Jika anda ingin membuat website atau blog yang tidak numpang atau nebeng di website lain maka salah satu cara adalah menggunakan wordpress selft hosted.Yang anda butuhkan adalah alamat domain dan hosting sendiri, yang bisa anda sewa dari penyedia jasa hosting. Biaya yang anda siapakan menurut saya tidak banyak, kurang lebih 500 ribu rupiah untuk masa sewa satu tahun.

Pertama kali membuat website log atau blog, saya lakukan dengan cara yang sangat mudah dan sangat gampang, apalagi jika anda sudah punya email gmail.com. Tinggal daftar saja ke blogger.com atau blogger.co.id, ikuti saja prosesnya seperti pilh alamat blog, kasih judul, registrasi , posting artikel dan jadilah blog.

Anda tidak perlu tahu dan repot-repot mengurus apa yang namanya domain dan hosting, semua proses begitu mudah, tanpa dua istilah itu. Setelah sekian lama waktu berjalan, saya merasa tidak begitu puas dengan nama blog saya, apalagi sering saya jumpai blog milik orang lain yang tampilandan isinya kurang lebih sama dengan blog saya tapi alamat blognya kok beda.

Bedanya adalah blog saya menggunakan norisanto.blogspot.com sedangkan blog lain menggunakan alamat tanpa ada embel-embel blospot, langsung menggunakan .com atau .net atau .org, padahal untuk tampilan dan isinya sama-sama blog.

Yang terlintas dalam pikiran adalah mungkin mereka adalah pemilik sebuah perusahaan dan bisa mendaftar menggunakan perusahan mereka sebagai jaminan.

Begitu kira-kira pikiran saya waktu itu karena asumsi saya bahwa mendaftar sebuah alamat website tanpa embel-embel seperti blogspot atau wordpress prosesnya pasti rumit dan mahal, disertai dengan syarat yang susah.

Untuk menghilangkan rasa penasaran, saya browsing mencari informasi bagaimana caranya agar blog saya bisa menggunakan alamat norisanto.com, ternyata memang bisa dan syaratnya tidak susah cuma butuh uang 95 ribu rupiah dan penyedia jasa pendaftaran nama itu berada di Indonesia tepatnya di Jogja. (Saya cukup senang dan tidak keberatan untuk menuliskan nama mereka, ya namanya idwebhost.com.) Ternyata mendaftarkan alamat tanpa embel-embel blogspot atau wordpress itu dikenal dengan istilah registrasi domain. Artinya nama alamat yang terdaftar di internet adalah alamat domain atau DNS, Domain name service.

Proses mendaftar atau registrasi domain juga mudah :

  1. Tinggal tentukan nama yang bakalan kita daftar sebagai alamat website kita
  2. Cek apakah alamat itu sudah terpakai atau belum di whois.com
  3. Register ke Penyedia atau Provider DNS favorite anda, saya pilih idwebhost
  4. Isi formlir data diri
  5. Bayar
  6. Tunggu aktivasi dari penyedia jasa registrasi domain
  7. Domain sudah teraktivasi
  8. Selesai

Setelah nama blog sudah tidak ada lagi embel-embel blogspot, menurut para bloger professional, kalau mau lebih bagus lagi blog kita menggunakan self hosted, hmmmmmm. Apa tuh selfhosted? Selfhosted itu asalnya dari host dan erat kaitannya dengan hosting. Ternyata website atau blog yang terlihat di internet ibaratkan sebuah komputer yang sedang di remote atau diakses melalui jaringan komputer dari PC atau gadget kita.

Nah, sebuah website itu butuh sebuah host, host itu sebenarnya adalah sebuah sistem komputer, kurang lebih sama dengan komputer yang biasa kita gunakan namun memiliki fitur yang luar biasa handal baik OS maupun hardware jika dibandingkan dengan komputer kita.

Fungsi host adalah untuk menaruh data-data yang mau dilihat atau diakses oleh pengunjung website. Jadi sebuah website itu pasti punya alamat dan host ? Ya betul. Kemudian muncul pertanyaan, saat ini saya sudah mempunyai website, terus kenapa saya tidak pernah mengatur dan mengurus yang namanya host atau hosting ya.

Sebagai informasi selama ini jika ingin meng-update dan mengatur blog saya maka saya masih harus login ke blogger.com…. Naaah itu dia intinya, ternyata selama ini saya masih menumpang host di blogger.com. Saya tidak punya host sendiri.

Bagaimana caranya agar bisa punya host sendiri atau selfhosted? Caranya dengan ( lagi-lagi ) mendaftar ke penyedia jasa hosting, waaaduh ribet juga ya, bayar gak? Bayar pasti. Waktu itu mungkin cukup mahal tapi sekarang tidak. Dengan 250 ribu saja kita sudah bisa dapat hosting dengan kapasitas 1 Gigabyte denga masa pakai selama satu tahun.

Akhirnya saya putuskan untuk berpindah host dari blogger.com ke hosting sendiri hasil menyewa. Setelah belajar dari para pakar di internet , saya berhasil memindahkan hosting dari blogger ke wordpress selfhosted. Sekarang website atau blog saya sepenuhnya sudah tidak lagi menumpang di website lain.

Tiga minggu yang lalu saya ditanya oleh kakak saya, bagaimana caranya mempromosikan perusahan konsultan miliknya melalui internet? Jawaban spontan yang langsung terlontar adalah lewat google.com, tapi harus punya website sendiri. Apa perusahaan mas sudah punya website sendiri? Belum. Yaaa, agak susah kalau tidak punya website, lebih baik buat website dan mudah-mudahan bisa cepat terdaftar di google.com.

Memberanikan diri untuk membuat website dengan selfhosted hosting dan WordPress CMS.

Dengan modal pengalaman di atas saya memberanikan diri menawarkan untuk membuatkan websitenya. Beliau setuju, berapa biayanya, saya bilang 500 ribu, dengan rincian 240 ribu buat biaya hosting, 100 ribu buat biaya register domain dan sisanya buat nambah-nambah beli kuota internet, hahaha. Begitulah kalau harga saudara.

Langkah-langkah teknis yang dilakukan adalah sebagai berikut:

  1. Tanya kepada kakak saya apa alamat domain yang dia mau, www.sekian-sekian .com misalnya.
  2. Setelah dapat nama yang diinginkan langsung saja daftar atau register domain ke idwebhost.com
  3. Setelah daftar, kita di minta untuk mentransfer uang biaya pendaftaran sebesar 110 ribu rupiah.
  4. Transfer uang dan konfirmasi ke idwebhost.com bahwa kita sudah membayar, tunggu beberapa waktu, sekitar satu jam, muncul email pemberitahuan bahwa domain kita sudah aktif.
  5. Setelah domain aktif maka sekarang tinggal menyewa hosting, hosting dilakukan jika kita sudah memiliki sebuah domain aktif. Saya memilih idwebhost.com juga untuk menempatkan hosting website saudara saya.
  6. Jenis hosting yang saya pilih adalah hosting Linux, hati-hati dalam memilih karena ada jenis hosting Windows juga.
  7. Setelah memilih paket hosting yang diinginkan, saya melakukan pembayaran dan konfirmasi kalau sudah membayar.
  8. Beberapa waktu kemudian saya terima khabar bahwa Hosting sudah diaktifkan.
  9. Setelah selasai mendaftar dan hosting aktif, kita akan diberikan user dan password untuk login ke cpanel hosting kita tersebut.

Apa itu Cpanel?

Cpanel adalah management control panel yang tersedia pada hosting Linux, fungsinya adalah untuk mengatur hosting yang kita sewa tersebut, dengan Cpanel kita bisa mengatur semua management hosting kita seperti email, file-file dan aplikasi. Dalam cpanel terdapat bermacam-macam fitur seperti fungsi monitoring untuk melihat pemakaian CPU, memory, pemakaian kapasitas disk kita, pemakaian I/O dan sebagainya.

Dalam Cpanel terdapat juga beberapa aplikasi yang dapat kita pasang atau install ke dalam hosting kita untuk memudahkan kita mengatur website atau blog yang nantinya akan kita buat, jenis aplikasi itu dikenal sebagai CMS atau Content Management System. Ada beberapa CMS yang tersedia antara lain seperti joomla, Drupal dan WordPress. Saya menggunakan wordpress.

Cara login ke Cpanel

Untuk login ke cpanel, ketik pada alamat browser kita misalnya www.sekian-sekian.com:2082 atau www.sekian-sekian.com/cpanel, pastikan akses internet yang anda gunakan tidak menggunakan atau melalui proxy. Kalau internet yang kita pakai menggunakan proxy biasanya akses ke cpanel yang menggunakan port 2082 diblok oleh proxy server. Pastikan hal itu tidak terjadi.

 

Tampilan cara login ke CpanelTampilan cara login ke Cpanel dan berhasilSetelah muncul tampilan di atas, masukkan user name dan password yang kita dapat atau terima dari penyedia jasa hosting tempat kita menyewa.

Setelah berhasil login akan muncul tampilan seperti di bawah ini.

Tampilan cara login ke Cpanel2

Scrol down ke bawah tampilan di atas, hasilnya adalah seperti ini:

Tampilan cara login ke Cpanel dan berhasil3Perhatikan pada bagian yang terlingkar warna merah dari gambar di atas, terlihat pada bagian yang terlingkar adalah software dan Softaculous.

Langkah selanjutnya adalah instalasi CMS WordPress.

Apa itu CMS, CMS atau content management system adalah sistem pengaturan yang dipakai untuk mengatur isi atau konten dari sebuah website. Salah satu pengembang dan penyedia CMS adalah wordpress.

Untuk menginstall CMS WordPress klik Softaculous pada bagian Software and Service yang terdapat pada Cpanel.

Selanjutnya muncul tampilan berikut ini :

Tampilan cara instal wordpress di cpanelTampilan cara instal wordpress di cpanel selfhosted

Klik pada WordPress dan pilih install

Setelah itu muncul tampilan untuk mengisi konfigurasi website yang akan kita buat, seperti berikut ini:

Tampilan cara instal wordpress di cpanel selfhosted2

Dari tampilan di atas yang perlu kita cermati adalah pada bagian Choose Domain, yang secara default yang tertera adalah http://, pilihan lainnya adalah http://www. https:// dan https://www. Pada bagian ini biarkan saja seperti defaultnya.Pastikan nama domain sesuai dengan nama domain kita, selanjutnya biakan saja seperti nilai defaultnya.

Scroll ke bawah untuk melihat bagian selanjutnya.

Pada bagian lanjutannya kita diminta untuk mengisi user dan password yang nanti kita gunakan untuk login ke CMS WordPress serta email kita. Cek gambar berikut ini. Tampilan cara instal wordpress di cpanel selfhosted3Bagian lainnya biarkan saja seperti defaultnya.

Setelah selesai menentukan dan mengisi user password dan email, scroll layar ke bawah untuk menampilkan bagian lanjutannya. Seperti ini

Tampilan cara instal wordpress di cpanel selfhosted4

Konfigurasi yang ada tidak perlu diganti, biarkan apa adanya, masukkan email jika anda mau. Untuk menyeselesaikan proses intalasi CMS wordpress, klik Install.

Selamat anda sudah berhasil.

Seperti apa CMS wordpress itu?

  1. Login ke CMS wordpress.

Untuk bisa login ke wordpress CMS maka ketikan pada alamat browser anda, www.sekian-sekian.com/wp-admin, kemudian enter. Selanjutnya muncul tampilan berikut pada layar:

Tampilan login ke wordpress self hostingMasukkan user name dan password yang anda daftarkan saat melakukan instalasi wordpress CMS di Cpanel.

Tampilan CMS wordpress adalah kurang lebih seperti berikut:

Tampilan konten wordpress self hostingIni adalah tampilan menu-menu utama yang nantinya harus kita atur satu persatu untuk memaksimalkan website kita. Sampai di sini, proses registrasi, pengaktifan dan instalasi CMS WordPress sebuah website sudah selesai.

Sebagai kesimpulannya,

  1. Jika anda ingin membuat website atau blog yang tidak numpang atau nebeng di website lain maka salah satu cara adalah menggunakan wordpress selft hosted.
  2. Yang anda butuhkan adalah alamat domain dan hosting sendiri, yang bisa anda sewa dari penyedia jasa hosting.
  3. Biaya yang anda siapakan kurang lebih 500 ribu rupiah , dengan rincian 110 rb untuk register domain dan 240 ribu untuk biaya hosting 1 GB, sisanya bisa dipakai untuk beli kuota internet.
  4. Ikuti proses instalasi WordPress Selfhosting seperti proses yang sudah dijabarkan di atas.

Proses selanjutnya adalah mengatur, mengkonfigur isi atau konten website kita dan mendisain tampilan website melalui CMS WordPress selfhosting. Pembahasan terkait hal itu akan saya bahas di posting berikut nanti.

Semoga berguna