Game Tetris adalah permainan video yang dengan mengatur posisi beberapa bentuk balok yang berjatuhan agar membentuk sebauh garis horizontal pada layar, dan ketika terbentuk garis horizontal yang sempurna tanpa ada celah maka garis tersebut akan hilang, nilai skor dari game ini ditentukan oleh berapa banyak jumlah baris yang hilang tersebut.

Oke, saya tidak sedang membahas cara bermain tetris tetapi saya ingin memberitahukan kepada pembaca sekalian bahwa game tetris ini punya kelebihan lain selain berupa game.

Menurut para ilmuwan permainan tetris memiliki kemampuan untuk digunakan sebagai alat terapi kesehatan yang cukup bagus.

Prof Emily Holmes, seorang ahli psikologi di University of Karolinska, telah menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk meneliti manfaat permainan Tertris bagi dunia kesehatan.

Prof Emily Holmes mengatakan:

“Kami mengamati pola pikiran seseorang melalui memori visual. Orang yang bermain Tetris, warna, bentuk dan gerakan-gerakan pada game tersebut sangat mengasikan dan membuat pemainnya benar-benar larut dalam permainan tersebut.

“Permainan lainnya yang mereka gunakan dalam percobaan di laboratorium, seperti permainan  kuis atau berhitung, sama sekali tidak membuat orang merasakan seperti yang mereka alami ketika bermain tetris. Jadi kami pikir itu perlu hal yang bersifat visual.”

Tampilan pola dan bentuk visual merupakan daya tarik yang membuat senang pemainnya, beberapa orang mengatakan bahwa setelah bermain game tetris, ingatan akan warna, bentuk blok yang terjatuh sering terbawa dalam pikiran mereka bahkan sampai mimpi – fenomena ini disebut efek Tetris.

Mungkin efek inilah yang dapat membantu orang.

Gangguan Stres pasca-trauma

Prof Holmes baru saja menerbitkan sebuah studi yang menunjukkan bahwa terapi Tetris dapat mengurangi dampak psikologis akibat peristiwa traumatis.

Timnya di Universitas Oxford memberikan terapi Tetris kepada pasien yang shock berat karena mengalami kecelakaan lalu lintas di instalasi gawat darurat rumah sakit besar di Inggris.

Para pasien diminta untuk memvisualisasikan kecelakaan yang baru saja mereka temui dan kemudian mulai bermain Tetris pada konsol Nintendo.

Setelah dua puluh menit  bermain game tetris hasilnya cukup untuk mengalihkan perhatian terhadap kenangan buruk akibat dari kecelakaan yang terjadi.

Prof Holmes menjelaskan:

“Temuan kami menunjukkan bahwa jika Anda terlibat dalam pengalaman-pengalaman melalui penglihatan maka dengan memainkan tetris dapat membantu untuk menghalangi dan mengacaukan ingatan-ingatan kita atas peristiwa yang terjadi sebelumnya.”

Dia mengatakan bahwa selama enam jam setelah kejadian traumatis tersebut adalah waktu yang tepat untuk memberikan terapi Tetris.

Dalam study tersebut pasien yang diberikan terapi tetris lebih cepat melupakan dan tidak mudah memikirkan kembali peristiwa trauma yang mereka alami dibandingkan pasien yang sama sekali tidak diberikan terapi tetris.

Prof Holmes mengatakan diperlukan studi atau penelitian berskala besar, melibatkan 71 relawan. Jika terbukti bermanfaat maka bisa menjadi pengobatan untuk diterapkan pada rumah sakit lain.

Mengurangi Ketagihan atau keinginan yang sulit untuk ditahan

Para ilmuwan dari Universitas Plymouth dan Queensland University of Technology, Australia, mengatakan bermain Tetris dapat membantu seseorang untuk mengekang keinginan terhadap kopi, rokok dan alkohol.

Mereka meminta 31 mahasiswa untuk mengambil bagian dalam percobaan.

Para mahasiswa diminta menginformasikan dengan mengirim pesan teks sepanjang hari tentang tingkat keinginan mereka terhadap narkoba, makanan dan minuman, kegiatan fisik lainnya termasuk olahraga dan seks.

15  dari 31 mahasiswa  diberikan sebuah iPod untuk memainkan Tetris, hasilnya rasa ingin menurun pada kelompok yang bermain Tetris.

Peneliti Prof Jackie Andrade menjelaskan: ” Kami berpikir bahwa efek dari tetris terjadi karena rasa ketagihan itu menkonsumsi zat tertentu atau terlibat kegiatan tertentu.

Bermain game yang menarik secara visual seperti tetris dapat jalan pikiran kita dikuasai proses permainan tersebut sehingga sulit untuk membayangkan  hal lain dengan baik pada waktu yang bersamaan saat sedang bermain tetris.

Mata Malas

Sebuah penelitian kecil beberapa tahun yang lalu ditemukan bahwa versi tertentu dari game Tetris dapat membantu mengobati kondisi yang dikenal sebagai mata malas atau amblyopia.

Video game tersebut  melatih kedua mata untuk bekerja sama, yang bertentangan dengan perawatan sebelumnya untuk gangguan ini.

Intinya menurut dokter untuk mengobati gangguan mata malas harus dengan membuat mata bekerja lebih keras.

Sumber BBC.com