Layer pertama dari OSI layer merupakan layer yang paling jarang dibahas atau disinggung, Bahkan, Physical layer jarang dan hampir tidak terpikirkan oleh user atau pengguna jaringan, biasanya hanya network administrator saja yang mengurus hal-hal terkait dengan layer 1, itupun jarang-jarang dilakukan, hanya sesekali saja.
Yang menjadi bagian utama dari physical layer adalah media penyambung berupa sambungan fisik yang berfungsi untuk menghubungkan komputer dengan komputer atau komputer dengan perangkat jaringan seperti hub dan switch, secara fisik.

Media fisik yang paling banyak digunakan saat ini adalah media kabel, selain itu ada media tanpa kabel yang sudah mulai banyak digunakan juga.
Media kabel terdiri atas berbagai jenis kabel yang dipakai secara bersama atau saling menyambung satu sama lain.

Jenis-jenis kabel data terdiri atas 3, yaitu:
1.    Coaxial
2.    Twisted-pair
3.    Fiber optic

Koneksi tanpa kabel terdiri atas beberapa jenis koneksi:
1.    Teknologi Wi Fi atau wireless fidelity dengan frekuensi radi 2.4 GHz dan 5 GHz
2.    Teknologi VSAT
3.    Teknologi jaringan selular GSM dan CDMA.

Dua jenis koneksi ini memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing, berikut adalah kelebihan dan kekurangan koneksi kabel dan tanpa kabel.

1.    Koneksi kabel memiliki kapasitas bandwidth yang jauh lebih besar dari koneksi tanpa kabel.

2.    Kombinasi dari berbagai jenis koneksi kabel memiliki daya jangkau yang sangat luas dengan jangkauan pengguna yang sangat banyak, sedangkan sebuah jenis koneksi tanpa kabel, seperti VSAT, bisa menjangkau penggunanya yang berada di daerah yang sangat jauh yang belum terjangkau oleh jaringan kabel, akan tetapi cakupan penggunanya tidak sebesar jaringan kabel.

3.    Untuk penggunaan sebatas LAN jaringan kabel memiliki tingkat stabilitas yang bagus, sedangkan jaringan tanpa kabel yang menggunakan wifi sering berhadapan dengan masalah interferensi yang yang menyebabkan ketidakstabilan koneksi.

4.    Pada LAN bandwidth maksimum yang bisa dicapai oleh koneksi kabel dengan gigabit ethernetnya, saat ini adalah 1 sampai 10 gigabit per detik, sedangkan untuk koneksi wifi, berdasarkan promosi dari beberapa vendor wifi bahwa koneksi wifi dengan standar 802.11ac sudah bisa mencapai lebih dari 1Gbps, namun tinggkat kestabilan dan kualitas koneksinya masih dipertanyakan mengingat kualitas koneksi wifi sangat tergantung pada beberapa faktor seperti jarak, frekuensi yang dipakai dan juga daya pancar perangkat.

5.    Dari sisi fleksibilitas, tingkat kepraktisannya, terutama pada jaringan LAN, koneksi tanpa kabel merupakan pilihan yang paling tepat. Koneksi kabel, jika dilihat dari sisi fleksibilitas dan praktis tidaknya, terasa seperti teknologi yang sudah sangat ketinggalan zaman.

6.    Bicara tentang jaringan global, teknologi lama seperti Vsat masih tetap menjadi andalan untuk menjangkau wilayah yang sangat jauh terpencil.

7.    Teknologi kabel memang masih unggul dalam menyediakan kapasitas bandwidth yang besar disertai dengan stabilitas koneksi kepada penggunanya dibanding dengan teknologi tanpa kabel.

8.    Teknologi tanpa kabel, perlahan tapi pasti mulai menunjukkan bahwa teknologi ini bisa atau dapat diandalkan. Generasi ke 4 dari GSM atau 4G sudah mulai merambah penggunanya dengan menawarkan kecepatan atau bandwidth yang tinggi dan ditambah dengan mobilitas yang tinggi juga, tentunya dengan stabilitas yang baik.
Meski belum terkover secara nasional, jaringan 4G cukup menjanjikan bagi para pengguna internet. Jaringan 4G memiliki kelebihan dengan tingkat stabilitas yang tinggi, meski demikian kualitas koneksi jaringan tanpa kabel sangat bergantung pada kualitas sinyal yang diterima.

9.    Koneksi fiber optic adalah tulang punggung internet dunia. Fiber optic yang digelar sepanjang dasar lautan merupakan jaringan kabel terpanjang dengan kemampuan menyediakan bandwidth yang sangat besar. Hingga saat ini belum ada media lain bisa mengalahkan peran dari Fiber Optic.

10.    Saat ini tidak ada dominasi oleh satu jenis media pada suatu koneksi, bahkan dalam LAN sekalipun, semua media baik kabel maupun tanpa kabel saat ini sudah saling terkoneksi satu sama lain. Kelebihan dan kekurangan koneksi dari satu media fisik dipadupadankan dengan jenis media lainnya agar saling melengkapi.

Sebagai kesimpulan bahwa media kabel adalah media yang sangat handal untuk dipakai pada koneksi jarak jauh dengan kapasitas bandwidth yang besar dan tingkat kestabilan yang tinggi tapi sangat statis atau   sangat kaku untuk berpindah-pindah secara fleksibel.

Sedangkan media tanpa kabel sangat handal pada koneksi jarak dekat, misalnya pada koneksi antara komputer di LAN sampai koneksi pada jaringan metropolitan area network alias MAN. Kelebihan jaringan dengan media tanpa kabel tingkat fleksibilitas yang tinggi sehingga mendukung mobiltas penggunanya untuk secara dinamis bergerak atau berpindah tanpa harus kehilangan koneksi.

Sumber gambar: Global Marine