Menarik memang jika suatu waktu, frekuensi Wifi yang 2.4 GHz dan 5 GHz dipakai secara terpisah untuk uplink dan downlink.

Artinya, pada satu perangkat wifi terdapat dua frekuensi yang bekerja secara bersamaan tetapi secara terpisah, di mana frekuensi 2.4 GHz dipakai untuk jalur download sedangkan frekuensi 5 GHz dipakai hanya untuk upload.
Kondisi ini menjadikan Wi-fi murni sebagai perangkat jaringan yang menerapkan sistem full duplex dan tidak lagi half duplex seperti saat ini di mana uplink dan downlink menggunakan satu frekuensi.

Harapan memberikan sedikit gambaran tentang kelebihan dan kekurangan dari wifi yang menggunakan frekuensi 2.4 dan 5 GHz.

1.    Wifi yang beroperasi di 2.4 GHz memilki frekuensi yang lebih rendah dibandingkan dengan wifi yang beroperasi di frekuensi 5 GHz, menurut ilmu fisika, semakin rendah frekuensi semua gelombang maka semakin besar panjang gelombangnya dan semakin besar panjang gelombangnya maka semakin jauh daya pancarnya.

Jadi bisa disimpulkan bahwa wifi yang beroperasi dengan frekuensi 2.4 GHz memiliki pancaran atau jangkauan sinyal yang lebih besar atau lebih jauh dibanding dengan Wifi 5GHz.

2.    Kapasitas Bandwidth. Kapasitas bandwidth tergantung pada aturan atau standarisasi dari badan internasional. Fakta yang ada adalah bahwa data rate dari wifi 2.4 bisa sama dengan wifi 5 GHz. IEEE802.11b/g dengan data rate 54Mbps sama dengan IEEE802.11a.

Wifi 2.4GHz sepertinya sudah tidak begitu berkembang lagi, pengembangan lebih difokuskan kepada frekuensi 5 GHz, mungkin disebabkan oleh karena kemampuan frekuensi 5 GHz untuk  membawa data yang besar meski jarak yang jangkauannya rendah.

3.    Daya jangkau, daya jangkau wifi 2.4 lebih jauh dari 5 GHz. Hal ini lebih dikarenakan oleh faktor frekuensi namun tidak tertup

4.    Sensitif terhadap interferensi. Beberapa pertimbangan sebuah jenis perangkat wifi rentan terhadap interferensi adalah bahwa wifi mana yang pemakaiannya paling banyak dan daya jangkau frekuensi yang paling jauh.

Dengan patokan tersebut dapat kita simpulkan bahwa wifi dengan frekuensi 2.4 GHz adalah yang paling rentan terkena interferensi.
Alasan ini masuk akal karena wifi 2.4GHz adalah wifi pertama yang dipakai untuk data komunikasi dan jumlah penggunanya sangat banyak, sedangkan 5GHz baru dikembangkan belakangan.

5.    Keamanan, sistem pengaman pada semua wifi adalah sama, MAC Address Filter, SSID, WEP dan WPA. Jadi sama saja, mau pakai 2.4 atau 5 GHz sistem pengamannya sama saja.

6.    Power antenna atau power perangkat atau gain atau  kekuatan daya pancar sinyal tergantung dari spesifikasi dari perangkat tersebut bukan terletak pada frekuensi yang digunakan.

Gain atau kekuatan antenna bisa ditambahkan dengan menambah penguat atau amplifier. Gain antenna tidak diturunkan atau dinaikkan hanya dengan mengganti frekuensinya.

7.    Untuk topologi, Wireless LAN tidak ada yang berbeda antara wifi 2.4 dan 5 GHz.

8.    Teknik modulasi yang dipakai oleh wifi 2.4 GHz dan 5GHz ada dua yaitu Direct Sequence Spread Spectrum atau DSSS dan Orthogonal Frequency Division Multiplexing atau OFDM.

Teknik modulasi OFDM dan DSSS ditentukan berdasarkan pada standarisasi yang digunakan oleh sebuah perangkat wifi dan bukan berdasarkan pada jenis frekuensi yang dipakai.
Misalnya wifi dengan standar IEEE 802.11g yang beroperasi pada frekuensi 2.4 GHz menggunakan modulasi DSSS dan OFDM. Pada  wifi dengan standar IEEE 802.11a  juga menggunakan  modulasi OFDM. Wifi dengan standar IEEE 802.11n menggunakan dua modulasi, DSSS dan OFDM.
Untuk wifi dengan standar IEEE 802.11b hanya menggunakan modulasi DSSS. OFDM dan DSSS. Antara OFDM dan DSSS, performanya lebih bagus OFDM dari pada  modulasi DSSS.

Perbedaan utama antara wifi 2.4 GHz dan 5GHz lebih terletak pada sisi karakter bawaan frekuensi yang dipakai, misalnya daya jangkau, secara frekuensi, dengan asumsi bahwa power atau gain yang sama maka daya jangkau frekuesi 2.4 lebih jauh dari 5 GHz.

Di luar itu antara wifi 2.4 dan 5Gh hampir tidak ada perbedaan keduanya menggunakan teknologi sama atau sesuai dengan aturan IEEE 802.11xxx, mulai dari urusan topologi sampai urusan keamanan.

Sumber Gambar:  Josh Bancroft