Untuk mengehemat biaya kos atau sewa apartemen atau sewa rumah maka biasanya kita menyewa bersama-sama dengan beberapa teman.

Misalnya satu rumah dua kamar kita sewa berempat, masing-masing kamar dihuni dua orang, dengan begitu pengeluaran kita untuk tempat tinggal jadi berkurang.

Masalahnya adalah bagaimana menemukan  kecocokan antara kita dengan calon teman sekamar sebelum akhirnya kita putuskan untuk mengontrak bareng.

Tidak perlu khawatir, berikut ini adalah pertanyaan-pertanyaan yang bisa anda tanyakan kepada calon teman tersebut. Nah dari jawaban yang kita dapatkan, kita bisa simpulkan bahwa dia bakalan cocok atau tidak dengan kita.

1.    Berapa suhu AC yang pas?

Tidak semua orang suka dingin atau tidak terlalu dingin, pastikan suhu kamar atau ruangan yang nanti kita tempati bersama dapat diatur sesuai dengan kecocokan kita dan teman sekamar.

Saya sendiri tidak suka ruangan yang dingin dan sangat tidak nyaman dengan udara dingin, jika lebih baik saya pindah ke ruangan lain jika harus berada di dalam ruangan ber AC yang dingin.

Pastikan anda dan calon teman anda memiliki selera yang sama terhadap suhu kamar.

2.    Bagaimana pembagian pembayaran biaya sewa dan tagihan bulanan.

Biaya sewa dan tagihan bulanan seperti tagihan listrik adalah masalah yang paling sensitive. Biaya sewa mungkin sudah diobrolkan dari awal bahwa pembagiannya bisa dilakukan secara merata, tapi untuk biaya tagihan listrik dan atau air agak sulit karena pemakaiannya sangat relative.

Mungkin bisa dikompromikan jika tagihan melebihi batas sekian maka beban kelebihan diberikan kepada siapa yang kira-kira lebih banyak menggunakan.

Selain besarnya biaya yang mesti dibayarkan, waktu pembayaran dan siapa yang bertugas membayar juga harus disepakati sebelumnya, jangan sampai hal sepele menjadi masalah yang serius karena ada pihak yang merasa dirugikan atau merasa seperti  seorang petugas penagih.

3.    Soal mengajak teman untuk berkunjung

Nah ini juga menjadi faktor yang membuat tidak nyaman salah satu penghuni kamar yaitu mengundang teman atau siapa saja untuk berkujung ke kontrakan kita.

Tidak masalah jika kunjungan hanya berlansung singkat, tapi jika tamu yang berkunjung sampai harus menginap, bagaimana kesepatakannya? Apakah boleh menginap? Berapa lama batas waktu tinggal atau bertamu?

4.    Berbagi tugas pekerjaan rumah

Jika kita tidak menyewa pembantu rumah tangga maka ada banyak pekerjaan rumah yang mesti kita kerjakan dan bereskan.

Pekerjaan seperti membersihkan kamar mandi, menyapu dan mengepel lantai merupakan perkerjaan wajib yang mesti dilakukan agar kita nyaman tinggal di rumah tersebut.

Nah berbagi tugas untuk pekerjaan-pekerjaan tersebut haruslah ditanyakan diawal dan dibicarakan agar menjadi komitmen bersama selama tinggal di kontrakan.

5.  Seperti apa standar yang berlaku di dalam rumah

Satu hal yang jarang dibicarakan tapi sering menimbulkan kesalahpahaman adalah soal tingkatan atau level yang berlaku terhadap masalah yang ada di rumah.

Misalnya soal kebersihan di dalam rumah, berapa kali harus menyapu dan mengepel lantai, sekotor apa sampai harus dibersihkan.

Berapa sering kamar mandi harus dibersihkan, apakah satu bulan sekali atau satu minggu sekali. Ada orang yang tidak begitu peduli dengan kebersihan, bagi mereka selama masih dapat digunakan maka kebersihan bukanlah sebuah masalah.

Meskipun kelihatannya sepele tapi sebenarnya harus dibicarakan dan dicari tahu apakah calon anggota penghuni bersama tersebut orangnya jorok atau sangat peduli dengan kebersihan.

6.    Seperti apa bakal teman sekamar kita dalam menghadapi konflik

Mengatasi masalah terkait hubungan pertemanan bermacam-macam caranya, ada yang to the point kepada lawannya, ada yang berdiam diri atau bersikap dingin terhadap rekan sekamar.

Jika teman sekamar hanya berdiam diri maka saya tidak akan betah sekamar dengan orang seperti itu.

Nah, lebih baik jika kita mengenal persis seperti apa watak rekan kita ketika terjadi konflik nanti.

Dengan mengetahui cara teman tersebut mengatasi konflik yang terjadi maka kita bisa menentukan apakah kita cocok dengan dia atau tidak.

7.    Bagaimana soal dekorasi ruangan?

Ketika kita berbagi ruangan dan berada di dalam bersama-sama maka dekorasi ruangan seperti pembagian tempat untuk menempel poster, jenis poster idola yang bakal ditempel merupakan hal-hal sederhana yang bakal menjadi masalah besar jika tidak dibicarakan dari awal.

8.    Mencocokan jadwal kegiatan harian kita terhadap pemakaian fasilitas rumah.

Ini merupakan pertanyaan penting terutama jika Anda berbagi kamar mandi dan lampu kamar tidur.

Apakah jadwal harian di luar rumah dari teman kita tersebut sama dengan kita? Jika ya maka sebaiknya batalkan saja.
Karena kalau sama maka siap-siaplah untuk berebut toilet.

9.    Saya orangnya tidak bisa tidur jika lampu kamar terang benderang, apakah anda juga demikian.

Kamar tidur yang gelap dapat membuat kita lebih cepat terlelap, jika terang benderang membuat mata selalu terjaga.

Nah, untuk mengatasi perbedaan tersebut maka sebaiknya dari awal, kita harus membuat kesepakatan bersama dan membuat pernyataan yang sifatnya mengikat.

Jika rekan kita tidak bisa mentoleransi keadaan tersebut maka bersiaplah untuk mencari rekan baru yang lebih memahami karakter mereka.

10.    Seperti apa suara berisik itu.

Bagi kita suara TV yang sedikit keras dianggap sebagai sesuatu yang bergitu mengganggu, tapi bagi orang lain tidak, mereka masih bisa mentoleransi keadaan tersebut.

Beberapa orang merasa suara televisi merupakan sebuah hiburan, bahkan ketika TV tidak ditonton, kondisi ini membuat orang merasa jengkel.

Beberapa orang suka mendengarkan musik sepanjang waktu, sementara yang lain lebih suka suara keheningan.

Jika kita sekost dengan orang yang tidak suka dengan suara musik yang keras maka pastikan kita cukup menggunakan headphone atau lebih baik cari pacar baru yang lebih baik.

11.    Hewan peliharaan favorit

Orang yang tidak suka dengan kucing biasanya akan lebih menyukasi anjang, nah jika dalam satu rumah terdapat kucing dan anjing maka terjadi kekacauan.

Buatlah kesepakatan untuk tidak membawa hewan peliharaan di rumah kost karena tidak ada aturan yang melarang.
Salam,