Sebuah web site tidak selalu beralamatkan alamat seperti ini, http:// xxxx.com  atau https://yyy.com, beberapa website memiliki alamat dengan format seperti ini ftp://ftp.zzz.com .  Perbedaan format pada alamat website bukan hanya sekedar aksesories pemanis alamat website tersebut tapi dibaliknya ada hal-hal teknis yang mempengaruhi karakter dan performa dari website tersebut.

Berikut adalah perbedaan antara website dengan alamat http, https dan ftp. Perbedaan antara ketiganya terletak mulai di protocol apa yang dipakai sampai dengan performanya.

1.    Protocol yang digunakan
Website http menggunakan protocol Hypertext Transfer Protocol atau HTPP, protocol http dalam OSI layer termasuk dalam Layer Application.  Protocol http bertugas untuk mengatur komunikasi antara program web browser dengan web server, di mana ketika kita meng-klik link pada browser kita maka protocol http akan mengarahkannya ke pada webserver sesuai dengan alamat yang akan dituju.

Website https menggunakan protocol Hypertext Transfer Protocol Secure atau HTTPS, protocol https dalam OSI layer termasuk dalam Layer Application.  Protocol https tugasnya sama dengan protocol http namun https memberikan jaminan komunikasi atau transaksi antara browser dan web server menjadi lebih aman.   Dengan protocol HTTPS transaksi antara browser dan webserver harus melalui proses registrasi, sign in, authentikasi dan enkripsi terhadap data atau pesan yang akan dikirim, hal ini terlihat jelas ketika mengakses ke website https kita diharuskan untuk mengisi beberapa form dan regstrasi dan ketika akan mengakses informasi lebih banyak lagi maka kita harus melakukan login dengan user pass yang diberikan.

Website Ftp menggunakan protocol File Transfer Protocol atau FTP, protocol FTP dalam OSI layer berada di layer Application.  File Transfer Protocol atau FTP bertugas untuk melayani proses transfer file antara dua buah mesin melalui jaringan yang memakain  Internet Protocol atau IP. FTP juga merupakan sebuah program. Ketika FTP berperan sebagai protocol maka FTP digunakan oleh sebuah aplikasi, namun jika berperan sebagai sebuah program maka FTP dipakai untuk mengatur file, memungkinkan mengakses sebuah direktori file dan juga mampu mengerjakan tugas-tugas atau fungsi pengaturan file dalam sebuah direktori.

2.    Port number
Meskipun sama –sama bisa berjalan atau digunakan pada web browser untuk mengakses web server namun nomor port http, https dan Ftp terdapat perbedaan atau tidak sama. Sangatlah penting mengetahui nomor port dari 3 protocol ini sebab dengan mengetahui nomor port berarti kita bisa menentukan port yang harus dibuka dan mana yang mesti ditutup untuk menjaga keamanan jaringan komputer kita.
FTP menggunakan port 21 , HTTP menggunakan port 80 dan HTTPS menggunakan port 443.

3.    Penggunaan website
Website HTTP dan HTTPS dipakai untuk mengakses web server dan menampilkannya pada web browser sedangkan website FTP dipakai untuk kebutuhan transfer file dan sebuah file server ke pada klien dan juga sebaliknya. Web site ftp dipakai oleh web administrator untuk mengirimkan atau upload data konfigurasi atau content website ke web server.

4.    Tampilan website
Website HTTP dan HTTPS biasanya dibuat dengan tampilan yang menarik penuh dengan disain grafis yang bagus dan interaktif, sedangkan website FTP tampilannya sederhana hanya berupa susunan file dan folder dalam sebuah direktori.
Contoh web site FTP  adalah ftp://ftp.freenet.de/pub/filepilot/