Bahaya yang mengancam kita saat online bervariasi mulai dari yang ringan seperti akun FB kita dibajak, email dibajak sampai yang paling parah, kartu kredit kita dipakai orang belanja online.

Untuk mencegah ancaman itu maka terlebih dahulu kita harus tahu dari mana datangnya ancaman tersebut.

Ancaman-ancaman itu datangnya secara tidak terduga bukan atas undangan kita tapi karena memang dikirim secara acak kepada siapa saja, pada dasarnya ancaman yang dikirim itu mudah untuk dihindari.

Yang membuatnya menjadi berakibat fatal adalah kesalahan dari para pengguna atau korban yang jadi target ancaman tersebut dalam mengatasi atau memperlakukan ancaman tersebut.

Kesalahan itu disebabkan oleh ketidaktahuan dan kurang pedulinya pengguna internet terhadap masalah keamanan saat online internet.

Di mana kita bisa temukan potensi bahaya saat online.

1.       Dalam inbox email

Email adalah sumber yang paling potesial sebagai  pintu masuk ancaman, pelaku kejahatan dunia maya biasanya akan mengirimkan pesan berisi link atau semacam program atau kode tertentu yang jika di klik oleh penerima email maka akan berpotensi terkena serangan pelaku kejahatan.

Dalam inbox email terdapat beberapa subjek atau judul email yang patut diwaspadai antara lain:

 a.       Undangan untuk terhubung ke LinkedIn

 b.      Mail delivery failed: returning message to sender

 c.       Dear ( nama bank ) Costumer ; Seolah-olah email dikirim dari bank resmi  untuk kita

 d.      Undelivered Mail Returned to Sender

 e.      Get back to me; Kita diminta untuk konfirmasi ke pengirim email itu

f.         Your money is waiting ( pemberitahuan seolah-olah kita mendapatkan hadiah )

 g.        If you don’t read this now you’ll hate yourself ( Bernada provokasi untuk membuka dan mengklik link yang ada )

h.       Claim your reward ( Jebakan hadiah yang menipu )

 2.       Link posting sosial media

Posting yang menarik yang berisikan gambar atau video akan cepat menjalar ke mana saja, dibalik menariknya sebuah posting biasanya terdapat semacam kode program yang dapat membawa kita masuk perangkap pelaku kejahatan di dunia maya.

3.       Link URL di group Chat Mobile Device

Meski pertemanan pada group chat saling mengenal satu sama lain namun tidak jarang tampilan atau nama URL yang di posting bergitu menggoda untuk membuat kita sampai tidak bisa menahan diri untuk tidak meng-klik link tersebut.

Jika sudah tahu dari mana sumber ancaman maka yang harus kita lakukan adalah sebagai berikut

1.       Mengamankan email account dan akun sosial media kita

Beberapa cara untuk meningkatkan system pengaman email adalah sebagai berikut

a.       Menggunakan password kuat yang tidak gampang di tebak.

Biasanya password yang baik itu terdiri atas kombinasi karakter, angka, huruf besar, dengan jumlah yang banyak atau panjang yang sulit ditebak.

b.      Jangan mengaktifkan fitur remember password pada browser

 c.       Melakukan verifikasi atas akun kita

Verifikasi biasanya dilakukan dengan cara memasukan kode tertentu yang dikirim oleh email provider atau sosmed provider ke nomor handphone kita via SMS atau via email.

2.       Jangan mudah tergoda oleh judul email yang anda terima

Judul atau subject email yang menggoda akan membuat anda tertarik untuk melihat isi dalamnya, biasanya pada bagian dalam email terdapat link-link yang mengarahkan kita ke website-website yang dapat menyimpan password atau data-data penting kita.

Jadi jika anda mendapatkan email yang mengatakan bahwa kita memenangkan hadiah uang yang banyak maka segera ingat-ingat kembali apakah anda pernah mengikuti undian atau lotere sehingga anda merasa wajib untuk mengecek kebenarannya.

Jika tidak pernah mengikuti kuis atau semacam undian maka jangan sekali-sekali mengklik atau membuka pesan email tersebut.

3.       Jangan mengklik Link yang mencurigakan

Arahkan mouse pada link dan cek pada pagian bawah layar browser terlihat alamat dari link tersebut.

Catat alamat dan coba buka pada jendela browser yang lain. Pastikan website tersebut tidak bermasalah dengan atau mencurigakan.

Biasanya website gratisan patut dicurigai karena website semacam itu tidak dapat ditelusuri dan mudah sekali menghilang tanpa jejak.

4.       Cek apakah ada kesalahan penulisan nama perusahaan yang mengirimkan email

Kalau kita menerima email pemberitahuan berupa konfirmasi menang undian maka pastikan kita mengecek kembali nama email pengirim secara teliti.

Biasanya email yang tidak benar nama perusahaan sering ditulis dengan tidak benar, seperti kurang satu huruf atau penulisan yang mirip dengan nama perusahaan asli-nya.

Kalau tidak teliti maka kita akan tertipu karena penipuan terjadi karena nama brand atau produk sering ditulis dengan tidak sesuai aslinya.

5.       Cek dan pastikan website dari perusahaan pengirim email tersebut

Sebuah perusahaan yang bonafit atau terkenal tidak pernah menggunakan nama domain website gratisan atau blog gratisan, seperti .blogspot atau yang sejenisnya.

6.       Jangan klik Attachment file

Lampiran atau attachment file dari email yang mencurigakan atau berpotensi ancaman mengandung virus dan malware yang dapat mencuri segala informasi penting yang kita input pada browser kita.

Selain dapat merusak komputer malware akan mengirimkan data-data penting seperti password ke server asalnya tanpa kita sadar.

7.       Jangan cepat dan gampang percaya dengan apa yang kita lihat

Pelaku kejahatan sangat pintar menutupi dan mengelabui korbannya.

Mereka bela-bela membuat logo dari sebuah brand agar terlihat meyakinkan, bahasa yang dipakai begitu menggoda, dan alamat email digunakan terlihat begitu valid.

Jika ada email yang mencurigakan sebaiknya jangan dibuka.