Kabel UTP adalah kabel tembaga yang terdiri atas 8 buah kabel kecil di mana tiap-tiap dua kabel  atau sepasang kabel-kabel kecil tersebut dijadikan satu dengan cara saling melintir satu dengan lainnya, ke 4 pasang kabel yang tiap-tiap pasangnya saling melintir tersebut saling melintir lagi di antara keempatnya. Inilah alasan utama mengapa kabel data jenis ini disebut dengan istilah Unshielded Twisted-Pair atau Kabel Twisted Pair, ya! Karena saling melintir satu sama lain.

Apa tujuan dilakukannya twisting atau pelintiran pada kabel UTP?
Tujuan dilakukannya twisting atau pelintiran pada kabel UTP adalah untuk mengurangi interfensi yang terjadi pada kabel-kabel kecil tersebut ketika sedang dialiri arus listrik untuk menghasilkan sinyal electromagnet. Interferensi atau crosstalk pada kabel UTP terjadi karena pengaruh atau interferensi dari luar juga. Itulah sebabnya kenapa kabel UTP tidak boleh diinstall berdekatan dengan kabel beraliran listrik yang menghasilkanmedan elektromaknet.

Apakah ada cara lain yang dilakukan untuk mencegah interferensi atau gangguan pada sinyal elektromaknet pada kabel UTP?
Cara lain yang dilakukan adalah dengan memasang pita logam untuk membungkus kabel-kebel tersebut agar mengurangi pengaruh dari interfensi pada kabel. Twisted-pair kabel jenis ini dikenal sebagai Shielded Twisted-pair atau STP.

Apakah pengaruh interferensi terhadap sinyal electromagnet pada kabel UTP?
Pengaruhnya adalah sinyal yang terkirim bentuk atau polanya tidak akan sama dengan bentuk sinyal ketika pertama kali sinyal tersebut dipancarkan oleh pengirimnya. Dan karena bentuknya yang sudah berudah tersebut maka si penerima tidak bisa lagi mengenali dan mengartikan pesan terkirim melalui sinyal tersebut sehingga data yang terkirim tidak bisa diproses dan sampai kepada penggunanya.

Apakah arti dari standar kabel UTP yang ada saat itu?
Kabel data jenis Twistedpair atau juga yang bisa disebut dengan kabel Ethernet memiliki beberapa deskripsi yang mesti diketahui. Ada tiga jenis kabel UTP berdasarkan sinyal electromagnet yang dipacarkan yaitu 10BaseT, 100BaseTX, 1000BaseTX.

Berikut adalah penjesalan singkat terkait dengan 10BaseT, 100BaseTX, 1000BaseTX:
Kabel Ethernet menggunakan kode yang sesuai dengan format ini:  N <Signaling> X.
Di mana:
a.    N menyatakan tingkatan atau kuat sinyal yang dipancarkan, dalam satuan megabit.
b.    Signaling adalah jenis atau metode sinyal yang digunakan, menggunakan baseband atau broadband
c.    X adalah identitas yang dipakai untuk menandai keunikan dari sebuah kabel Ethernet, misalnya T untuk diartikan sebagai Twisted-pair dan X menandai spesifikasi tertentu dari kabel tersebut.
d.    Sebuah kabel UTP dengan deskripsi atau spek seperti ini 100BaseTx berarti kabel tersebut adalah kabel data jenis UTP dengan menggunakan 4 buah kabel atau dua pasang kebel-kabel kecil dengan kecepatan atau kekuatan sinyal sebesar 100Megabit, menggunakan system sinyal baseband.

Apa saja jenis-jenis kabel UTP dan kemampuannya?
1.    Category 1 atau Cat 1
Cat 1 adalah kabel UTP yang terdiri atau dua pasang atau 4 kabel. Kabel ini hanya digunakan untuk mengirimkan sinyal telepon dan tidak dipakai untuk mengirimkan data. Cat 1adalah kabel UTP tertua atau generasi pertama. UTP cat1 biasanya dipakai untuk kabel telepon, Public Switched Telephone Network atau PSTN. Menggunakan sinyal electromagnet dengan frequency maksimum 1MHz.

2.    Category 2 atau Cat 2
Cat 2 menggunakan 4 pasang kabel atau 8 buah kabel, bisa dilewati sinyal dengan kecepatan 4Mbps pada  frequency 10MHz. Saat ini kabel Cat 2 sudah tidak dipakai lagi.

3.    Category 3 atau Cat 3
Cat 3 menggunakan delapan kabel, Cat 3 dapat men-transmisi hingga 16MHz dengan kecepatan 10Mbps. Cat 3 sangat  populer di pertengahan 1980-an tapi saat ini hanya terbatas dipakai pada  perangkat telekomunikasi dan tidak lagi dipakai untuk data.

4.    Category 4 atau Cat 4
Cat 4 menggunakan 4 pasang kabel atau 8 buah kabel, bisa dilewati sinyal 4Mbps pada  frequency 20MHz. Saat ini kabel Cat 2 sudah tidak dipakai lagi.

5.    Category 5 dan Category 5e atau Cat 5 dan Cat 5e
Cat 5 dan Cat 5e  menggunakan 4 pasang kabel atau 8 buah kabel, keduanya menggunakan frequency 100MHz. Cat 5e merupakan perbaikan dari Cat 5 dengan kemampuan atau kecepatan mencapai Gigabit. Saat ini pemakaian kabel data UTP dimulai dari Cat 5e dan generasi setelah Cat 5e, seperti Cat6.

6.    Category 6 dan Category 6a
Cat 6 dan Cat 6 a menggunakan 4 pasang kabel atau 8 buah kabel. Cat 6 menggunakan frekuensi 250MHz dengan kode spek Cat 6 10GBaseT. Cat 6a menggunakan frekuensi 500MHz dengan kecepatan 10Gb namun dengan jarak mencapai 100 meter.
Mengapa kabel UTP begitu digemari atau popular?

Berikut alasannya mengapa kabel UTP begitu banyak dipakai:
a. Lebih murah daripada jenis kabel lainnya.
c.    Mudah untuk dipasang.
d.    Kecepatan transfer yang ditawarkan sduah cukup tinggi dibanding kabel lain yang terbuat dari tembaga.

Semoga berguna.
Sumber gambar: https://www.flickr.com/photos/declanjewell/2101593274/