Meskipun terbilang handal namun tetap saja sering terjadi masalah pada jaringan LAN yang disebabkan oleh perangkat switch yang dipakai. Permasalahan yang timbul, gejalanya bisa begitu membingungkan seperti;

1.    Aplikasi yang menggunakan model client server tidak bisa berjalan normal pada beberapa komputer dari total komputer yang ada.

2.    Ping antar host menghasilkan reply time yang besar atau sama sekali tidak reply namun indicator led pada NIC normal, sama sekali tidak menunjukkan gejala yang aneh.

3.    Komputer atau beberapa host pada jaringan tidak bisa mendapatkan IP secara dynamic.

4.    File sharing sering tidak bisa jalan meskipun hasil tes koneksi ping normal.

5.    Semua koneksi menjadi terputus secara tiba-tiba tanpa ada perubahan sama sekali yang dilakukan oleh administrator jaringan.

Masalah di atas selain disebabkan oleh faktor lain bisa juga disebabkan oleh faktor switch, biasanya persentasenya sekitar 75%. Berikut ini adalah berbagai jenis masalah pada switch yang berdampak pada jaringan komputer;

1.    Port switch rusak
Kerusakan pada port switch biasanya disebabkan oleh seringnya terjadi hubungan pendek pada kabel data atau konektor kabel yang tidak bagus. Arus bocor akibat grounding listrik yang kurang baik juga bisa menyebabkan persoalan pada switch.

2.    Switch sering hang
Switch yang sering hang lebih disebabkan oleh adanya arus bocor. Tingginya lalu lintas data yang lewat di switch secara konstan dalam kurun waktu yang lama juga dapat menyebabkan hangnya switch.
Masa pakai switch yang sudah cukup lamapun menjadi penyebab switch sering hang dan menunjukan gejala yang aneh.

3.    Tidak berfungsinya fitur-fitur pada switch
Sering switch tiba-tiba tanpa sebab mengalami gagal berfungsinya fitur-fitur penting seperti vlan dan juga fungsi redudansi. Fungi redudansi yang gagal menyebabkan terjadinya looping pada switch. Sedangkan gagal berfungsi fitur vlan menyebabkan semua system menjadi kacau, segment LAN yang berbeda yang awalnya bisa saling berkomunikasi menjadi tidak bisa berkomunikasi, system keamanan menjadi rentan, koneksi antar vlan tertentu menjadi tidak berjalan.

Biasanya tindakan prefentif dan solusi yang dilakukan untuk mengatasi masalah yang terjadi pada switch adalah:
1.    Pastikan grounding listrik pada system kelistrikan sesuai denga standar yang berlaku. Grounding yang kurang bagus adalah musuh bagi semua peralatan listrik terutama perangkat-perangkat jaringan seperti switch.

2.    Pastikan kualitas dan beban koneksi yang dipikul oleh switch tidak boleh  melampui kemampuan switch, biasanya ini tergantung pada struktur jaringan. Struktur jaringan dan penempatan jenis switch turut membantu meningkatkan dan menjaga kinerja switch. 

3.    Suhu ruangan di mana switch ditempatkan harus cukup dingin sehingga membuat switch tidak kepanasan dan gampang hang.

4.    Sesekali switch yang direset, dimatikan beberapa saat lalu dinyalakan kembali.

5.    Cek koneksi kabel dan juga konektor kabel, pastikan dalam kondisi yang baik dan tidak rusak atau mengalami short karena tergigit tikus.

6.    Jika memungkinkan sumber listrik  untuk switch dilengkapi juga dengan UPS.

Semoga berguna
Sumber gambar: https://www.flickr.com/photos/maczter/3528437339/