Kilas Balik 1 Tahun 2 Bulan Berhenti MerokokTanpa terasa 14 bulan sudah berlalu hidup tanpa asap rokok. Ya .. Sudah 1 tahun dua bulan saya berhenti merokok sebuah pencapaian hidup yang mesti disyukuri. Syukur kepada Tuhan karena berhenti merokok adalah tujuan yang sulit untuk dicapai apalagi berhenti secara permanen.

Banyak orang yang gagal, banyak yang sudah bertahun-tahun namun kembali merokok. Buat saya masa 14 bulan adalah pencapaian yang lebih baik dari percobaan sebelumnya yang hanya bertahan selama 8 bulan.

Dua alasan klasik kenapa harus berhenti merokok, setelah hidup dengan asap selama lebih dari 10 tahun:

Pertama, tuntutan hidup sehat yang mesti dipenuhi untuk tabungan hari tua.

Kedua, Tuntutan keuangan yang mesti dipertimbangkan mengingat harga rokok yang semakin mahal.

Bagaimana caranya berhenti merokok yang baik dan benar serta mujarab sehingga tidak punya keinginan untuk merokok kembali.

Saya punya dua senjata ampuh yang sudah saya coba keampuhannya,

Pertama, saya yakinkan diri sendiri bahwa asap rokok sangat berbahaya buat kesehatan, bukan kesehatan saat sekarang tapi setelah tua nanti. Ibarat kata saya menyiapkan bom waktu bagi diri sendiri jika tidak segera berhenti.

Kedua, Ternyata kalau dihitung-hitung, terlalu banyak uang yang saya investasi secara buta buat pabrik rokok selama masa 10 tahun terakhir ini. Investasi buta, betul karena dana yang saya investasikan tidak akan dikembalikan, investasinya cuma satu arah saja, hasilnya tidak kelihatan wujudnya.

Ya jelas, orang produk yang diinvest berupa asap, hahahahah. Meski sudah terlambat tapi saya masih bisa tersadar bahwa ada yang salah dengan investasi itu.

Makanya buru-buru saya stop duitnya dan coba invest ke bidang lain yang lebih jelas. Hhahaha gayanya uda seperti investor top. Itulah motivasi yang memicu saya berhenti merokok, kalau kita merokok berarti kita salah invest, karena uang tidak kembali dan malah bom waktu yang didapat.

Apa untungnya kalau berhenti merokok? Yang paling sering disebut adalah hidup kita akan sehat kembali. Bukan cuma itu, orang-orang disekitar juga lebih jadi sehat.

Banyak kegiatan positif yang bisa anda lakukan karena anda punya dana lebih, anda bisa menyalurkan hobi anda karena punya uang lebih hasil dari tidak membeli rokok.

Terus apa ruginya kalau anda tidak merokok, TIDAK ADA RUGINYA KALAU TIDAK MEROKOK.

Menjadi seorang mantan perokok membuat saya menjadi lebih merendah dan bersimpati kepada teman-teman perokok yang belum berhasil berhenti, saya tidak lantas menghakimi mereka bahwa berhenti merokok itu gampang, mudah dilakukan kok, apa sih susahnya, dasar orang-orang bodoh, tolol. Tidak, tidak begitu caranya.

Ketika berhadapan dengan mereka ,saya selalu berkata kepada mereka, jika mungkin, “ Bro, cukuplah merokok itu, kalau tidak pernah bisa berhenti maka anda tidak pernah tahu bahwa betapa hidup lebih nikmat tanpa asap rokok, cobalah “

Maksud saya coba luangkan waktu untuk tidak merokok selama sehari dan bandingkan hari-hari ketika dengan asap rokok, kemudian jujur kepada diri sendiri mana yang lebih nikmat. Selanjutnya jalanin hidup pilihan anda itu.

Untuk ke depanny, target saya adalah meneruskan dan mengisi hari hari saya seperti yang saya jalani selama satu tahun terakhir ini.

Semoga berguna.