Proses routing memang tidak ditemui dalam LAN namun dalam networking secara keseluruhan, proses routing merupakan proses yang paling sering terjadi dan merupakan senjata wajib yang mesti dikuasai oleh seorang network engineer. 

Untuk mengetahui dan mempelajari tentang proses routing maka ada tahapan-tahapan atau poin-poin dasar dalam networking yang mesti anda kuasai terlebih dahulu, jika anda adalah seorang pemula yang baru belajar tentang networking maka sebaiknya anda belajar dasar-dasarnya terlebih dahulu.

Meski secara keseluruhan pelajaran networking mengacu pada OSI layer namun untuk memudahkan anda memperalajari tentang IP routing maka berikut adalah uraian tentang bagian-bagian dasar dari networking yang mana sajakah yang mendukung proses IP routing;

1.    Komunikasi data antara dua komputer

Bagaimana dua buah komputer bisa tersambung dan saling bertukar informasi merupakan prinsip dasar dari networking. Pelajari bagaimana proses terjadi, janganlah menganggap proses ini terlalu sederhana. Komunikasi data secara global merupakan gabungan  atas miliaran koneksi komputer. Dalam komunikasi antara dua komputer ini anda akan menemui jenis media apa saja yang bisa dipakai untuk menyambungkan dua komputer tersebut. 

Memahami secara baik prinsip dua komputer berkomunikasi akan memberikan kita pedoman dalam mempelajari tentang komunikasi antar komputer-komputer yang lebih banyak lagi.
Poin penting lainnya adalah sistem pengalamatan seperti apa yang digunakan oleh kedua komputer tersebut agar pesan yang dikirim bisa diterima.  IP address dan mac address merupakan dua sistem pengalamatan yang dipakai dalam networking. 

2.    IP Address dan Mac address

Mac address adalah sistem pengalamatan secara fisik, artinya alamat MAC address dari sebuah komputer atau network interface card pada sebuah komputer atau perangkat jaringan merupakan alamat yang tidak bisa diubah-ubah dan diberikan secara permanen dari pabrik. Tidak banyak yang mesti dipelajari dari mac address karena karakter dasarnya yang tidak berubah-ubah.

Yang mesti diingat adalah bahwa dalam sebuah jaringan komputer lokal sistem pengalamatan yang digunakan adalah Mac address. Bagaimana dengan IP address, meskipun IP address tidak digunakan dalam komunikasi antara komputer di LAN tetapi tetap saja IP address mesti dikonfigur atau dipasang.

Banyak hal yang mesti dipelajari dari IP address, selain terbagi atas dua versi, IP address versi 4 yang masih banyak dipakai saat ini terdiri atas berbagai macam class, kriteria dan kategori . IP address merupakan jantung dari networking, artinya semua kegiatan dalam networking terpusat pada IP address. Menghindari IP address sama artinya menyerah dan tidak ingin melanjutkan untuk menguasai dunia networking.

3.    Subnetting

Subnetting adalah membagi sebuah segment IP address yang besar menjadi beberapa segment IP address yang lebih kecil. Proses subnetting merupakan proses hitung-hitungan yang unik, menggunakan pemangkatan angka 2.  Proses subnetting hanya terjadi pada IP versi 4 dan tidak ada pada IP versi 6.

Proses subnetting dalam proses alokasi IP address dalam IP routing, seperti menentukan IP address untuk koneksi router dengan router yang hanya berisikan 2 IP address saja.  Proses routing dengan protocol routing OSPF dan EIGRP serta protocol routing dinamis lainnya juga membutuhkan pemahaman yang kuat tentang IP Subnetting.

4.    Perangkat networking

Perangkat yang dipakai untuk proses routing adalah router, proses routing terjadi pada router. Meski demikian tidak wajib juga hukumnya untuk mengetahui perangkat jaringan lainnya seperti hub dan switch dan juga Wifi Access point.

Pelajari bagaimana karakter media penghubung untuk koneksi antar perangkat. Kabel jenis apakah yang dipakai untuk koneksi dari router ke router, dari router ke hub dan swicht, bagaimana koneksi kabel untuk mengkonfigur router, dan masih banyak lagi.  Router merupakan perangkat layer 3 dengan fungsi utama menjalankan kegiatan routing berdasarkan IP address.

5.    Topologi Network

Meski tidak berhubung langsung dengan proses routing namun tidak ada salahnya untuk memperdalam pengetahuan anda tentang susunan perangkat-perangkat dalam jaringan. Topologi akan membantu kita mendesign network yang efisien dan tentunya juga akan memudahkan dan meningkat efisiensi dalam proses routing.

Topologi yang rumit akan membuat proses routing akan menjadi rumit juga, pastikan untuk mendesign topologi jaringan dengan mempertimbangkan pengembangan network dan tentunya melibatkan proses routing juga.

Demikian pembahasan saya terkait hal-hal apa saja yang mesti anda pelajari dan perlunya pemahaman yang mendalam tentang poin-poin tersebut agar memudahkan kita dalam belajar dan juga mengimplementasikan IP Routing.

Sumber gambar: www.flickr.com