Problem open port ibarat musuh dalam selimut, jarang terpikirkan atau dianggap tapi amat sangat menghambat. Pekerjaan instalasi bisa berhari-hari tertunda hanya karena hal kecil yang terlewatkan dalam rencana kerja. Dalam jaringan komputer yang besar dengan kondisi jaringan super sibuk dan super luas, masalah open port tidak hanya sekedar masalah keamanan saja tapi juga merupakan salah satu faktor penentu kualitas sebuah jaringan komputer.
Mengetahui dan memastikan bahwa port sudah terbuka atau belum adalah bagian yang gampang-gampang susah, UDP port adalah yang paling sulit.
Berikut adalah fakta-fakta yang mesti diketahui dalam melakukan pengecekan port TCP dan UDP.

1.    TCP port
TCP port adalah port yang paling mudah untuk dicek apakah sudah open atau belum. Perintah telnet dari command prompt dilakukan dengan format: telnet [ip address atau nama komputer tujuan] [ nomor port TCP ]. Jika muncul layar kosong maka port tujuan sudah terbuka, namun jika yang tampil adalah connecting status maka port tujuan belum dibuka. Semua port TCP bisa dicek dengan menggunakan perintah telnet

2.     UDP port
UDP port tidak bisa dicek dengan menggunakan perintah telnet, karena telnet adalah protocol TCP. Untuk mengetahui open port UDP adalah dengan menjalankan aplikasi model client server, seperti TFTP. Namun aplikasi TFTP hanya terbatas pada satu port saja. Memastikan port UDP sudah open atau belum adalah perkara lama yang sampai saat ini masih susah dipecahkan, hal ini terutama disebabkan oleh karakter dasar dari protocol UDP yang sifatnya connectionless, di mana ketika terjadi sambungan via port UDP maka komputer tujuan tidak akan memberikan respon atau pemberitahuan kepada komputer pengirim bahwa data yang dikirim sudah diterima atau sudah sampai. Memastikan open port UDP adalah dengan menjalankan aplikasi dan memastikan firewall di komputer pengirim dan tujuan sudah memberikan ijin lewat kepada data tersebut.

3.    Open Port dan Ping
Sering kita jumpai salah pengertian tentang ping dan open port. Ketika ping ke komputer tujuan berhasil, ditandai dengan reply, maka ada anggapan bahwa open port pun sudah pasti terbuka. Faktanya adalah ping menggunakan protocol ICMP yang portnya berbeda dengan port aplikasi yang akan dicek kondisi open portnya.

4.    Kondisi Komputer Tujuan
Ketika administrator jaringan sudah menyatakan dengan yakin bahwa open port sudah terbuka namun ketika dites masih belum berhasil maka yang harus dicek adalah kondisi dari komputer tujuan. Kondisi pada komputer tujuan biasanya belum siap untuk melakukan koneksi, pastikan aplikasi yang digunakan sudah running. Biasanya pada windows OS, yang harus dicek adalah pada services, cek apakah services atau enginee dari aplikasi tersebut sudah started atau stop.
Open port sering dikambinghitamkan dengan kondisi ini, langkah awal yang mesti dilakukan adalah memastikan komputer tujuan sudah siap untuk melakukan koneksi, cek pada services untuk memastikan hal tersebut.  Pada port TCP, bukan telnet service yang mesti diaktifkan tetapi services dari aplikasi tersebut, misalnya service MSSQL untuk aplikasi SQL dan sebagainya.

5.    Wewenang siapa Open Port itu ?
Dalam jaringan komputer yang berada dalam LAN yang sama, open port tergantung dari masing-masing komputer, biasanya firewall dari OS yang diatur untuk kebutuhan open port. Untuk keneksi antar LAN, open port diatur oleh atau disetting oleh administrator jaringan, biasanya diatur dengan menggunakan router lewat access control list atau menggunakan sebuah firewall system (software dan hardware khusus).

6.    By Default Semua Port tertutup.

Kondisi ideal dari sebuah jaringan yang baik adalah semua port untuk koneksi antar LAN haruslah tertutup, hal ini dimaksud untuk meningkatkan keamanan jaringan. Open port sebaiknya dilakukan atas permintaan saja dan hanya dibukakan bagi port-port yang memang dibutuhkan, port lainnya yang tidak perlu, harus ditutup. Untuk itu setiap admin dari LAN haruslah membuat rencana untuk menentukan apa saja yang menjadi kebutuhan dari aplikasi terhadap port yang mesti dibuka dan komputer mana saja yang memperoleh hak istimewa tersebut.