Menyelesaikan soal pecahan dengan bentuk pertanyaan nilai atau hasil bagi pecahan yang terbesar dan yang terkecil sangatlah mudah, kita bisa melakukannya dengan cepat dan akurat tanpa harus menghitung nilainya.

Tips menyelesaikannya adalah sebagai berikut:

1#. Urutan pecahan berikut:  1/14, 4/14, 8/14, 10/14  mana yang nilainya terbesar dan terkecil, serta urutkan.

 Jika ada soal seperti ini maka yang harus diperhatikan dengan teliti adalah pada bagian penyebut, penyebut adalah angka yang terletak dibagian bawah dari sebuah pecahan. Pembilang adalah angka yang terletak dibagian atasnya.

Nah, Jika dalam sebuah kelompok pecahan penyebutnya sama maka yang harus kita ingat selalu adalah nilai masing-masing pecahan tersebut ditentukan oleh nilai atau angka dari pembilangnya.

Ketentuannya sebagai berikut:

  • Semakin besar selisih antara nilai pembilang dan nilai penyebut maka nilai pecahan tersebut semakin kecil
  • Sebaliknya, jika semakin kecil selisih antara nilai pembilang dan nilai penyebut maka nilai pecahan tersebut semakin besar
  • Jika nilai pembilang dan penyebut sama maka pecahan akan bernilai 1.

Pada soal ini nilai pembilang dari yang terkecil adalah 1, 4, 8, 10 … Karena nilai penyebutnya sama pada semua pecahan maka kita cukup mengecek nilai pembilangnya saja.

Sehingga nilai pecahan dari yang terkecil hingga yang terbesar bisa kita tentukan sbb ; 1/14, 4/14, 8/14, 10/14.

#2. Perhatikan pecahan berikut: 2/3, 3/7, 5/6, 11/13 Urutan pecahan dari yang terkecil hingga yang terbesar adalah…..

Jika ketemu soal seperti ini maka yang mesti kita perhatikan adalah

  1. Pertama, selisih antara pembilang dan penyebut, semakin besar selisih antara penyebut dan pembilang maka semakin kecil nilai pecahan itu. Pada soal ini kita cek yang memiliki selisih terbesar adalah 3/7
  2. Yang kedua adalah memisahkan pecahan yang terdiri dari angka satuan, belasan, puluhan, ratusan dan ribuan.

Untuk diketahui bahwa pecahan yang terdiri atas angka satuan meskipun selisihnya CUMA 1 sekalipun, tapi nilai pecahannya masih lebih kecil dibanding dengan pecahan yang terdiri atas angka belasan, puluhan, ratusan dan ribuan. 

Misalnya, 11/13; meski selisihnya 2 tapi nilainya lebih besar dari pecahan 5/6.

Jadi semakin besar angka yang terdapat pada pembilang dan penyebut maka kemungkinan besar nilai pecahan tersebut akan semakin besar meskipun selisih angkanya juga besar. Contoh 1/9 dan 11/19 meski selisihnya adalah 8 tapi nilai kedua pecahan tersebut sangat besar bedanya; 1/9 = 0.11 sedangkan 11/19 = 0.57.

  • Memperkirakan nilai sebuah pecahan tanpa menghitungnya secara detail.

Caranya mudah, cukup dengan melihat keterkaitan antara nilai pembilang dan penyebut. Maksudnya begini, kita cek apakah nilai pembilang merupakan setengah dari penyebut atau ¼ nya atau ¾ nya?

Misalnya 11/13;

– Pada pecahan ini,  angka11 merupakan lebih dari setengah angka 13, jadi kesimpulan sementara yang kita dapat dari fakta ini adalah nilai dari 11/13 pasti lebih dari 0.5.

– Selanjutnya kita pastikan bahwa 11 pun lebih dari  ¾ dari 13, caranya dengan menjumlahkan setengah angka 13 dengan ¼ dari 13. Seperti ini = 6.5 + 3.25 = 9.75 jadi nilai 11/13 sudah pasti lebih dari 0.75.

Pada soal ini bisa kita simpulkan bahwa nilai pecahan yang paling kecil adalah  3/7, 2/3, 5/6 dan yang terbesar nilainya adalah 11/13.

Ini cara yang menurut saya cukup akurat dan cepat untuk menghemat waktu kita saat mengerjakan ulangan atau ujian.

Semoga berguna