Permasalahan yang paling sering dihadapi saat berbagi koneksi internet dalam sebuah rumah dan antara rumah yang satu dengan rumah-rumah lain di sekitarnya via koneksi wifi adalah

Mengatasi Masalah Saat Berbagi Koneksi Wifi Antar RumahPertama,

Rendahnya kualitas sinyal yang ditangkap oleh wifi klien.

Kedua,

Jenis peralatan yang digunakan untuk membagi sinyal yang sering salah pakai.

Ketiga,

Konfigurasi, topologi dan settingan wifi yang kurang optimal.

Saya akan mencoba untuk mengulas dan membahas seperti apa solusi yang mesti dilakukan untuk mengatasi persoalan yang dihadapi satu demi satu.

Rendahnya kualitas sinyal

Kualitas sinyal yang kurang bagus disebabkan oleh beberapa faktor antara lain:

  • Faktor jarak antara pengirim dan penerima

Semakin jauh jarak antara pengirim dan penerima maka semakin kecil sinyal wifi yang bisa ditangkap oleh penerima atau wifi klien.

Faktor jarak memang sudah menjadi hal yang sulit untuk diatasi namun biasanya langkah yang dilakukan adalah dengan menambah daya atau kekuatan sinyal yang dikirimkan dari sisi pengirim.

Cara menambah daya kekuatan sebuah wifi adalah dengan mengganti antenna wifi berdaya besar dan menambahkan Amplifier.

Mengganti antenna sebuah wifi harus dengan memastikan bahwa perangkat tersebut support untuk penggantian antenna.

Selain dengan mengganti antenna cara lain yang bisa dilakukan untuk mengatasi faktor jarak adalah dengan menempatkan penguat atau repeater sinyal yang dikenal dengan Wifi range extender.

Fungsi wifi range extender adalah untuk menangkap sinyal dari wifi AP router, sinyal tersebut dikuatkan kemudian disebarkan kembali ke wifi klien.

  • Faktor LoS atau Line Of Sight

LoS adalah kondisi di mana antara wifi klien dan Wifi Access Point Router, semakin banyak dan semakin padat material penghalang antara Wifi AP dan Wifi klien maka semakin banyak sinyal wifi yang hilang ketika sampai di sisi klien.

Line of Sight adalah kondisi yang paling sulit untuk diatasi, namun cara yang paling efektif untuk mengatasi masalah LoS adalah dengan menggunakan wifi range Extender.

Klik di sini untuk mengetahui tentang wifi extender.

Jenis peralatan yang digunakan untuk membagi sinyal yang sering salah pakai

Sering kita salah membeli peralatan atau perangkat wifi yang kita pakai tapi tidak sesuai dengan yang kita butuhkan. Untuk peralatan, yang harus kita lakukan adalah memastikan bahwa peralatan tersebut benar-benar kita perlukan sesuai dengan yang kita butuhkan.

Misal wifi router dan wifi Access point, keduanya punya perbedaan, jika kita menggunakan wifi Access point maka perangkat wifi tersebut hanya bisa berfungsi sebagai pembagi sinyal saja. Sedangkan wifi AP router bisa berfungsi sebagai router dan juga sebagai pembagi sinyal.

Cek di link ini untuk mengetahui jenis perangkat apa saja yang biasa dipakai pada jaringan wireless atau wifi LAN.

Selain itu kesalahan lain yang sering dilakukan adalah kesalahan dalam menentukan frequency perangkat wifi, kita biasanya termakan promosi diskon yang diberikan penjual tanpa melihat spesifikasi produk yang digunakan.

Misalnya wifi klien yang banyak dipakai menggunakan freq 2.4GHz wifi Acess pointnya haruslah 2.4 GHz, tetapi karena terlena dengan promo diskon yang diberikan maka kita lalu membeli Wifi Access Point yang menggunakan frequency 5 GHz.

Cek di link ini untuk mengetahui beda antara wifi 2.4 GHz dengan 5GHz.

Konfigurasi, topologi dan settingan wifi yang kurang optimal

Konfigurasi, topologi dan settingan wifi merupakan faktor penentu kehandalan jaringan wifi yang kita bangun.

Konfigurasi yang mesti kita atur haruslah berpegang pada topologi jaringan wifi yang biasa digunakan.

Sedangkan settingan yang biasa kita atur adalah seperti SSID, Key Security dan juga user password.

Untuk mengetahui lebih jauh tentang konfigurasi dan topologi cek link ini.

Sedangkan untuk mengetahui settingan apa yang mesti diatur saat bangun jaringan wifi cek di sini.