Jika tertarik untuk menggunakan cahaya matahari sebagai sumber listrik maka ada beberapa faktor yang bisa memberikan anda gambaran nyata seperti apa sebenarnya pembangkit listrik tenaga matahari tersebut.
Beberapa faktor yang mesti mendapatkan perhatian yang serius terkait pemanfaatan matahari sebagi sumber listrik, terutama untuk kebutuhan rumah tangga adalah harga peralatan, perencanaan yang baik dan benar, pemasangan dan perawatan.

1. Harga peralatan yang masih mahal

Berdasarkan penelusuran di sejumlah web lokal yang menawarkan produk pembangkit listri tenaga surya atau PLTS diketahui bahwa harga per unit untuk PLTS bervariasi mulai dari Rp. 2.750.000 untuk kapasitas 10-15 Watt dan yang paling mahal harganya lebih dari 10 juta rupiah dengan kapasitas daya di atas 500 Watt.

Harga sebuah PLTS bisa semakin mahal tergantung pada kualitas ataupun brand dari produk tersebut. Komponen lainnya seperti lampu DC, harganya mencapai ratusan ribu. Namun jika ingin menggunakan peralatan listrik AC maka dana akan semakin membengkak. Perangkat inverter yang berguna untuk mengubah arus DC dari baterei menjadi keluaran arus AC, harganya pun sangat mahal untuk merk-merk terkenal yang kualitasnya tidak perlu diragukan lagi. Masih sedikitnya produsen yang menjual komponen PLTS juga menjadi penyebab sulitnya mendapatkan spare part jika terjadi kerusakan dan harganya pun mahal.

2. Butuh pengetahuan khusus untuk perencanaan secara baik dan benar.

Setelah mengeluarkan biaya yang besar masih maukah anda memeras otak, merencakan hal-hal yang sifatnya teknis seperti ruangan khusus untuk menyimpan komponen PLTS yang aman bagi anak-anak, bagaimana mencegah bahaya yang timbul akibat adanya hubungan arus pendek sampai bagaimana menghindari dan mengatasi sambaran petir. Bagi yang tidak keberatan, silahkan mencari literatur atau artikel tentang bagaimana merencanakan sebuah PLTS. Namun jika anda tidak yakin untuk mampu membuat sebuah perencanaan yang baik dan benar maka sebaiknya  berkonsultasi dengan ahlinya. Tentunya hal ini akan menambah pengeluaran.

3. Butuh keahlian khusus untuk memasang.

Setelah perencanaan yang baik tercapai maka tahap yang paling penting adalah proses pemasangan. Bagi yang tidak punya pengetahuan akan ilmu kelistrikan, jangan coba-coba untuk bereksperimen. Jangan tertipu dengan promo yang mengatakan bahwa proses pemasangannya mudah dan gampang. Kenyataannya, anda akan kesulitan untuk memasangnya dan jika salah memasang maka akan fatal akibatnya. Resiko mulai dari rusaknya komponen sampai kebakaran siap menanti anda. Pilihan terakhir adalah anda harus membayar biaya tambahan untuk jasa pemasangan. Biasanya biaya akan semakin membengkak untuk hal-hal yang awalnya dianggap sepele.

4. Butuh perawatan rutin.

Setelah terpasang dan PLTS mulai beroperasi maka buatlah semacam reminder atau peringatan untuk menjadwalkan perawatan terhadap komponen-komponen PLTS di rumah anda. Pastikan peralatan aman saat musim hujan, kabel konektor tidak berkarat, lakukan pergantian secara berkala terhadap air aki. Sepertinya ini bisa jadi masalah besar karena selama ini kita terbiasa dengan listrik PLN yang sama sekali tidak perlu perawatan rutin.

Demikianlah bahwa untuk saat ini tidaklah mudah untuk memanfaatkan matahari sebagai sumber tenaga listrik faktor-faktor seperti harga peralatan dan komponen yang masih mahal, kemampuan untuk merencanakan secara baik dan benar, dibutuhkannya keahlian dan pengalaman dalam memasang serta perlu adanya perawatan secara rutin terhadap komponen dan peralatan PLTS itu.

Gambar: panelsurya.com