Koneksi data tanpa kabel dengan teknologi Wifi menimbulkan banyak pro dan kontra seputar hal-hal apa sajakah yang mempengaruhi performanya, komponen apa saja yang penting yang mesti difokuskan dalam menjaga performa dari sebuah koneksi wifi.

Komponen penting dalam koneksi wifi adalah sebagai berikut;

Sinyal wifi adalah roh dari sebuah perangkat wifi, tanpa sinyal radio frequency atau RF maka perangkat wifi tidak akan berfungsi.
Kualitas sinyal merupakan komponen utama dalam koneksi wifi yang ditentukan oleh 2 faktor berikut ini:

–    Faktor internal dari perangkat wifi
Yang dimaksud dengan faktor internal yang menentukan kualitas sinyal pada koneksi wifi adalah bawaan spesifikasi yang sudah dari pabriknya seperti itu. Perhatikan dalam daftar spesifikasi sebuah perangkat wifi biasanya diberitahukan berapa power keluaran dari sebuah perangkat wifi baik itu Access Point maupun Wifi Client, biasanya dinyatakan dalam satuan dBi atau dBm.

Power yang dihasilkan oleh perangkat wifi dan antenna biasanya bersifat permanen dan tidak bisa diubah, untuk menambah kemampuan daya pancar perangkat biasanya dilakukan dengan menambah perangkat penguat atau amplifier dan mengganti antenna dengan yang berdaya lebih besar.

Untuk memaksimalkan kualitas sinyal wifi yang ditentukan oleh faktor internal bisa dilakukan dengan beberapa cara berikut:

a.    Memilih channel yang bebas dari gangguan dengan jangkauan terjauh.
Channel pada wifi ditentunkan oleh frequency RF yang dipakai. Biasanya setiap channel di mulai dari Channel 1 dengan Frequency gelombang RF yang paling kecil. Channel dengan frequency rendah memiliki kemampuan daya jangkau yang jauh tapi rentan terhadap interferensi karena banyak dipakai.
Channel dengan frequency yang tinggi biasanya jarang dipakai karena daya jangkaunya rendah, channel-channel ini bisa dimanfaatkan untuk koneksi jarak dekat, kurang dari 20 meter.

b.    Mengganti antenna
Mengganti antenna merupakan keputusan yang mahal karena antenna harganya cukup mahal dan bisa menambah interferensi.

–    Faktor Eksternal
Faktor dari luar perangkat yang mempengaruhi kualitas sinyal terdiri atas beberapa faktor antara lain:
a.    Interferensi
Interferensi terjadi oleh karena adanya sinyal lain yang berada pada jalur yang sama dan memiliki frekuensi yang sama dengan yang dipakai pada suatu koneksi wifi antara Access point dan wifi client. Sinyal lain tersebut menyebabkan bentrokan dengan sinyal pada koneksi utama sehingga menyebabkan kualitas sinyal pada koneksi tersebut menjadi berkurang dan kemudian menyebabkan kemampuan atau kinerja dari jaringan wifi menjadi turun.

Interferensi bisa juga disebabkan oleh faktor internal dari perangkat wifi, di mana kita sering mengatur atau menambah penguatan pada sinyal keluaran.  Penguatan yang berlebihan menyebabkan sinyal mudah terkena atau bersinggungan dengan sinyal lain yang tidak semestinya diterima.

b.    Kondisi LoS
Line of Sight atau ada tidaknya penghalang antara Pengirim dan penerima pada koneksi Wifi menjadi faktor yang begitu penting dalam menentukan kualitas sinyal dalam koneksi wifi. Kondisi LoS murni disebabkan oleh faktor luar yang hanya bisa diatasi oleh admin dari wifi network atau juga oleh si penggunanya.

Kondisi LoS sifatnya sangat relative tergantung pada situasi di mana jaringan wifi dibangun, perbaikan dan usaha untuk memaksimalkan faktor LoS sangat tergantung pada jenis-jenis material bahan penghalang antara pengirim dan penerima.

Daya jangkau dan data rate merupakan komponen dari wifi yang paling menjadi konsen dari pengguna jaringan wifi. Berapa jauh pancara sinyal wifi  dan berapa besar bandwidth yang bisa didapat adalah pertanyaan wajib yang selalu ditanyakan oleh user pada jaringan wifi.  Penentuan bandwith dan berapa daya jangkau sinyal wifi sepenuhnya ada ditangan admin dari jaringa wifi, user tidak punya kemampuan untuk mengatur sesuai dengan kemauannya.

Data rate adalah rate atau tingkat kemampuan dari koneksi wifi dalam menyediakan bandwidth kepada penggunanya, data rate bukanlah ril bandwidth dari sebuah koneksi wifi, akan tetapi nilai dari kecepatan atau speed sebuah koneksi wifi acuannyal bisa menggunakan nilai data rate.
Semakin tinggi data rate maka semakin besar nilai atau ril bandwidth pada jaringan wifi tersebut.

Jika nilai bandwidth berbanding lurus dengan nilai data rate maka jangkauan dari sinyal wifi adalah berbanding terbalik. Semakin besar data rate dalam suatu koneksi maka semakin pendek jangkauan sinyal wifi pada suatu koneksi.  Nilai data rate ditentukan dalam satuan mbps dan nilai terendah adalah 1 mbps. Data rate 1 Mbps menghasilkan daya jangkau terjauh dari sebuah koneksi wifi.

3.    Keamanan
Setelah kualitas koneksi, daya jangkau dan data rate maka komponen terakhir yang mesti diketahui dan dipahami adalah keamanan pada jaringan wifi. Keamanan secara langsung maupun tidak langsung turut mendukung kualitas sinyal dan jaminan terhadap bandwidth yang tersedia. Berbagai cara dalam mengamankan koneksi wifi, mulai dari memasang mac address filter sampai dengan menggunakan WEP/WPA2.

Begitulah sekilas tentang komponen penting apa saja yang harus diperhitungkan dalam sebuah koneksi jaringan wifi. 

Sumber gambar: https://www.flickr.com/photos/electrospray/314708316/