Suatu hari terjadi masalah dengan aplikasi namun sebenarnya penyebabnya bukan dari sisi aplikasi tapi dikarenakan oleh koneksi antara klien dan server yang kurang baik.

Mencari tahu penyebab utama masalah ini cukup sulit dan banyak tools yang mesti dikeluarkan, sekedar berbagi pengalaman dan mungkin berguna, berikut analisa problem beserta langkah perbaikan yang dijalankan.

1. Aplikasi yang digunakan memakai model jaringan client dan server. Tugas server adalah melayani kebutuhan kliennya terkait database dan data akses serta sharing file-file penting lainnya.

2. Problem yang dikeluhkan adalah semua bagian atau menu dari aplikasi tersebut saat dijalankan terasa begitu lambat.

3. Terjadi hanya pada satu komputer saja, komputer klien lainnya yang berada dalam jaringan dan segment network yang sama, normal-normal saja.

4. Masalah virus dan firewall tidak menjadi isu atau bisa diabaikan.

Langkah pengecekan dan solusi

1. Buka login sebagai administrator ( Win 7 ) atau yang setara admin.

2. Buka command prompt

3. Ketik IP config /all

4. Cek IP address, subnet mask, default gateway dan IP address DNS

5. IP address konfigurasi tidak ditemui kejanggalan, semuanya normal dan tidak ada yang keliru.

6. Ketik perintah: ping namaserver ( harus dengan nama karena aplikasi mengenali server berdasarkan nama DNS dan bukan alamat IP address )

7. Cek hasil ping, replay ping normal, time kurang dari atau sama dengan 1 ms, statistic 0% loss

8. Lakukan perintah : ping namaserver –t,  alasan  menambahkan –t adalah agar ping dilakukan secara terus menerus tanpa berhenti dan bisa dilihat tingkat kestabilan koneksi dan besarnya waktu reply.

9. Ternyata saat dilakukan ping dengan –t, terdapat 8 kali request time out atau RTO sebanyak 8 kali baru kemudian reply. Ketika ping di-stop dengan ctrl C, dan diulang kembali perintah ping namaserver –t,  tetap terjadi RTO dahulu sebanyak 8 kali dan baru kemudian reply.

10. Kemungkinan besar masalahnya terletak pada sisi jaringan buka pada sisi aplikasi.

11. Langkah berikutnya adalah mengganti kabel data dan pindahkan ke port yang tercolok pada switch.

12. Dilakukan kembali perintah ping seperti pada point 9 masih juga terjadi hal yang sama.

13. Memastikan bahwa dari sisi local komputernya tidak bermasalah dengan koneksi jaringan, caranya adalah dengan perintah ping localhost –t , hasilnya normal( time kurang dari 1 ms dan tidak ada RTO).

14. Kesimpulan yang bisa diambil kemungkinan masalah terdapat pada NIC atau network card, di mana NIC-nya saat pertama kali melakukan transfer data selalu tidak berhasil.

15. Ganti network card.

16. Hasilnya ok kembali.