Sudah 3 moda transportasi saya gunakan untuk mengantar saya dari Bekasi ke kawasan Sudirman-Thamrin Jakarta. Sudah pernah coba naik motor, naik mobil dan naik kereta; Dari ketiganya yang terbaik adalah naik Kereta Api KRL Commuter Line.naik-kereta-atau-naik-motor-mana-yang-lebih-untung

Dalam artikel ini saya akan membahas kelebihan dan kekurangan antara naik KRL dibandingkan dengan naik sepeda motor. Untuk mobil tidak perlu dibahas karena lebih banyak kurangnya dibandingkan dengan dua moda transportasi lain.

Apa kelebihan dan kekurangan antara naik KRL dibanding naik motor:

1. Waktu tempuh lebih singkat.

Dalam perjalanan dari Bekasi ke Halte Tosari di Sudirman naik KRL, waktu tempuhnya adalah 60 sampai 70 menit, sudah termasuk transit di St Manggarai untuk berganti kereta dan dengan catatan tidak terjadi gangguan.

Rincian waktu tempuhnya adalah sebagai berikut:

– Dari rumah ke stasiun Bekasi 20 menit naik motor
– Dari stasiun Bekasi ke St Manggarai memakan waktu 35 menit
– Dari Stasiun Manggarai ke St Sudirman adalah 5 menit
– Jalan kaki dari stasiun ke halte Tosari 3 Menit.

Sedangkan jika naik motor ( motor matik vario 125 cc terbaru) dari rumah, waktu tempuh adalah sekitar 60-70 menit dengan kondisi jalan adalah ramai lancar, jarak tempuh dari rute yang dilewati adalah 30 Km.

Kecepatan maksimum yang bisa dicapai adalah 90 Km/jam sedangkan kecepatan minimum adalah 0 Km/jam atau berhenti total karena lampu lalulintas.

2. Biaya yang dikeluarkan

Naik kereta KRL biaya yang dikeluarkan adalah sebagai berikut:
– Biaya parkir di dekat St Bekasi : Rp 5000
– Tarip KRL sekali jalan: Rp 3000, bolak balik 6000

Total biaya perjalanan pulang pergi dengan KRL adalah 11 ribu.

Kalau naik motor untuk perjalanan pulang pergi sejauh 60 Km adalah membutuhkan kurang lebih 1,5 L Pertamax, seharga 11 ribu rupiah.

3. Tingkat Kenyamanan

Naik kereta KRL lebih nyaman dibandingkan dengan naik motor, kalau kondisi penumpang tidak padat maka cukup nyaman berlama-lama di dalam kereta apalagi AC di kereta cukup dingin. Kalau dapat duduk kita bisa tidur juga.

Kalau naik motor jangan harap bisa tidur atau dingin, naik motor butuh konsentrasi dan harus siap-siap kepanasan kena sinar matahari sepanjang jalan.

4. Resiko yang mesti dihadapi

Naik kereta KRL resiko terbesarnya adalah:
– Perjalanan bisa sangat lama kalau terjadi gangguan
– Kehilangan barang berharga seperti hape dan dompet
– Kaki pegal-pegal karena lama berdiri dan berdesak-desakan

Kalau naik motor resikonya adalah:
– Kecelakan atau tertabrak
– Motor pecah ban di jalan
– Naik motor lebih┬ápegal dari naik kereta
– Kalau hujan mesti menepi sehingga waktu tempuh jadi┬álebih lama.

Semoga berguna