Apa dan pentingnya flow chart itu?

Flow chart adalah diagram yang digunakan untuk menggambarkan setiap langkah dari sebuah keseluruhan proses dari sebuah projek atau kegiatan.

Setiap langkah dalam proses diwakili oleh simbol-simbol unik dengan label singkat dari langkah proses.

Simbol dalam sebuah Flow Chart dihubungkan bersama dengan panah yang menunjukkan arah aliran proses.

Pentingkah flow chart itu?

Tentu sangat penting.

Flow chart menggunakan grafik sederhana untuk mewakili tahap awal hingga akhir, dan  berbagai tahapan dengan mengikuti urutan yang logis.

Dengan flow chart maka akan membantu siapapun yang belum atau sama sekali tidak mengetahui proses tersebut untuk secara cepat memahami tiap-tiap tahapan dalam proses tersebut.

Dengan flow chart kita dapat lebih cepat dan lebih mudah mendapatkan gambaran umum yang lengkap, sehingga dalam mempelajari sebuah proses yang rumit dan kompleks menjadi lebih terarah.

Cara Membuat Flow Chart

Flow Chart bisa dibuat dengan menggunakan aplikasi untuk menggambar teknik seperti MS Visio dan lainnya, tapi bisa juga pakai aplikasi word processor seperti MS Word.

Kita bisa menggunakan aplikasi apa saja, tips dari saya adalah pilihlah aplikasi yang ringan, tidak butuh sumber daya computer ( CPU proses yang kecil dan RAM usage yang kecil juga) yang besar, gunakan aplikasi bawaan OS atau aplikasi popular lainnya yang tidak membutuhkan resource computer yang besar.

Lebih gampang mana Visio atau Ms Word?

Dibanding menggunakan Visio yang agak berat dan menunya yang kompleks maka kita bisa juga membuat FlowChart di MS Word.

Dan ternyata lebih mudah dibanding membuatnya di MS Visio.

Alasan lain menggunakan MS Word adalah karena Word adalah aplikasi yang sudah biasa kita gunakan.

Langkah-langkah membuat Flow Chart dengan MS Word:

1#. Maksimalkan halaman atau worksheet dari MS Word

Maksimalkan area halaman kerja, caranya:

#) Klik panah ke atas di sisi sebelah kanan (atau tekan Ctrl + F1) sehingga yang terlihat hanya nama tab seperti HOME, INSERT …. Yang terlihat. Untuk mengembalikannya lagi tekan tombol Ctrl + F1.

2#. Tampilkan GRID Line

Grid line adalah garis-garis dari atas ke bawah dan garis-garis dari kanan ke kiri.

Caranya:

#) Klik tab VIEW dan klik pada kotak Gridlines untuk membuat menjadi tercentang.

Tampilannya akan seperti gambar berikut:

Kotak-kotak Grid lines tersebut membantu kita menyelaraskan dan mengukur symbol-simbol dari flow chart dengan tepat.

3#. Menampilkan symbol-simbol flowchart

Untuk membuat flow chart seperti gambar di atas kita membutuhkan bentuk-bentuk simbol seperti kotak, trapezium dan sebagainnya.

Untuk menampilkan shape-shape tersebut caranya adalah sebagai berikut:

#) Klik pada tab INSERT lalu pilih SHAPES

4#. Mulai membuat Flow Chart

Semua simbol yang diperlukan dapat ditemukan pada tab INSERT> SHAPES.

Terlihat di dalam SHAPES sudah dikelompokan menjasi beberapa jenis symbol, salah satu nya adalah symbol-simbol untuk membuat Flowchart

#) Klik pada symbol flow chart yang diperlukan, tarik turun ke lembar kerja.

Klik di area kanvas, KLIK tombol kiri mouse sambil menyeret mouse ke area kerja.

Kita juga dapat mengklik dua kali pada bentuk apa saja untuk secara otomatis menambahkannya ke kanvas.

Pindahkan dan ubah ukurannya sesuai keinginan kita.

#) Susunlah symbol-simbol tersebut dengan rapi.

#) Pilih bentuk. Misalnya, bentuk apa pun yang tampak seperti oval merupakan simbol mulai atau “START”.

#) Tambahkan teks dengan mengklik bentuk dan ketikkan label dengan kotak teks.

#) Hubungkan symbol-simbol dengan bantuan panah atau konektor.

    Kita dapat secara manual memindahkan konektor ke titik koneksi mana pun (diwakili oleh titik-titik biru kecil pada tiap-tiap simbol).

5#.  Mengatur agar bentuk symbol-simbol Flow Chart sama ukurannya

#) Gunakan garis Gridlines dan gambarlah dengan lebar yang seragam saat menempatkannya di atas kanvas lembar kerja kita.

#) Klik pada masing-masing bentuk dan seret ke lokasi baru. Jika kita punya banyak bentuk atau simbol, ini bisa sangat memakan waktu dan butuh kesabaran. Garis-garis grid lines akan sangat membantu kita menempatkannya di tempat yang tepat.

#) Mengatur posisi secara otomatis: Pilih semua bentuk yang ingin kita selaraskan. Pada tab Format, klik menu Align dropdown. Pilih Align Objects Terpilih dan gunakan alat penyelarasan untuk menyelaraskan bentuk secara otomatis.

6#. Mengatur Flow Chart agar terlihat proposional

Setelah symbol-simbol sudah tersusun dengan tepat, benar dan rapi, sekarang kita tinggal menyelaraskan tampilan flow chart secara keseluruhan agar terlihat proposional dan bagus.

#)  Kelompokkan semua bentuk dan konektor dengan cara menyorot semua symbol dan konektor dengan menggunakan mouse.  Atau dengan tombol CTRL + A, Pilih semua bentuk dan konektor.

#) Klik kanan pada salah satu symbol dan Pilih Group, klik dropdown Grup dan pilih Grup. Kini semua symbol dan konektor sudah menjadi satu kesatuan.

#) Klik pada gambar Flow Chart yang sudah jadi dan atur posisinya di tengah atau di pinggir seperti kita mengatur possi teks dengan menu Teks Alignment.

#) Untuk mengubah ukuran besar kecilnya gambar FlowChart tersebut kita bisa lakukan dengan mengklik gambar diagram flowcart tersebut. Klik pada diagram, Tarik pada bagian salah satu sudut gambar untuk memperbesar atau memperkecil.

Selamat Mencoba