Ini adalah pengalaman pribadi saya sewaktu mengisi lapor pajak online, pada bagian terakhir muncul bagian isian yang meminta untuk memasukan nomor NTPN.

Saya sudah coba berkali-kali ternyata masih tetap saja seperti itu, akhirnya saya menyerah saja dan bertanya kepada teman kantor yang mengurusi urusan perpajakan.Kenapa Saat Input Pajak Online Ada Permintaan Untuk Memasukan Nomor NTPN

Beliau mengatakan bahwa nomor NTPN itu hanya akan muncul pada wajib pajak yang kurang bayar, untuk karyawan kantoran harusnya tidak diminta nomor NTPN karena sudah dibayar lunas oleh kantor tempat bekerja, sehingga status pembayaran saat lapor pajak kita adalah nihil.

Saya tetap tidak mengerti apa maksudnya, saya cuma mengatakan oke, biar kelihatan tidak bodoh-bodoh amat. hahahahah

Kemudian saya katakan bahwa saya akan mencoba mengisi ulang kembali lagi. Ternyata benar, pada bagian awal formulir pengisian data, saya lupa memasukan atau mengisi pada bagian nomor NPWP pemotong pajak, dalam hal ini adalah NPWP kantor kita.

Setelah mengisi nomor NPWP kantor maka secara otomatis muncul nama kantor, dan setelah itu proses pengisian lapor pajak atau SPT tahunan lancar dan hasilnya adalah nihil, tidak ada lagi bagian yang meminta memasukan NTPN.

Sebagai kesimpulan, munculnya bagian untuk mengisi nomor NTPN adalah karena:

1. Kita tidak memasukan atau melewatkan saja kolom pengisian nomor NPWP kantor kita.

Jika kita tidak memasukan nama perusahaan pemotong pajak maka kita dianggap membayar sendiri kewajiban pajak kita.

Dan jika kita nyatakan bahwa kita sudah membayar, maka kita akan diminta bukti pembayaran berupa nomor NTPN tersebut.

Itulah sebab kenapa kita selalu diminta nomor NTPN padahal kantor sudah mengurus dan membayarkan pajak kita.

2. Nomor NTPN muncul karena status lapor pajak kita adalah kurang bayar.

Jika kita sudah memasukan data perusahan pemotong pajak yang sesuai namun data keterangan kita tidak sesuai dengan yang dilaporkan dan dibayarkan oleh perusahaan kita maka akan terjadi kurang bayar.

Misalnya kita sudah menikah dan punya anak 2; Data perhitungan pajak dan pembayaran pajak yang dilakukan oleh perusahaan kita adalah sudah sesuai seperti kondisi kita saat itu.

Jika mengisi pada lapor pajak kita atau SPT online bahwa kita masih belum menikah atau belum punya anak maka pasti akan muncul keterangan kurang bayar dan akan muncul permintaan untuk meng-input nomor NTPN.

Hal ini disebabkan oleh karena besarnya tanggungan pajak bagi orang yang bersatus belum menikah akan berbeda dengan yang sudah menikah , berbeda juga dengan jika sudah punya anak 1 dan berbeda juga dengan orang yang sudah punya anak 2.

Jadi nomor NTPN tidak tidak akan muncul jika kita mengisi data sesuai dengan apa yang dilaporkan oleh kantor kita.

Demikian semoga berguna.