Setiap penulis selalu mendambahkan kehadiran ide-ide baru.

Di mana dan dari mana ide-ide itu? Bagaimana cara mendapatkan ide-ide itu? Bagaiman caranya agar ide-ide itu selalu tetap muncul? Dari Mana Sumber Terbaik Di Muka Bumi ini Untuk Mendapatkan Ide Tulisan

Jika anda sudah lama menjadi seorang penulis, anda paham hal akan masalah itu; Seperti kata Nabi Salomo: “Tidak ada yang baru di bawah cahaya matahari”

Tidak ada yang baru dari ide-ide, apapun bentuk dan cara yang kita lakukan untuk mendapatkan ide, baik itu dengan bekerja dan berpikir keras memeras otak atau hanya dengan cara mudah sangat mudah.

Jadi santai aja, bro.

Akan tetapi yang ingin kita posting itu tidak bisa menulis untuk dirinya sendiri. Tugas kita adalah membuat dan menjadikan ide itu menjadi sebuah tulisan yang berguna, tulisan yang dapat menggerakan orang untuk melakukan perubahan, tulisan yang dapat membujuk orang untuk bertindak.

“ Intinya adalah ide itu kita dapat dengan cara mencuri ”. ( Kok Bisa ???)

Ketika kita menghayati lebih jauh tentang asal-usul sebuah ide, ternyata ide itu tidak datang dari dalam diri.

Ide yang ada pada kita diberikan dari luar.

Seorang penulis seharusnya tidak melihat dari sisi dalam, tapi harus dari sisi luar, pada sumber yang ada di luar, dari cerita-cerita, dari kejadian-kejadian, dari perasaan-perasaan.

Jika Anda tersinggung atas saran saya untuk “mencuri” ide-ide, silakan mencari cara yang lebih baik lebih dari itu.

Anda sudah menjadi seorang pencuri – Anda hanya tidak tahu dan tidak menyadari hal itu.

Berikut ini adalah dua sumber utama yang paling banyak menyimpan ide, yang pernah ada di bumi ini.

        1.       Media-media modern yang ada saat ini adalah torent-nya ide-ide

Di jaman atau era informasi seperti sekarang ini tidak ada alasan bagi anda untuk tidak mendapatkan ide sama sekali.

Anda pernah mengalaminya?

Apakah setelah berhari-hari sampai berminggu-minggu melakukan penelitian, kita sama sekali tidak mendapatkan satu ide pun?

Pada kenyataannya, satu-satunya masalah yang kita hadapi adalah menemukan sumber-sumber yang dapat dipercaya. Kita perlu mengembangkan disiplin diri dan kearifan dalam mencari informasi yang benar dari sumber terpercaya.

Tidak ada yang namanya kekeringan ide di dunia ini.

Brian Clark pernah menulis:

     “Anda memiliki kekuatan komputasi yang lebih pada saku Anda daripada waktu untuk mengirim manusia ke bulan. Apa yang Anda lakukan dengan itu? “

Memang benar.

Anda menyia-nyiakan atau memanfaatkan teknologi di kantong anda? Anda tidak perlu pergi ke bulan; berada dipersimpangan jalan cukup untuk membuat kita baik-baik saja.

Lakukan penelitian. Baca. Susunlah.

Manual produk, literatur, wawancara, radio, podcast, majalah, koran, televisi, Twitter, Google Trends, film, Wikipedia, dan lain-lainnya ….. Ada sumber utama ide.

Itu semua ada tepat di dalam saku Anda, menunggu untuk diolah dan dianalisa. Cukup Ini saja yang benar-benar anda kita butuhkan.

Jadi gunakan itu; Jangan sebaliknya membiarkan benda itu menggunakan Anda.

        2.       Orang lain yang akan memberikan apa yang Anda cari

Ide-ide itu sedang berjalan-jalan di luar sana, di segala tempat.

Eugene Schwartz pernah menceritakan tentang pekerjaan copywriting ia kerjakan.

Dia bertemu dengan klien dan memintanya untuk mulai berbicara tentang produk. Mereka akhirnya duduk bersama selama empat jam – klien itu terus berbicara dan Schwartz hanya mendengarkan dan mencatat.

Malam itu, sementara ia sedang menunggu istrinya untuk bersiap-siap untuk keluar malam di Manhattan, Schwartz duduk dan menulis iklan.

Isi iklan.

Isi dari iklan yang ia selesaikan itu 70 persen berisi kata-kata dari kliennya.

Judul iklan itu adalah kalimat dari sang klien, semuanya, kata demi kata.

Setelah dua minggu menunggu, ia mengirimkan hasil iklan kepada kliennya, dan mereka menghasilkan uang yang banyak.

Anda mungkin berpikir ini adalah trik yang kotor dari Schwartz, tapi bisa jadi anda salah.

Schwartz tahu bagaimana cara menulis sebuah iklan yang memiliki efek langsung yang sangat kuat sedangkan Klien-nya sama sekali tidak.

Schwartz cukup cerdas untuk mengetahui bahwa klien lebih tahu tetang produk mereka sendiri dan Schwartz hanya menterjemahkannya bahwa pengetahuan dan gairah tersebut menjadi tulisan.

Ide itu ada di dalam pikiran kliennya, dan Schwartz tahu persis apa yang harus ia lakukan.

Ia berpikir jauh ke depan …

Untuk menjadi lebih baik atau lebih buruk, seorang penulis bekerja sepanjang waktu.

Panggilan telepon dari teman-teman, tukang ledeng, pasangan Anda, anak Anda, atasan Anda, klien Anda, tetangga Anda – mereka semua terus-menerus memberikan Anda ide-ide.

Mereka semua terus-menerus memberitahu Anda apa yang mereka – dan seluruh dunia – benar-benar ingin.

Ini bagaikan gandum-gandum untuk pabrik penggilingan.

Yang perlu Anda lakukan adalah … mendengarkan.

Curilah posting ini!

Eugene Schwartz menyimpulkan ini untuk saya secara sempurna:

“Anda tidak harus memiliki ide-ide besar jika Anda dapat mendengar ide-ide besar.”

Saya mencuri posting ini dari dia, dan dia mencuri itu dari banyak orang lain.

Lebih banyak mendengar. Bicara kurang.

Bacalah dengan baik.

Seni untuk menemukan ide adalah seni untuk keluar mencari dan menemukan ide-ide.

Seperti apa keaslian itu? Yang muncul dari dalam diri anda, dari suara hati anda sendiri, yang anda kembangkan dalam menulis, itulah keaslian.

Dari mana saja anda mendapatkan ide-ide tulisan anda?

Sumber:

Diterjamahkan secara bebas oleh Norisanto.com dari salah satu tulisan di www.copyblogger.com