Saya bukan dokter gigi, tapi saya punya pengalaman menangani anak-anak yang gigi susunya tanggal saat sedang bermain-main, hahahaha.

Usia 5 sampai 7 tahun adalah usia di mana gigi susu pada anak sudah mulai tanggal, ada anak yang tidak sadar kalau giginya sudah copot, ada yang bingung dan sedih takut tidak tumbuh lagi, ada yang menjerit histeris karena mulutnya berdarah.apa-yang-mesti-orang-tua-lakukan-saat-gigi-susu-anak-tanggal

Gigi susu adalah gigi bawaan yang tumbuh untuk pertama kalinya sewaktu mereka masih kecil ( usia kurang lebih satu tahun ).

Anak-anak akan kehilangan gigi pertama mereka ketika berusia 6 tahun. Usia 6 tahun adalah usia rata-rata anak akan kehilangan gigi susunya tapi ada juga yang bisa lebih cepat atau lebih lambat.

Yang perlu dilakukan orang tua ketika gigi anak tanggal, baik itu secara normal atau karena kecelakaan adalah sebagai berikut.

1. Segera hentikan pendarahan

Tindakan yang dilakukan oleh orang tua saat tanggalnya gigi anak yang disertai pendarahaan adalah mengambil kain kasa atau kain perban yang steril, lipat menjadi kecil dan tempelkan pada gusi yang sudah tidak ada giginya lagi, tahan sampai pendarahan berhenti.

Jika tidak ada kain kasa, pakai kapas. Setelah agak lama dan tidak terjadi pendarahan lagi suruh anak kumur-kumur dengan air minum hangat.

2. Segera periksakan ke dokter gigi

Saya pernah mengantarkan anak saya ke dokter gigi karena giginya berlubang dan ia mengeluh sakit, saat itu adalah saat itu usianya 7 tahun, saat di mana gigi susunya mulai tanggal.

Selain gigi yang berlubang ada kasus lain pada gigi depannya, di mana pada gigi depan atas terdapat gigi lain yang tumbuh di belakang gigi yang ada.

Gigi yang depan sudah goyang tapi tidak tanggal-tanggal juga… Setelah diperiksa dokter ternyata gigi depan yang sudah goyang tersebut harus dicabut, jika menunggu sampai gigi depan tanggal secara alami maka akan membuat pertumbuhan gigi dibelakangnya jadi terganggu.

Akhirnya gigi depan yang sudah goyang dicabut dan setelah itu gigi yang belakangnya tumbuh secara normal menggantikan posisi gigi depan yang dicabut.

Untung ke dokter gigi jika tidak pasti gigi depannya tumbuh secara tidak sempurna karena terhalang gigi di depannya yang sudah goyang tapi tidak tanggal-tanggal.

Pastikan anda segera berkunjung ke dokter gigi ketika anak-anak kehilangan gigi sebelum waktunya, misalnya karena kecelakaan atau kerusakan gigi akibat kebiasaan buruk yang merusak pertumbuhan gigi.

3. Memberikan pengertian bahwa gigi yang tanggal pada anak-anak akan tumbuh lagi

Anak-anak sering dibuli karena penampilan gigi mereka yang ompong, mereka tidak mau ke sekolah, sedih berkepanjangan dan macam-macam prilaku lainnya.

Sebagai orang tua kita wajib memberikan pengertian kepada mereka bahwa:
– Gigi anak-anak yang tanggal akan tumbuh lagi
– Semua anak akan mengalami gigi ompong jadi tidak perlu malu
– Anak-anak harus rajin menggosok gigi biar giginya yang tanggal akan cepat tumbuh dengan sehat.

Dalam kondisi seperti ini biasanya anak-anak sangat membutuhkan dukungan dari orang tua, seperti kisah berikut ini.

Seorang guru kepala pada sekolah dasar Denbury, di South Devon, Inggris, dengan tulus dan niat yang besar menghibur salah satu anak didiknya yang berusia lima tahun karena kehilangan gigi.

Ceritanya begini, sang bocah bernama Harrison Townsend yang berusia 5 tahun, saat sedang asyik bermain bersama teman-temannya, tiba-tiba ia sadar bahwa giginya yang sudah goyang ternyata sudah hilang.

Ia pun sangat kesal dan sedih, mengetahui hal tersebut, Jamie Stone, guru kepala sekolah tempat Harri bersekolah lalu membantu menghibur sang bocah dengan membuat sebuah surat yang ditujukan kepada Peri gigi.

Isi surat tersebut adalah meminta kepada peri gigi untuk memaafkan Harrison dan tidak mengubahnya menjadi debu ajaib karena tidak punya gigi.

Ibu Harison, Jade Townsend sangat gembira dengan usaha dari bapak guru Stone tersebut.
Ibu Harrison mengatakan bahwa jarang sekali ada guru kepala sekolah melakukan hal seperti yang dilakukan oleh Jamie Stone kepada anaknya.

Kegembiraan sang ibu bukan tanpa alasan karena setelah kepala sekolah membacakan dan memberikan surat tersebut kepada Harrisan, 20 menit kemudian ia kembali tenang dan gembira kembali.

Bagi anak-anak hal-hal sederhana seperti itu sangatlah penting dan memberikan efek yang luar biasa kepada mereka.

Bagaimana dengan anda? Silahkan anda coba sendiri kepada putra-putri anda.

Sumber cerita: bbc.com