Cara Tentukan Browser Apa Yang Tepat Untuk Smartphone AndaSaya punya pertimbangan lain dalam menentukan browser apa yang mesti saya pasang pada HP Smartphone Android saya. Pilihan jenis browser terpasang tidak selalu ditentukan faktor kecepatan browser dalam menampilkan konten website tapi ada faktor lain juga yang mempengaruhi pilihan tersebut.

Berikut tips dalam menentukan browser apa yang tepat untuk dipakai pada smartphone anda.

  1. Gunakan lebih dari satu brower pada Smartphone atau Tablet Anda

Saya menggunakan 5 jenis browser pada HP smartphone android saya, kelima browser itu adalah Google Chrome, UC browser, Browser bawaan OS, Opera dan Dolphin Android.

Alasan menggunakan lebih dari satu jenis browser adalah:

  • Kecepatan menampilkan konten website dari tiap-tiap browser berbeda-beda.
  • Ada browser yang tidak bisa menjalankan beberapa fungsi dari sebuah website seperti fungsi download.
  • Space penyimpanan cukup besar untuk menampung file installer program browser-browser itu.
  • Kapasitas Processor dan RAM HP saya cukup untuk menjalankan lebih dari satu browser di saat yang bersamaan,
  • Tampilan dari isi tiap-tiap website tidak sama pada masing-masing browser, jadi dengan memasang beberapa browser bisa kita lihat mana tampilan yang pas untuk kita.
  1. Cek Kapasitas RAM dan Processor Smartphone dan tablet

Semakin banyak aplikasi browser yang digunakan maka semakin banyak pemakaian RAM dan proses yang harus dikerjakan oleh processor. Pastikan kedua komponen itu tercukupi. Jika kapasitas tidak mencukupi maka performa gadget mobile akan jadi menurun.Cara Tentukan Browser Apa Yang Tepat Untuk Smartphone Anda

  1. Jangan jadikan salah satu browser yang terpasang sebagai Default Browser

Dengan menjadikan salah satu browser sebagai default browser berarti setiap kali kita melakukan mengklik URL atau link alamat pada HP smartphone atau tablet maka secara otomatis browser yang digunakan adalah default browser.

Misalnya saat kita mengklik link yang ada di halaman dokumen word atau PDF maka secara otomatis alamat website akan dibuka menggunakan default browser.

Saat kita sedang mengecek email pada aplikasi email dan mengklik sebuah link address untuk ditampilkan maka secara otomatis default browserlah yang menjalankan fungsi tersebut secara otomatis.

Yang jadi masalah adalah jika browser yang digunakan tidak bisa membuka atau menjalankan fungsi tersebut, kita tidak bisa begitu saja mengganti browser tersebut dengan browser lain, meskipun sudah terdapat lebih dari satu browser yang terpasang. Hal ini karena default browser sudah diatur oleh Sistem OPerasi untuk menjalankan fungsi tersebut.

Jika tidak ada browser yang berfungsi sebagai default browser maka kita akan diberikan pilihan mana browser yang mau kita pakai. Namun Jika anda terlanjur melakukan hal itu maka bisa diubah status default browser dengan cara sebagai berikut; Klik di sini.

  1. Kelompokan browser berdasarkan website favorit

Bandingkan tampilan website-website favorit anda pada tiap-tiap browser yang terinstall, pilih dan tentukan mana tampilan browser yang pas untuk anda.

Misalnya website berita seperti kompas.com atau detik.com bisa anda kunjungi dengan menggunakan Google chrome atau opera, untuk website yang biasa kira-kira anda lakukan download maka gunakan UC browser.

Jadi tidak semua website yang kita kunjungi menggunakan satu jenis browser saja.

  1. Gunakan salah satu browser untuk menghemat Kuota

Salah satu cara untuk menghemat kuota internet adalah dengan tidak menampilkan gambar dari konten website saat browsing, yang ditampilkan hanya teks saja.

Cara ini bisa kita lakukan dengan mengatur pada salah satu browser yang terinstall, dengan begitu jika kita ingin melihat dan membaca isi website yang lebih banyak teksnya maka kita bisa menggunakan browser yang sudah kita setting agar tidak menampilkan gambar atau image.

Tentukan website apa yang hanya butuh tampilan teksnya saja, gunakan salah satu browser yang sudah kita atur untuk membuka alamat itu.

Demikian tips dari saya semoga berguna.