Tidak banyak orang tahu bagaimana George S Patton, salah satu jenderal besar, ahli stategi militer brilian, menutup usianya. Secara ironis Jenderal Patton yang terkenal itu, meninggal akibat kecelakaan mobil yang terjadi beberapa bulan setelah Amerika Serikat dan sekutunya menang dalam Perang Dunia Kedua.

Meski kecelakaan yang terjadi pada 9 Desember 1945 itu tidak langsung membunuhnya namun peristiwa itu dianggap sebagai kejadian memalukan dalam sejarah militer Amerika Serikat.
Jenderal besar itu akhirnya menghembuskan nafas terakhir pada tanggal 21 Desember 1945.

Tidak imbangnya penyebab kematian dengan reputasi jenderal sekaliber Patton, melahirkan berbagai rumor setengah provokatif yang berujung pada isu bahwa penyebab utama kematian sang jenderal adalah akibat dari sebuah konspirasi.

Bebarapa isu yang paling menarik perhatian adalah;

Pertama, penyebab kematian sang jendral adalah karena dia dibunuh oleh orang Rusia.

Kedua, Patton sengaja disingkirkan oleh orang-orang yang tidak suka akan kritikannya terhadap jalannya perang.

Ketiga, adalah kaitannya dengan persaingannya dengan Jenderal Eisenhower untuk memperebutkan kursi kepresidenan.

Keempat, Patton diduga memiliki sebuah benda mistis berupa tombak, peninggalan jaman Romawi yang dipercaya bisa memberikan kekuatan kepada pemiliknya untuk menguasai seluruh dunia.

Tidak banyak informasi yang diketahui dari kecelekaan itu, seperti bagaimana persis kejadiannya, mengapa hanya Patton sendiri yang cedera sedangkan sopir dan stafnya sama sekali tidak mengalami cedera serta ditambah dengan simpang siurnya kronologis kecelakaan yang begitu ditutup-tutupi.

Di balik semua rumor, jelas Patton adalah jenderal yang brilian ahli strategi nomor satu, tercatat bahwa Patton adalah satu-satunya komandan perang dalam sejarah militer manapun, mampu mengusir musuh dalam cakupan wilayah yang luas dalam waktu yang paling singkat.

Namun yang disayangkan adalah meninggalnya jenderal sekelas Geoge S Patton yang tanpa penjelasan terbuka, penuh misteri dan kemudian membangkitkan tanda tanya besar, mengapa negara sekelas Amerika Serikat begitu mudahnya kehilangan seorang tokoh besar mereka?

Sampai dengan saat ini kebenaran dari rumor-rumor di atas belum terjawab, akankah suatu saat nanti ditemukannya dokumen atau apapun yang bisa mengungkap misteri ini?