Media penghantar yang dipakai sebagai penghubung antar komputer pada dasarnya terdiri atas dua jenis yaitu kabel dan tanpa kabel. Meskipun kedua media tersebut sama-sama berperan sebagai penyambung antara komputer satu dengan lainnya namun terdapat perbedaan yang  mendasar di antara keduanya.

Jika selama ini kita sudah terbiasa dengan kabel maka sebelum melakukan instalasi jaringan wireless haruslah dipahami terlebih dahulu perbedaan dasar antara kedua jenis media penghubung tersebut, kabel vs wireless, sehingga dalam proses instalasinya tidak menimbulkan kebingungan.

1.    Jenis material yang digunakan.
Pada jaringan kabel, jenis kabel yang digunakan adalah kabel Twisted Pair ( UTP dan STP), kabel fiber optic dan kabel coaxial.

Pada jaringan tanpa kabel media kabel digantikan oleh gelombang electromagnet yang berperan sebagai penghantar atau media fisik. Perbedaan frequency dari gelombang electromagnet yang digunakan menyebabkan jaringan wireless terbagi menjadi bebagai jenis, seperti WiFi, GSM, VSAT dan sebagainya.

Jadi pada dasarnya, jaringan wireless tetap  menggunakan gelombang electromagnet sebagai pengganti kabel namun frequency dan protocol yang digunakan berbeda-beda. Pembagian ini didasarkan pada frequency dari gelombang electro yang digunakan.

2.    Topologi jaringan
Topologi adalah susunan atau struktur dalam sebuah jaringan komputer, pada jaringan kabel terdapat beberapa jenis topologi seperti Topologi Ring, Star, Bus dan Mesh.

Struktur atau topologi pada jaringan Wireless (WiFi) adalah Adhoc  dan Infrastructure. Pada jaringan wireless yang luas dan melibatkan banyak klien biasanya diterapkan topologi mesh pada jaringan tersebut.

3.    Perangkat Jaringan
Salah satu jenis jaringan wireless yang banyak dipakai pada koneksi LAN adalah jaringan Wireless Fidelity atau WiFi. Perangkat jaringan yang dibutuhkan untuk instalasi Wifi adalah Wifi Adapter dan Wifi Access Point.

WiFi Adapater adalah perangkat yang terpasang pada sisi klien sedang wifi access point adalah perangkat yang berpesang sebagai terminal penghubung bagi wifi klien.
Sedangkan pada jaringan kabel untuk koneksi LAN dibutuhkan perangkat seperti Network interface Card, media kabel dan Switch atau hub.

Berikut adalah beberapa fakta terkait proses instalasi jaringan wireless dan jaringan kabel, pada perbandingan ini jaringan wireless yang dibahas adalah jaringan WiFi:

a.    Instalasi jaringan Wireless lebih mudah dibanding jaringan kabel.
Proses pengerjaan jaringan wireless tidak banyak menggunakan tenaga fisik, bandingkan dengan jaringan kabel yang membutuhkan instalasi kabel yang butuh energy fisik lebih.

b.    Instalasi Jaringan wireless lebih hemat waktu
Proses instalasi jaringan wifi sangat singkat, tinggal konfigur parameter di Access point, pasang dan install network atau wifi card di komputer klien, selesai.

c.    Penempatan perangkat sangat fleksibel
Penempatan perangkat network seperti Wifi Access Point sangat fleksibel dan bisa berubah-ubah setiap saat tanpa terkendala pengkabelan seperti pada jaringan kabel di mana posisi switch atau hub harus bergantung pada posisi jalur kabel yang sudah terpasang. 

Bagaimana jika terjadi perubahan denah ruangan pada rumah atau kantor?
Jika terjadi perubahan pada struktur ruangan kantor atau rumah maka proses pengerjaan pada jaringan kabel sama saja dengan instalasi ulang.

Pada jaringan tanpa kabel prosesnya begitu mudah, tinggal memindahkan letak  access point sesuai ke posisi yang sesuai dengan layout yang tepat.

d.    Bersih
Pada jaringan tanpa kabel proses intalasi sifatnya tidak mengotori dinding, berbeda dengan instalasi jaringan kabel yang harus mengotori atau menodai dinding untuk pemasangan kabel.

e.    Murah
Instalasi jaringan wireless jauh lebih murah dibanding instalasi jaringan kabel. Perangkat yang diperlukan hargnya murah, begitu juga peralatan yang digunakan. Instalasi wireless tidak butuh crimping dan kabel tester, hanya butuh 1 komputer dengan koneksi LAN via kabel untuk konfigurasi Access Point. 

Jadi instalasi jaringan wireless sangat mudah dilakukan, fleksibel untuk dipindahkan atau diubah-ubah, dan biaya instalasinya lebih murah dibanding dengan jaringan kabel.