Sebuah khabar di internet menyebutkan bahwa teknologi bisa atau  bagaikan bomb waktu penyebab cedera pada anak-anak, teknologi yang dimaksud tentunya teknologi komputer. Penggunaan komputer dan smartphone oleh anak-anak dalam waktu yang lama dianggap sebagai penyebab utama rasa sakit di leher dan punggung pada anak-anak. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Helena Webb dari ABM University di West Glamorgan lebih dari dua pertiga dari murid-murid di sebuah sekolah dasar, dalam setahun mengalami sakit punggung dan leher.

Berdasarkan peneletian tersebut, dikatakan jumlah anak-anak yang mengalami cedera punggung dan leher meningkat pada tahun 2013  dibanding tahun-tahun sebelumnya, hal ini diduga berkaitan erat dengan penggunaan yang berlebihan komputer, komputer tablet, game console dan smartphone.

Ada baiknya kita menjadi lebih perhatian terhadap pemberitaan ini, saya sendiri pun teringat akan anak dan keponakan yang masih berada di bangku SD. Penyebab cedera dikarenakan posisi badan yang salah sewaktu menggunakan komputer dan perangkat digital lainnya dan berlangsung secara terus-menerus menyebabkan cedera yang berkepanjangan dan terus diderita untuk waktu yang lama.

Duduk untuk waktu yang lama dalam posisi yang tidak alami bagi badan kita dapat membuat tegang otot-otot pada tangan, pergelangan tangan, punggung, dan mata. Kejadian yang berulang-ulang maka akan menyebabkan rasa sakit dan cedera yang disebut cedera stres yang berulang. Berikut adalah beberapa tips dan saran terkait kebiasaan dalam memakai komputer.

1.    Mengatur Posisi Duduk Yang Tepat
Posisi duduk yang tepat adalah menempatkan bagian tubuh bawah yang tertempel pada kursi membentuk sebuah persegi pada bagian tengah kursi. Kaki harus menekuk pada lutut dan telapak kaki harus menyentuh lantai.  Bagi anak-anak, hal ini mungkin sulit karena kaki mereka tidak cukup panjang untuk sampai ke lantai atau kondisi kursi yang tinggi, untuk itu gunakan sandaran kaki dengan menempatkan penyangga kaki yang dapat menjangkau telapak kaki sehingga menjadi tempat kaki untuk berpijak, intinya kaki tidak boleh dibiarkan menggantung.
Saat duduk usahakan punggung menyentuh belakang kursi, usahakan posisi tersebut tetap terjaga selama duduk. Cobalah untuk tidak membungkuk atau bersandar di atas keyboard saat  mengetik. Sebuah kursi yang memiliki dukungan punggung bawah akan lebih baik membantu mencapai posisi ini.

2.    Posisi saat mengetik
Saat mengetik posisi yang bagus adalah kedua siku tangan membentuk sudut 90 derajat ( membentuk huruf L ). Pergelangan tangan Anda harus lurus, tidak miring ke atas atau ke bawah sehingga jari-jari menempel secara rileks pada tombol keyboard. Dan jika posisi jari pada keyboard terasa tegang atau sedikit berat  maka bergerak lebih dekat atau atur posisi keyboard pada posisi yang pas.
Usahakan menjaga agar posisi jari-jari dan pergelangan tangan sejajar dengan lengan bawah (bagian bawah lengan).  Gerakan memutar pada pergelangan tangan dapat membantu menjaga kita tetap pada posisi yang tepat. Jika pergelangan tangan Anda mulai sakit, atau Anda terbangun di malam hari dengan nyeri pergelangan tangan, Anda mungkin akan mendapatkan cedera berlebihan (ini juga disebut carpal tunnel syndrome). Jika Anda mengalami rasa sakit seperti ini, beritahukan kepada orang tua sehingga mungkin perlu untuk mengecek ke dokter.

3.    Pemakaian Mouse
Pemakaian mouse dianggap kurang bagus karena pemakaian mouse lebih mengandalkan satu jari saja, disarankan untuk menggunakan trackball yang bisa gerakan menggunakan beberapa jari saja. Apa lagi saat ini sudah hadir teknologi layar sentuh yang bisa dipakai dengan menggunakan jari-jari kita.

4.    Posisi Mata dari layar monitor
Jarak posisi mata yang ideal dari layar komputer adalah 45cm sampai 50cm. Posisi kemiringan antara mata dan monitor diatur dengan memastikan posisi bagian atas monitor lurus atau sama tinggi dengan dahi kita.

5.    Beristirahatlah sejenak atau sesaat.
Jangan terlalu lama sibuk dengan komputer samapi  lupa untuk pergi ke kamar mandi! Kalau pun tidak harus ke kamar mandi pastikan untuk beristirahat sejenak.
Bagi anak-anak sebaiknya beristirahat dahulu setiap 30 menit duduk di depan komputer. Sewaktu beristirahat, lakukan beberapa aktivitas untuk mengistirahatkan tubuh anda,  mulai dengan mata Anda, fokus pada sesuatu yang jauh dengan melihat keluar jendela. Hal ini memberikan mata Anda istirahat dari semua yang berfokus pada monitor komputer.
Cobalah untuk menggerakkan otot-otot Anda, berjalan-jalan, atau menari di depan cermin. Dokter menyarankan hanya 1 sampai 2 jam waktu depan layar per hari,  baik itu layar TV, komputer, dan permainan komputer.

Demikian, kenyamanan dalam menggunakan komputer membuat kita lebih maksimal dalam memanfaatkan teknologi tersebut, percuma teknologi canggih tapi malah menyusahkan kita. Tanamkan pada diri anda bahwa menggunakan komputer bukanlah satu-satunyta  kegiatan yang dapat Anda lakukan untuk mengisi waktu luang.

Sumber: kidshealth.org , www.telegraph.co.uk