Tidak banyak orang yang sadar atau aware tentang pentingnya menjaga rahasia data-data pribadi, mungkin karena belum pernah dirugikan dengan atau belum pernah kecolongan sampai berakibat kerugian yang besar. Jangan Pernah Berbagi Informasi Data Diri Sekecil Pun Via Internet2

Jika anda pemilik kartu kredit, pemilik PIN ATM, pemilik Account internet Banking dan pemilik akun login sosmed maka jangan pernah anda berbagi data pribadi anda, seperti tanggal lahir, nama orang tua, alamat rumah, alamat dan telpon kantor, nomor NPW atau informasi sekecil apapun yang berhubungan dengan diri kita.

Bagaimana dan seperti apa informasi kecil tentang kita yang sengaja atau tidak sengaja tersebar dan beredar via sosmed bisa dimanfaatkan oleh orang untuk melakukan tindakan kejahatan yang dapat merugikan baik secara materi maupun secara psikologi.

      1.       Tempat Tanggal lahir

Tempat dan tanggal lahir adalah password hidup anda, data pribadi seseorang yang paling pertama dicatat atau diminta adalah tempat dan tanggal lahir bulan dan tahun lahir.

Kenapa tanggal lahir seseorang begitu pentingnya sampai harus dijaga agar tidak semua orang tahu tanggal lahir anda?

Dalam konfirmasi terkait dengan akses ke layanan kartu kredit, tanggal lahir adalah salah satu password atau kata kunci yang mesti diberikan dengan benar sesuai dengan data yang pernah anda berikan kepada pihak bank penyedia jasa layanan kartu kredit.

Kombinasi tanggal lahir merupakan pilihan pertama yang dipilih orang sebagai kode PIN untuk kartu ATM, password sosmed dan password email.

Jika anda atau anggota kelurga lainnya,  dengan mudahnya meyebarkan tanggal lahir anak, istri, dan anda sendiri maka bisa dibilang anda dan keluarga anda harus berhati-hati karena anda sedang dalam incaran bahaya.

Berbagi informasi ke sebuah halaman sosmed yang diawali dengan www. Adalah sangat berbahaya, www berarti world wide web, artinya anda berbagi kepada orang dari seluruh penjuru dunia, dengan latar belakang dan pemikiran yang berbeda-beda.

Tagihan kartu kredit saya yang biasanya dikirim ke email saya biasanya diberi password yang berhubungan dengan tempat dan tanggal lahir, bisa dibanyangkan kalau tagihan kartu kredit anda jatuh ke tangan orang lain.

Sungguh mengerikan jika sampai data pribadi anda dipakai dan dimanfaatkan untuk kejahatan yang bisa menjerat anda atau anda sendiri bisa jadi korban dari aksi para penjahat maya.

Jangan pernah berpikir bahwa anda bukanlah siapa-siapa di dunia maya sehingga tidak perlu khawatir bahwa bakalan di jebak atau dikriminalkan atan dijadikan korban, sulit sekali menebak pola kejahatan terutama yang menyangkut dunia maya, semuanya bisa saja terjadi.

Segera hindari publikasi tanggal lahir anda ke internet, edit kembali pengaturan akun sosmed anda, hilangkan atau ganti tanggal lahir anda.

      2.       Nomor Induk Kependudukan atau NIK

NIK dipakai sebagai nomor KTP kita, setahu saya nomor KTP biasa digunakan untuk meregister kartu atau SIM card telepon seluler kita.

Bagi orang yang berpikiran jahat ada celah yang bisa dimanfaatkan untuk membajak nomor telepon anda, apalagi nomor handphone anda sudah dipakai untuk registrasi dan verifikasi email, untuk internet banking dan sebagainya.

Berhati-hatilah dengan petugas pemasaran yang meminjam KTP anda untuk kebutuhan registrasi, amati tingkah laku petugas itu, pastikan KTP anda tidak difotocopy tanpa anda ketahui atau tanpa seijin anda.

Saya pernah mengalami bagaimana rasanya tersangkut kasus pemalsuan dokumen yang disebabkan foto copy KTP saya dipakai oleh orang yang tidak bertanggung jawab untuk membuat kartu kredit dan kemudian menggunakan kartu kredit tersebut secara tidak bertanggung jawab.

Selain dua kali saya bolak balik kantor polisi sebagai saksi, hampir tiap hari diteror debt collector karena dianggap sayalah pemakai kartu kredit hasil dari pembajakkan KTP saya.

Setelah kejadian itu sensor saya terhadap urusan keamanan dan penyalahgunaan data pribadi sangat sensitif, apapun yang berkaitan dengan data pribadi tidak pernah saya publikasi ke internet.

Hal yang sama juga berlaku kepada SIM dan passport anda, pastikan anda tidak asal berbagi terutama ke internet.

       3.       Nomor kartu kredit, PIN ATM, masa berlaku kartu kredit, nomor rekening bank.

Urusan dengan data bank adalah hal yang paling sensitif, tidak peduli anda pemilik rekening gendut atau rekening kurus.

Ketika nomor ATM anda seenaknya anda berikan kepada orang lain maka dengan mudah orang menebak seperti apa karakter atau tingkat awareness anda terhadap masalah keamanan data bank anda.

Tanggal date expired kartu kredit adalah salah satu kata kunci yang ditanyakan oleh petugas bank untuk meyakinkan bahwa fisik kartu kredit berada ditangan anda. Jika anda menjawab dengan benar maka dipastikan anda adalah pemilik kartu itu. Bisa terbayangkan jika data kartu kredit anda jatuh ke tangan penjahat.

Jangan pernah menyimpan fotocopyi kartu kredit anda bagian depan dan belakangnya, pastikan saat anda mengganti kartu kredit anda dengan yang baru, kartu kredit lama anda sudah dipotong-potong sampai semua angka yang tertera di kartu tidak bisa lagi dikenali atau terbaca.

Buanglah secara bertahap potongan kartu kredit pada tempat-tempat yang berjauhan untuk menghindari terkumpulnya kembali potongan tersebut.

Jika dan dikirimin kartu kredit, jangan pernah mengembalikan kartu kredit itu kepada petugas kurir, meskipun anda tidak pernah merasa membuat kartu kredit.

      4.       Nomor telpon rumah, kantor dan handphone

Nah, ini yang paling sering dilewatkan orang, nomor handphone merupakan salah satu data yang diverfikasi saat berurusan dengan kartu kredit, reset password email dan sebagainya.

Jika anda begitu gampang membagi nomor handphone anda maka anda akan dicap sebagai orang yang gampang dijadikan korban kejahatan.

       5.       Alamat email

Email bagi sebagian orang  sudah seperti belahan jiwa, semua data penting ada di situ mulai dari tagihan kartu kredit, akun untuk lapor pajak, user pass sosmed, account website dan lain sebagainya.

Tidak terbanyangkan kalau email kita sampai terbajak oleh orang lain.

       6.       Nama lengkap anda

Saya tidak pernah menampilkan nama saya secara lengkap pada website di internet, termasuk saat registrasi email.

Resikonya terlalu besar jika nama lengkap anda terekspos di internet, kejadian seperti pemalsuan dokumen sampai pemalsuan data untuk kegiatan criminal bisa saja terjadi dengan melibatkan nama lengkap orang yang sebenarnya tidak pernah tahu menahu.

Keenam poin yang saya beberkan di atas adalah data rahasia yang mesti anda perhatikan, mesti anda jaga, mesti anda simpan dan tidak boleh dibagikan terutama kepada rekan-rekan anda di sosmed.

Data-data tersebut adalah password anda yang harus dijaga karena data tanggal lahir, nama gadis ibu anda, nomor KTP, nomor kartu kredit, alamat email, nomor HP, tidak mudah untuk diganti-ganti seenaknya saja.

Poin-poin di atas bagi anda mungkin tidak begitu menarik tapi bagi orang yang punya keahlian meretas, punya keahlian social engineering maka data tersebut adalah makanan yang paling enak dan mudah untuk dimanfaatkan.