Topik tentang broadcast dan collision domain sepertinya adalah topik dasar di mana pada setiap ujian CCNA selalu ditanyakan. Pertanyaannya memang tidak sulit untuk dijawab namun jika tidak berhati-hati dan tidak paham tentang broadcast dan collision maka bisa-bisa waktu atau nilai kita bisa berkurang hanya karena pertanyaan yang tidak begitu sulit ini. Untuk menjawab pertanyaan bertopik broadcast dan collision maka pada posting ini saya akan memberikan sedikit tips dan juga panduan berupa penjelasan tentang apa itu broadcast dan collision.

Dalam ujian CCNA biasanya diperlihatkan sebuah topologi yang melukiskan tentang koneksi antara host dan perangkat jaringan, kemudian ditanyakan mengenai berapa jumlah broadcast domain dan juga collision domain yang ada pada  topologi tersebut.

Berikut adalah dasar-dasar teori akan memberikan penjelasan bagi kita sehingga bisa dijadikan panduan dalam menjawab soal-soal tersebut.

1.    Broadcast dalam dunia networking terjadi ketika sebuah komputer yang berada pada satu LAN yang sama, mengirimkan pesan ke semua komputer atau host yang ada pada LAN. Broadcast bisa terjadi pada layer 2 dan layer 3.

2.    Broadcast domain merupakan kumpulan komputer dan perangkat jaringan yang berada dalam sebuah segment LAN yang bisa mendengar atau menerima pesan broadcast yang dikirimkan oleh perangkat-perangkat yang ada pada segment LAN tersebut.

3.    Collision adalah dipakai untuk menyatakan situasi dimana ketika terjadi tabrakan pada saat proses pengiriman data berlansung, akibat dari peristiwa tabrakan atau collision adalah data  tersebut akan di-drop atau tidak terkirim ke tujuan.

4.    Collision domain adalah istilah yang menggambarkan situasi di mana pada sebuah segment jaringan ketika dua buah komputer secara bersamaan mengirimkan data dan menyebabkan terjadinya tabrakan, tabrakan yang terjadi menyebabkan dilakukannya pengiriman kembali, proses pengiriman ulang ini harus diatur sedemikian rupa dan berlaku kepada semua perangkat yang ada pada segment yang sama dan tidak berlaku hanya kepada 2 perangkat yang bermasalah saja, jadi semua perangkat yang berada pada situasi ini di mana mereka terkena efek dari tabrakan tersebut maka mereka berada dalam collision domain yang sama.

5.    HUB.
Semua perangkat yang terhubung dengan hub berada pada Collision domain yang sama. Semakin kecil jumlah collision domain maka semakin buruk efek yang disebabkannya bagi kehandalan sebuah jaringan. Pada hub terdapat satu collision domain namun cakupan atau efek dari collision domain  sangat luas yaitu meliputi semua perangkat yang terkoneksi pada tiap-tiap port dari hub tersebut. Untuk broadcast domain, semua perangkat yang terhubung dengan HUB berada pada broadcast domain yang sama atau dengan kata lain pada hub hanya terdapat satu broadcast domain.

Terkait soal-soal CCNA yang berhubungan dengan collision domain, yang mesti diperhatikan adalah mana koneksi ke HUB. Simbol HUB adalah seperti pada gambar di atas ialah perangkat yang sebelah kiri dengan satu anak panah yang dua ujungnya tajam. Berapapun banyaknya perangkat yang tersambung ke hub semuanya berada pada satu collision domain dan satu broadcast domain.

6.    Switch sebagai perangkat untuk mengurangi efek dari collision domain.
Setiap perangkat yang terhubung pada tiap-tiap port dari switch memiki satu collision domain atau satu tiap port switch berarti satu collision domain. Berbeda dengan hub, di mana semua port atau keseluruhan hub terdapat satu collision domain, pada switch satu port yang terkoneksi terdapat satu collision domain.  Jika terdapat sebuah switch dengan jumlah port 24 maka tidak serta merta collsion domainnya sebanyak 24 tapi harus dipastikan lagi berapa jumlah port yang terhubung atau terkoneksi dengan perangkat jaringan lainnya atau dengan komputer klien.

Jika yang terkoneksi cuma 10 port maka jumlah collision domainnya hanya 10. Pada switch jika terjadi collision atau tabrakan pada satu portnya maka efeknya tidak berdampak pada koneksi di port lainnya karena berbeda collision domainnya. Untuk broadcast, pada switch sama seperti pada hub terdiri atas satu broadcast domain. Sebagai kesimpulan bahwa pada satu segment LAN terdapat satu broadcast domain.

Dari contoh soal di atas terlihat bahwa switch adalah yang sebelah kanan, di mana simbolnya digambarkan dengan 4 anak  panah, dua mengarah ke kanan dan dua lagi ke kiri. Pada soal tidak dijelaskan berapa jumlah switch tapi hanya diberitahukan jumlah perangkat yang terkoneksi. Perangkat-perangkat yang terkoneksi adalah 5 buah komputer dan satu port ke router maka jumlah collision domainnya adalah 6 buah. 

7.    Router
Router adalah perangkat yang memiliki kemampuan untuk mencegah dan membatasi efek dari broadcast domain. Pada contoh soal di atas terlihat bahwa topologi tersebut terdiri atas dua buah LAN ( Sales dan production ) yang terhubung oleh router di tengah-tengahnya.
Karena router bisa mencegah efek dari broadcast maka pada topologi di atas terdiri atas dua buah broadcast domain yang dipisahkan oleh router. Broadcast domain tersebut masing-masing berada pada LAN sales dan production.  Jika tidak terdapat router maka hanya terdapat satu broadcast domain saja.

Jadi pada contoh soal ini terdapat 2 broadcast domain yaitu pada LAN Sales dan satu pada LAN production. Sedangkan collision domain-nya berjumlah 7 buah yaitu satu pada LAN sales ( ingat, karena terdapat sebuah hub saja) dan 6 buah collision domain pada LAN production, yaitu 5 pada port yang terkoneksi dengan PC dan satu port yang terkoneksi ke router.

Semoga berguna.