Jika anda cukup yakin dengan persiapan yang sudah anda lakukan maka anda bisa mengambil ujian sertifikasi CCNA 200-120, dan setelah lulus maka anda langsung mendapatkan sertifikasi CCNA.
Materi uji dari CCNA 200-120 merupakan gabungan dari ICND1 dan ICND2, atau lengkapnya komposisi ujian CCNA 200-120 adalah sebagai berikut:

1.    Pengoperasian Jaringan IP Address

a.    Mengenali tujuan dan fungsi dari beberapa jenis perangkat jaringan seperti Routers, Switches, Bridges dan Hubs.

b.    Menentukan persyaratan yang dibutuhkan oleh sebuah komponen jaringan

c.    Mengidentifikasi berbagai jenis aplikasi dan dampaknya terhadap jaringan

d.    Jelaskan tujuan dan operasi dasar dari protokol dalam OSI dan Model TCP / IP

e.    Memperkirakan bagaimana aliran data antara dua host di dalam jaringan

f.    Identifikasi media apa yang diperlukan seperti kabel, port dan konektor yang dipakai untuk menghubungkan perangkat jaringan Cisco dengan perangkat jaringan lainnya yang ada di LAN.

2.    Teknologi LAN Switching

a.    Menentukan metode teknologi dan media access control pada jaringan Ethernet

b.    Mengidentifikasi konsep dasar Switching dan pengoperasian switch Cisco.
–    Apa itu Collision domain
–    Apa itu Broadcast domain
–    Jenis-jenis Switching
–    Tabel CAM

c.    Mengkonfigurasi dan memverifikasi konfigurasi dasar pada sebuah switch, termasuk manajemen remote access.
–    Perintah atau command dasar untuk mengkonfigur pengaturan dasar dari Cisco IOS

d.    Verifikasi status jaringan dan fungsi dasar pengoperasian switch.

e.    Menjelaskan bagaimana sebuah VLAN yang terbentuk bisa menciptakan sebuah jaringan yang terpisah secara logis dan bagaimana melakukan routing antar VLAN.
–    Menjelaskan tentang network segmentasi atau pemisahan jaringan dan konsep dasar dari traffic management.

f.    Konfigur dan verifikasi VLAN

g.    Konfigur dan verifikasi Trunking pada Switch Cisco
–    Apa itu DTP
–    Apa itu auto negotiation

3.    IP address, IP address v4 dan v6
 a.    Menjelaskan tentang penggunaan IP address dan pentingnya pemakaian IP Private dan IP Public pada IP address Versi 4

b.    Mengidentifikasi skema IP address V6 yang benar dan sesuai dengan apa yang diperlukan pada jaringan LAN dan WAN

c.    Mengidentifikasi skema IPv4 yang sesuai dengan menggunakan konsep VLSM dan summarization agar memenuhi persyaratan terkait dengan konsep LAN / WAN.

d.    Menjelaskan persyaratan teknis yang diperlukan dalam menghubungkan dan mengkombinasikan IPv6 dan  IPv4, seperti konsep dual stack.

e.    Menjelaskan secara detail IP address V6
– Global unicast
– Multicast
– Link local
– Unique local
– eui-64
– Autoconfiguration

4.    Teknologi IP routing
Teknologi IP Routing merupakan teknologi yang memungkinkan komputer-komputer yang berada pada LAN yang berbeda bisa saling berkomunikasi. Materi yang terkait dengan IP routing adalah sebagai berikut:

a.    Konsep dasar IP routing:
–    CEF
–    Packet forwarding
–    Router lookup

b.    Bagaimana konsep dasar mengkonfigur dan memverifikasi router dengan menggunakan CLI.
–    mengkonfigur dan memverifikasi status dari interface yang ada.

c.    Melakukan verifikasi terhadap status interface yang terkoneksi

d.    Metode dan prinsip routing yang meliputi:
–    Beda Static Routing vs Dynamic Routing
–    Link state vs distance vector
–    NExt-hop
–    ip routing table
–    Passive interfaces
–    RIP dan OSPF routing protocol

e.    Konfigur dan verifikasi OSPF untuk single area
–    Benefit of single area
–    Configure OSPFv2
–    Configure OSPFv3
–    Router ID
–    Passive interface

f.    Konfigur dan verifikasi interVLAN routing atau router on a stick
–    Subinterfaces
–    Upstream routing
–    Encapsulation
–    Konfigur SVI interfaces

5.    Konsep IP services.
Bagian ini meliputi berbagai macam service atau layanan yang disediakan oleh perangkat Cisco terkait dengan konsep IP address.

a.    DHCP server, DHCP server merupakan layanan pada router Cisco yang memungkinkan host klient bisa secara otomatis terkonfigurasi dengan IP address. Bagian ini meliputi konsep DHCP server dan cara mengkonfigur DHCPserver pada perangkat Cisco.
–    Konfigur dan verifikasi DHCP (IOS Router).
–    Konfiguri router interfaces sebagai DHCP server
–    Pilihan DHCP
–    Excluded addresses
–    Lease time

b.    Network Address Translation atau NAT, layanan ini bertugas untuk menerjemahkan IP address, dengan layanan ini maka klien-klien yang terdapat pada sisi LAN bisa menggunakan atau diwakilkan IP addressnya dengan hanya menggunakan satu IP address saja.
–    Tujuan dan Fungsi NAT
–    NAT Pool
–    Static NAT
–    NAT 1 to 1 
–    NAT Overloading
–    Source addressing
–    One-way NATStandard
–    Konfigur dan verifikasi NAT sesuai dengan kebutuhan
c.    Konfigur dan verifikasi NTP klien.

6.    Network Device Security atau Pengamanan Pada Perangkat.
a.    Konfigur dan verifikasi fitur-fitur pengaman perangkat seperti:
–    Device password security
–    Beda Enable secret vs enable
–    Transport
–    Disable Telnet
–    SSH
–    VTYs
–    Pengamanan secara fisik
–    Service password
–    External authentication methods

b.    Konfigur dan verifikasi fitur-fitur switch port security seperti:
–    Sticky MAC
–    MAC address limitation
–    Static/dynamic
–    Violation modes
–    Err disable
–    Shutdown
–    Protect restrict
–    Shutdown unused ports
–    Err disable recovery
–    Assign unused ports to an unused VLAN
–    Setting native VLAN to other than VLAN 1
–    Pengamanan untuk akses ke perangkat dari jaringan seperti SSH
–    Password security
c.    Konfigur dan verifikasi ACL agar bisa berfungsi untuk memfilter lalulintas data
d.    Konfigur dan verifikasi ACL agar bisa berfungsi untuk membatasi akses telnet dan SSH ke router

7.    Troubleshooting

a.    Mengatasi masalah yang terkait dengan IP address dan konfigurasi host

b.    Mengatasi masalah yang terkait dengan VLAN

–    Mengidentifikasi konfigurasi VLAN
–    Port membership
–    Konfigurasi IP address

c.    Troubleshoot pada trunking pada Switch Cisco
–    Memperbaiki Trunk 
–    Memperbaiki konfigurasi encapsulation yang sesuai
–    Memperbaiki VLANS

d.    Memperbaiki masalah ACL
–    Statistics
–    Permitted networks
–    Direction
–    Interface

e.    Troubleshoot pada masalah  Layer 1
–    Framing
–    CRC
–    Runts
–    Giants
–    Dropped packets
–    Late collision
–    Input/Output errors

8.    Teknologi LAN Switching.

a.    Materi yang diujikan adalah sebagai berikut:

b.    Mengidentifikasi Teknologi LAN Switching untuk tingkat lanjutan.

–    RSTP
–    PVSTP
–    EtherChannels

c.    Konfigur dan verifikasi PVSTP
–    Menjelaskan pemilihan root bridge
–    Spanning-tree mode

9.    Teknologi IP Routing
a.    Menjelaskan proses boot dari Cisco IOS router.
–    POST
–    Proses bootup Router
–    Konfigur dan verifikasi status dari serial interface

b.    Mangatur File-file Cisco IOS
–    Boot preference
–    Cisco IOS image(s)
–    Licensing :
-)  Show license
-)  Change license
c. Menbedakan metode routing dan routing protocol.
–     Administrative distance
–     Split horizon
–    Metric
–     Next-hop

d. Konfigure dan verifikasi OSPF single area
– Neighbor adjacencies
– OSPF states
– Discuss Multi-area
– Configure OSPFv2
– Configure OSPFv3
– Router ID
– LSA types

d.    Konfigure dan verifikasi EIGRP single AS
–    Feasible Distance / Feasible Successors / Administrative distance
–    Kondisi Feasibility
–    Metric composition
–    Router ID
–    Auto-summary
–    Path selection
–    Load balancing
–    Equal
–    Unequal
–    Passive interface

10.    Konsep IP services.
a.    Mengenali yang namanya high availability (FHRP)
–    apa itu VRRP
–    apa itu HSRP
–    apa itu GLBP

b.    Mengkonfigurasi dan memverifikasi Syslog.
–    Memanfaatkan output Syslog

c.    Menjelaskan tentang SNMPv2 & SNMPv3

11.    Troubleshooting
 a.    Materi troubleshooting jaringan dalam ujian CCNA 200-120 meliputi RSTP, OSPF, EIGRP dan masalah koneksi.
–    Mengidentifikasi dan memperbaiki masalah jaringan yang sifatnya umum
–    Memanfaatkan data NetFlow

b.    Memecahkan masalah dan menyelesaikan masalah terkait spanning-tree
–    Root switch
–    Priority
–    Port states

c.    Memecahkan masalah dan menyelesaikan masalah routing
–    Mengaktifkan Routing
–    Mengecek dan mengkoreksi Routing table
–    Mengecek dan Mengkoreksi path selection

d.    Memecahkan masalah dan menyelesaikan masalah OSPF
–    Neighbor adjacencies
–    Hello and dead timers
–    OSPF area
–    Interface MTU
–    Network types
–    Neighbor states
–    OSPF topology database

e.    Memecahkan masalah dan menyelesaikan masalah EIGRP
–    Neighbor adjacencies
–    AS number
–    Load balancing
–    Split horizon

f.    Memecahkan masalah dan menyelesaikan masalah interVLAN routing
–    Connectivity
–    Encapsulation
–    Subnet
–    Native VLAN
–    Port mode trunk status

d.    Memecahkan masalah dan menyelesaikan masalah WAN
–    Serial interfaces
–    PPP
–    Frame relay
–    Monitor NetFlow statistics
–    Troubleshoot Masalah EtherChannel

12.    Wide Area Network atau WAN Teknologi
a.    Mengidentifikasi berbeda WAN Technologies.
– Metro Ethernet
– VSAT
– Seluler 3G / 4G
– MPLS
– T1 / E1
– ISDN
– DSL
– Frame relay
– Kabel
– VPN
b.    Mengkonfigurasi dan memverifikasi koneksi serial pada WAN
c.    Mengkonfigurasi dan memverifikasi koneksi PPP antara router Cisco
d.    Mengkonfigurasi dan memverifikasi frame relay pada router Cisco
e.    Mengimplementasikan dan memecahkan masalah terkait PPPoE.