Listrik DC atau listrik arus searah itu paling banyak dan sering digunakan tapi kita tidak menyadarinya.

Tahukah kita bahwa listrik DC itu dipakai untuk apa saja? Tentu saja … pada ponsel, kendaraan, listrik tenaga surya, dimainan remote control, di computer, laptop, semuanya menggunakan DC atau listrik arus searah.

Apa alasan utama penggunaan Listrik DC?

Karena kestabilan arusnya, dan juga karena aliran elektron dalam satu arah saja.

Dua karakteristik Listrik DC ini sangat cocok untuk digunakan pada peralatan elektronik, seperti komputer, ponsel pintar, dan perangkat elektronik kecil lainnya.

Jadi jelas ya kenapa listrik DC lebih cocok dipakai pada peralatan elektronik: karena aliran yang stabil dan aliran elektron yang searah.

Bagaimana Listrik DC dibangkitkan atau diproduksi?

Produksi listrik DC tidak serumit listrik AC atau Alternating Current.

Semua bermula dari generator, listrik DC dihasilkan dari generator arus searah. Generator DC itu desainnya sederhana dan hanya bergantung pada konstruksi rotor tanpa tambahan lainnya.

Listrik DC juga diproduksi langsung oleh listrik tenaga surya.

Listrik DCdapat disimpan, Listrik AC tidak bisa disimpan

Listrik DC memang keren karena dapat disimpan dalam baterai, dan dapat digunakan kapan dan di manapun. Bandingkan dengan listrik AC yang harus terus terhubung ke generator atau sumber listrik.

Pada Listrik DC hanya ada komponen Resistor

Rangkaian listrik DC itu sangat sederhana karena hanya ada kompone resistor. Tidak ada induktor dan kapasitor.

Mengapa demikian? Karena tidak ada perbedaan fase listrik seperti pada AC.

Pada listrik DC nilai kapasitansi dan induktansi adalah nol, ini karena keduanya sangat tergantung pada sudut fase, dan pada DC tidak ada sudut fase, dan tidak ada frekuensi.

Pada listrik DC hanya Daya Aktif yang satuannya watt

Biasanya ada 3 jenis daya pada listrik AC, yaitu: daya aktif (P), daya reaktif (Q), daya kompleks (S) dalam listrik DC hanya daya aktif saja yang besarnya sama dengan Daya Kompleks.

Daya = V x I (Watt), karena faktor daya adalah 1

Listrik DC bisa Nyetrum Gak?

Ya pasti bisa, daya setrumnya tergantung pada kapasitas dayanya. Semakin besar tegangan, semakin mematikan.

Jangan pernah berpikir bahwa listrik DC tidak berbahaya dibandingkan dengan listrik AC.

DC listrik yang kita temui sehari-hari hanya memiliki tegangan 5 volt atau 12 volt, dan ini sangat aman.

Tahukah Anda bahwa kereta listrik, KRL atau MRT itu, menggunakan tegangan 1500Volt DC?

Jika Anda terkena sengatan listrik DC 1500 volt, Anda akan mati seketika.

Listrik DC itu sama berbahaya dengan listrik AC ketika tersengat, jadi anda harus selalu memperhatikan faktor keamanannya.

Mengubah Listrik DC jadi Listrik AC dan sebaliknya

Untuk memenuhi kebutuhan akan listrik DC, tidak hanya dari baterai, paling sering dilakukan dengan mengubah listrik AC menjadi DC.

Alat yang digunakan untuk mengubah DC ke AC adalah adaptor.

Inverter mengubah Listrik DC menjadi AC

DC Listrik yang dihasilkan dari panel surya tidak bisa langsung digunakan untuk menyalakan lampu pada rangkaian yang menggunakan listrik AC.

Ya, pemasangan panel surya tidak langsung serta merta membuat kita bisa langsung menyalakan lampu dirumah kita.

Memang benar, tetapi tidak perlu khawatir tentang itu.

Kita hanya perlu inverter sehingga listrik yang dihasilkan dari panel surya dapat menyalakan lampu di ruang keluarga.

Inverter DC adalah perangkat yang digunakan untuk mengubah listrik DC menjadi listrik AC.

Tidak semua nilai tegangan DC dapat diubah oleh inverter, inverter biasanya tersedia dengan spesifikasi tertentu.

Biasanya inverter bekerja untuk menggubah tegangan listrik DC 12volt menjadi listrik AC bertegangan 120 volt atau 220 volt.  

Keunggulannya Listrik DC dibandingkan dengan daya listrik AC

Listrik DC  dengan stabilitas arus tinggi dan aliran elektron yang bergerak dalam satu arah membuatnya sangat cocok untuk digunakan dalam peralatan elektronik, bahkan untuk peralatan elektronik yang sangat kecil.

Dan inilah yang tidak dimiliki listrik AC.

Kelemahan Listrik DC

Rasanya kita tidak dapat mengatakan bahwa DC listrik adalah yang terbaik, karena memiliki kelemahan mendasar.

Ya, DC listrik tidak dapat mengalir melalui konduktor yang panjang tanpa kehilangan daya yang besar.

Ketika listrik DC dilalui pada penghantar yang sangat panjang, akan ada banyak daya yang hilang ketika mencapai tujuannya.

Listrik DC tidak cocok untuk transmisi jarak jauh, butuh daya yang sangat besar di sisi sumber tegangannya untuk sampai di tujuan sesuai target.

Bahkan untuk penggunaan di rumah, arus listrik DC tidak dialirkan langsung dari sumber tegangan melalui rangkaian listrik di rumah.

Listrik DC yang didapat oleh perangkat elektronik biasanya adalah hasil dari konversi listrik AC oleh adaptor yang terdapat di dalam perangkat elektronik tersebut.