2. Jaringan wifi kita dibagikan lagi oleh tetangga kepada kenalan mereka yang tidak kita ketahui rekam jejaknya

Ini yang berbahaya, karena meresa ikut membayar maka biasanya orang akan seenaknya melakukan apa yang mereka anggap benar.

Bayangkan ketika tetangga anda menerima tamu yang ternyata seorang peyebar atau pembuat hoax dan dia paham bagaimana cara untuk menghilangkan jejak ketika menyebarkan hoax. Salah satunya adalah dengan menggunakan koneksi internet yang terdaftar dengan nama orang lain bukan nama dia.

Dan orang lain itu adalah kita, sang pelanggan yang terdaftar secara resmi di ISP, “ hmmmmm siap-siap diciduk polisi neh. “

3. Virus dan Malware dapat menyebar melalui perangkat yang terinfeksi

Siapapun orang yang meminta untuk berbagi password wifi tidak bisa anda prediksi apa yang bakal dia lakukan saat berinternet.

Bahkan kondisi perangkat yang ia gunakan pun, tidak bisa kita cek kondisinya, apakah bervirus atau tidak. Jangan ambil resiko sebab ketika dia terkoneksi dengan jaringan wifi kita maka apapun yang terkoneksi bisa menyebar melalui koneksi wifi, dan salah satunya adalah virus atau malware.

Teman kita pun tidak tahu kondisi perangkat hapenya karena virus atau malware yang terinfeksi bekerja secara background dan ketika ada koneksi LAN maka akan tersebar begitu saja dan meninfeksi perangkat lain.

4 Pengguna dapat mengintip apa yang ada pada koneksi di jaringan kita

Dengan mengizinkan seseorang mengakses jaringan Anda, Anda memberi mereka akses ke sistem tempat data masuk dan keluar. Orang yang paham teknologi dapat memanfaatkan ini untuk melihat apa yang dilakukan pengguna di jaringan.

Bahkan mereka bisa men-tapping data pengguna lain yang ada dijaringan, mereka bisa melihat user dan password email, dan akun lainnya.

5. Berbagi dapat membuat kita diblokir oleh sebuah website atau Game Online

Jika orang yang anda bagikan ternyata adalah seorang yang brengsek dan tidak bertanggung jawab yang lalu menyebabkan ia diblokir oleh sebuah website atau game online provider maka jika ini terjadi maka kita pun akan ikut diblokir karena IP address kita yang kita pakai sama dengan orang yang bermasalah tersebut.

Untungnya sekarang ini alamat IP bersifat dinamis, sehingga cukup dengan merestart  router maka kita  menerima alamat IP baru yang berbeda dari sebelumnya. Jika IP address kita tidak berubah maka akan selamanya kita diblokir dari layanan.

6. Berbagi koneksi wifi membuat kecepatan jadi berkurang

Jika semakin banyak user yang online melalui wifi kita maka koneksi pun akan menjadi lebih lambat dari sebelumnya.