Biaya untuk sebuah jaringan WiFi yang sederhana tidaklah mahal, tergantung dari pemakaian dan pemilihan jenis perangkat WiFi yang akan digunakan nanti.

Dengan sebuah perangkat Access Point saja kita sebenarnya sudah bisa membuat sebuah  jaringan WiFi untuk  di rumah atau di kantor kita.

Persiapan yang harus dilakukan agar nantinya tidak akah salah atau keliru dalam membeli perangkat-perangkat WiFi adalah sebagai berikut:

1.    Tentukan WiFi Access Point atau WiFi Access Point Router yang akan dipakai.
Syarat utama untuk membangun sebuah jaringan WiFi yang baik adalah harus menggunakan WiFi Access Point. Kedua jenis Access Point ini memiliki perbedaan.

WiFi Access Point hanya berfungsi sebagai Access Point atau pusat koneksi seperti fungsi dari hub atau switch sedangkan WiFi Access Point Router berfungsi sebagai Access Point dan juga sebagai router untuk bisa konek ke Internet.

AP router bisa terkoneksi menggunakan modem ataupun koneksi lainnya secara langsung tanpa menggunakan koneksi ke internet melalui jaringan kabel pada  LAN tersebut.

Harga WiFi Access Point dan WiFi Access Point Router kurang lebih sama, dengan anggaran kurang dari 500ribu Rupiah kita sudah bisa mendapatkan salah satu dari kedua jenis wifi AP itu.

Sebagai saran, sebaiknya pilih WiFi dengan kemampuan sebagai router, selain karena harganya yang tidak terlalu jauh berbed,  fitur-fitur tambahannya juga banyak yang berguna.

2.    Pelajari spesifikasi Wifi Access Point
 Spesifikasi Wifi Access Point yang paling penting adalah :

a.    Berapa besar daya atau power antenna, power antenna menggunakan satuan dBi atau dBm. Semakin besar nilai dBi atau dBm maka semakin besar daya pancar antenna tersebut. 

b.    Antenna yang digunakan Detachable atau tidak, Detachable artinya antenna Wifi bisa dilepas dan diganti dengan jenis lain yang lebih besar power-nya.

c.    Berapa Data rate dari WiFi Access Point, semakin besar data ratenya semakin tinggi bandwidth yang bisa disediakan oleh access point tersebut.
Ingat, bandwidth yang disediakan melalui koneksi access point bukanlah bandwith untuk koneksi ke internet.  Data rate yang tersedia biasanya 54 Mbps, 150 Mbps dan 300 Mbps.

d.    Frequency yang digunakan, cek pada frequency berapa Access Point tersebut beroperasi. Rata-rata saat ini semua perangkat access point yang ada menggunakan frequency 2.4GHz. Perangkat WiFi dengan Frequency 5GHz jarang terlihat di pasaran kalau pun ada harganya sangat mahal dan lebih untuk pemakaian dengan kebutuhan khusus. 

e.    Operating Mode dari Wifi AP. Semakin banyak mode yang mampu dioperasikan oleh sebuah wifi access point semakin bagus namun untuk kebutuhan dalam membangun jaringan yang kecil maka mode Access Point dan Access Point router saja sudah cukup.

Tidak perlu Access Point yang memiliki banyak macam mode seperti:
–    WDS with AP 
–    WDS/Bridge (No AP Broadcast) 
–    Wireless Client
–    PoE, Power Over Ethernet 
–     Dual Freqency, 2.4 dan 5GHz

3.    Bandingkan harga produk WiFi Access Point dari berbagai merk
Beberapa merk terkenal yang sudah dikenal baik sebagai vendor yang handal untuk access point adalah Cisco, TP-Link, DLink dan sebagainya.

Semua vendor atau produsen WiFi memiliki produk dari yang kelas ekonomi sampai kelas highend. TP-Link dan DLink dikenal memiliki produk lowend dengan kualitas yang baik dan harganya yang sangat terjangkau.
Produk dari Cisco sudah terkenal kualitasnya namun harganya sangat mahal.

4.    Wifi Adapter untuk klien
Rata-rata semua Laptop dan perangkat mobile ( Smartphone dan tablet ) sudah memiliki atau terpasang dengan WiFi adapter. Untuk komputer PC maka sebaiknya disiapkan WiFi adapater yang cocok, jangan sampai salah beli.

5.    Pertimbangkan Access Point tambahan untuk memperluas jangkauan sinyal
Jika area cakupan dari rumah atau kantor anda cukup besar maka sebaiknya pertimbangkan untuk menambah perangkat Wifi Access Point atau Access Point router sebagai langkah antisipasi jika ternyata satu Access Point saja tidak cukup untuk mengkover semua area.

Sumber gambar: https://www.flickr.com/photos/gunes_t/252218894/