Jika anda sering mendengar istilah kelistrikan dan sering dibuat bingung dan tidak sadar akan pentingnya istilah tersebut maka ada baiknya anda menyimak secara seksama apa yang ada di artikel ini. Isi artikel ini sangat tepat untuk dibaca oleh orang awan yang sama sekali tidak paham akan teknik listrik ataupun teori dasar listrik.Istilah Listrik Yang Wajib Dipahami Pelanggan Rumah Tangga

  1. Voltage atau Voltase Listrik

Voltase adalah tegangan listrik yang timbul karena adanya beda potensial antara dua kutub pada listrik. Potensial listrik merupakan energy yang terdapat pada muatan listrik pada sebuah kutub atau titik.

Dua kutub pada listrik harus berbeda potensial agar arus listrik dapat mengalir dari satu kutub ke kutub lainnya, jika tidak ada perbedaan potensial di antara kedua kutub listrik atau energy yang terkandung atau terdapat pada kedua kutub tersebut sama maka tidak aka nada arus listrik yang mengalir.

Satuan besarnya beda potensial antara dua kutub listrik dikenal dengan volt dan singkat V ( V kapital ).

Rata-rata pelanggan listrik rumah tangga, tegangan listrik-nya ditentukan dari penyedia listrik ( PLN ) dengan besar 220 volt atau 220 V.

  1. Ampere atau biasa disebut amper

Ampere adalah satuan yang dipakai untuk menerangkan jumlah arus listrik yang mengalir dalam sebuah rangkaian listrik.

Arus listrik adalah muatan-muatan yang berisikan energi listrik yang selalu bergerak dari satu kutub listrik ke kutub listrik lainnya.

Muatan listrik biasanya terdiri atas dua kondisi yaitu terdapat banyak electron atau ion negative dibandikan dengan jumlah proton atau ion positif dan sebaliknya jumlah proton lebih banyak dari electron. Ion positif dan negative biasanya akan saling tarik menarik dan membentuk sebuah ion netral. Ion netral atau neutron terjadi jika satu electron bergabung dengan satu proton.

Selama belum terbentuk neutron maka electron dan proton akan saling tarik menarik dan ketika pada sebuah kutub terdapat banyak electron dibanding proton maka electron atau proton akan bergerak ke kutub lain untuk membentuk sebuah kondisi netral.

Proses perpindahan electron ini akan menghasillkan energy gerak yang kita kenal sebagai energy listrik.

Kondisi sebuah kutub potensial listrik yang berisi banyak electron disebut kutub negative dan yang banya protonnya di sebut kutub positif. Inilah kurang lebih cikal bakal kutub positif dan negative dalam dunia listrik.

Syarat terjadinya arus listrik adalah:
a.   Harus adanya beda potensial atau tegangan listrik atau sumber tegangan.

Jika tidak ada sumber tengangan atau beda potensial bagaimana electron dapat bergerak.

b.   Arus listrik hanya bisa mengalir dari satu kutub yang berbeda beda potensial-nya ke kutub lainnya jika ada media penghantar yang membentuk sebuah rangkaian listrik yang tertutup atau tidak terputus di antara kedua kutub tersebut, ini dikenal dengan istilah rangkaian tertutup atau closed circuit. Jika rangkaian terbuka maka arus listrik tidak akan mengalir, rangkaian terbuka dikenal sebagai open circuit.

Sebagai contoh, di rumah terdapat saklar lampu yang berfungsi untuk menyalakan dan mematikan lampu, nah saat kita menyalakan lampu, saklar tersebut membuat rangkaian listrik tertutup antara kutub positif dan kutub negative sehingga mengalirlah arus dan memberikan energy listrik kepada lampu.

Saat kita menekan saklar untuk mematikan lampu maka konsdisi rangkaian listrik antara dua kutub sumber tegangan menjadi terbuka atau open dan tentunya tidak arus listrik yang mengalir melewati lampu.

Satuan arus listrik adalah ampere atau A. Jumlah arus listrik yang melalui rangkaian kabel listrik di rumah kita besarnya bervariasi tergantung jenis pelanggan apa kita. Misalnya jika kita adalah pelanggan rumah berdaya 1300 VA maka arus listrik yang mengalir di rumah kita adalah sebesar 6 ampere.

  1. Daya listrik

Daya listrik adalah jumlah energy atau tenaga yang dihasilkan oleh energy listrik. Dalam rumah tangga, kita bisa mendefinisikan daya listrik sebagai jumlah pemakaian energy listrik yang dibutuhkan oleh sebuah peralatan listrik selama jangka waktu tertentu alat tersebut digunakan.

Misalnya sebuah lampu dikatakan memiliki daya 40 watt, watt adalah salah satu satuan untuk mengukur daya listrik, artinya dibutuhkan energy listrik sebanyak 40 untuk menyalakan lampu selama waktu tertentu. Kurang lebih seperti itu pengertian dasarnya.Istilah Listrik Yang Wajib Dipahami Pelanggan Rumah Tangga2

Secara umum jumlah daya yang terpakai oleh sebuah peralatan listrik adalah sebesar jumlah tegangan listrik yang digunakan dikalikan dengan arus listrik yang mengalir pada peralatan tersebut. Atau dengan persamaan Daya, P = V x A,  atau Volt Ampere atau VA.

Simbol daya adalah hufuf P dengan satuannya adalah VA. VA adalah satuan untuk daya total yang sifatnya cuma teoritis saja karena daya nyata atau daya ril yang digunakan besarnya lebih kecil dari daya VA. Selain VA daya juga dihitung dalam satuan watt, daya listrik dalam satuan watt dianggap sebagai daya nyata yang benar-benar digunakan oleh sebuah alat listrik.

Banyak faktor penyebab daya ril tidak sebesar daya volt ampere, mulai dari karena adanya tahanan penghantar, rugi-rugi atau kehilangan daya akibat panas yang dihasilkan dan faktor lainnya.

Satuan daya listrik lainnya adalah pk atau paardenkracht, pk merupakan istilah dalam bahasa Belanda yang artinya horsepower atau tenaga kuda. Dalam dunia listrik 1 PK adalah setara dengan 736 Watt.

  1. Penghantar listrik, isolator, tahanan atau hambatan

Untuk menghantarkan arus listrik diperlukan semacam penghantar yang terdiri atas bahan atau materi yang bisa mengalirkan aliran listrik tersebut. Bahan yang bagus untuk menghantarkan arus listrik disebut sebagai koduktor dan terbuat dari bahan logam, sedangkan bahan yang tidak bisa menghantarkan arus listrik disebut isolator. Isolator biasanya terbuat dari material non logam seperti plastic.

Tidak semua arus listrik semuanya dialirkan melalui penghantar listrik, setiap bahan memiliki sifat yang menghambat gerakan dari muatan atau arus listrik tersebut. Tingkat atau daya hambat dari sebuah bahan penghantar dalam menahan arus listrik dikenal sebagai tahanan listrik atau resistor. Resistor disimbolkan dengan huruf R dan satuannya adalah Ohm.

  1. Hubung Pendek

Instilah hubung pendek selalu disebut sebagai penyebab musibah kebakaran yang menimpa sebuah bangunan atau rumah. Hubung pendek atau hubung singkat atau rangkaian pendek dan dalam bahasa inggris disebut short circuit.

Jika di atas kita mengenal istilah rangkaian tertutup dan rangkaian terbuka maka rangkaian pendek adalah kondisi di mana antara 2 kutub tegangan atau beda potensial tersambung dengan sebuah penghantar tahanannya sangat kecil sehingga mampu mengalirkan arus listrik yang sangat besar.

Perpindahan muatan listrik yang besar tersebut menghasilkan daya atau energy yang sangat luar biasa besarnya sehingga menimbulkan panas luar biasa yang kemudian menghasilkan nyala api dan membakar material sekitarnya.