Sertifikasi CCNA sudah berganti versi menjadi CCNA 200-120 banyak perubahan dari sisi materi namun prosedur dan hal-hal di luar materi sertifikasi tidaklah banyak mengalami perubahan.
Berikut ini adalah pertanyaan sebagian besar calon atau peminat setifikasi Cisco ini terkait cara dan proses untuk mendapatkan setifikat CCNA. 

1.    Berapa biaya ujian sertifikasi CCNA ?
Biaya sertifikasi CCNA adalah sebesar USD $ 295, harga ini akan ditambah dengan biaya administrasi dari lembaga resmi yang ditunjuk oleh Cisco sebagai penyelenggara ujian sehingga total biayanya menjadi USD $325. Kalau kurs Rupiah – USD sebesar Rp. 12000 maka biaya ujian sebesar, Rp. 3,900,000.

2.     Berapa kali ujian yang mesti diikuti untuk mendapatkan sertifikasi CCNA
Untuk mendapatkan sertifikat CCNA bisa ditempuh dengan dua proses atau dua jalur:
a.    Dengan lulus ujian sertifikat  ICND-1 100-101 dan  ICND-2 200-101, kedua ujian ini harus lulus baru bisa dapat CCNA penuh.
b.    Dengan mengikuti dan lulus ujian sertifikasi CCNA 200-120, kalau lewat jalur CCNA 200-120, cuma satu kali ujian saja.

3.    Berapa nilai minimum yang harus dicapai untuk lulus ujian CCNA?
Nilai minimum yang harus dicapai adalah sebesar 825 dari total 1000 nilai.

4.    Berapa lama masa aktif sertifikasi CCNA? Bagaimana cara memperpanjangnya?
Masa aktif Sertifikasi adalah selama 3 tahun. Bagaimana cara memperpanjangnya ? Untuk memperpanjang masa aktif sertifikasi adalah dengan mengambil atau lulus ICND2 exam atau mengikuti ulang  ujian CCNA.

Cara lainnya adalah dengan lulus ujian sertifikasi cabang dari  sertifikasi CCNA seperti   CCNA wireless, CCNA security, CCNA voice, atau bisa juga dengan lulus sertifikasi CCDA exam, lulus sertifikasi  642 – XXX professional level  atau ujian Cisco Specialist  termasuk ujian  Sales Specialist, cara lainnya adalah dengan lulus ujian CCIE atau CCDE written exam.

5.    Berapa lama masa aktif ICND1 untuk Ujian ICND2?
Jika sudah mendapatkan atau lulus ICND1 maka kita diberi waktu selama 3 tahun untuk mengambil atau mengikuti ujian ICND2 agar bisa mendapatkan sertifikasi CCNA.

6.    Berapa banyak soal ujian yang mesti dikerjakan dan berapa waktu yang diberikan?
Soal yang mesti dikerjakan adalah sebanyak 50 soal dengan 3 soal di antaranya adalah soal simulasi atau praktek konfigur router dan switch.
Waktu yang diberikan adalah sebanyak 120 menit atau 2 Jam untuk negara yang bahasa resminya bukan bahasa Inggris dan 90 Menit untuk negara yang berbahasa Inggris.

7.    Seperti apa jenis soal yang ditanyakan dalam unjian CCNA.
Jenis soal yang ditanyakan terdiri atas
a.     Soal pilihan ganda; dalam soal ini kita disuruh memilih satu atau lebih dari satu  jawaban yang benar. Soal jenis ini mendominasi keseluruhan dari  ujian sertifikasi.
b.    Soal drap and drop; dalam soal ini kita disuruh untuk menempatkan jawaban pada tempat yang benar.
c.    Soal simulasi; Soal jenis ini kita disuruh untuk memperbaiki atau menambah konfigurasi pada router dan switch agar lalu linstas data pada jaringan berjalan sesuai dengan yang diistruksikan pada soal. Meski soal jenis ini sangat sedikit namun bobot penilaiannya begitu besar.

8.    Seperti apa soal jenis simulasi pada ujian CCNA itu?
Dalam soal simulasi kita akan diberikan soal berupa konfigurasi jaringan yang terdiri atas router, switch dan host, setiap komponen pada jaringan tersebut dihubungkan dengan simulator router atau switch yang membuat kita seolah-olah berhadapan langsung untuk melakukan konfigurasi terhadap switch dan router yang ada pada jaringan yang diberikan.

Selanjutnya kita akan diberikan instruksi untuk melakukan perubahan, bisa berupa perbaikan atau penambahan agar system yang ada bisa berfungsi sesuai dengan yang diperintahkan dalam soal tersebut.

9.    Dapatkah saya menuliskan perintah secara singkat , misalnya “conf t” yang lengkapnya “configure terminal”? Apakah saya akan mendapatkan tanda penuh untuk perintah singkat?
Dalam mengkonfigurasi router dan switch kita harus menuliskan perintah atau command secara lengkap dan tidak ada bantuan tanda Tanya (?)seperti pada saat kita menggunakan software simulator yang bisa kita gunakan untuk latihan.
Kita juga tidak bisa mengharapkan bantuan tombol tab untuk melengkapi command yang kita tulis. Jadi setiap perintah haruslah ditulis secara lengkap.

10.    Berapa besar pengaruh atau persentase nilai soal simulasi terhadap penilaian secara keseluruhan?
Nilai maksimal yang diberikan pada sebuah soal simulasi adalah 100 dan ada 3 atau 4 soal simulasi maka nilai total dari soal simulasi adalah sebesar 300 atau 400 nilai.

Jika total nilai keseluruhan adalah 1000 maka jika kita tidak mengerjakan sama sekali soal simulasi maka nilai yang bisa kita peroleh adalah hanya 700. Nilai 700 berarti kita tidak lulus atau gagal karena nilai minimum untuk lulus adalah 825.

11.    Berapa lama waktu yang diperlukan untuk menjawab soal-soal simulasi
Waktu yang diperlukan untuk menjawab 1 soal simulasi adalah 15 menit, usahakan jangan lebih dari 15 menit.
Saya pernah mengerjakan soal simulasi pertama dalam 25 menit tapi soal simulasi kedua saya kerjakan dalam waktu kurang dari 10 menit untuk  menutupi waktu yang terbuang pada soal simulasi pertama.

12.    Topik atau subtopik apa yang sering ditanyakan dalam soal simulasi
Topik atau tema yang paling sering ditanyakan pada soal simulasi adalah routing protocol OSPF, RIP, EIGRP, Access Control List dan Switching Teknologi seperti Vlan.

13.    Sewaktu ujian sertiikasi bisakah saya melewati sebuah soal dan kembali lagi setelah mengerjakan soal yang lain?
Dalam ujian sertifikasi CCNA tidak berlaku prinsip “ kerjakan dahulu soal yang paling mudah” karena setelah kita melanjutkan untuk menjawab pertanyaan pada soal berikutnya maka kita tidak bisa kembali ke soal sebelumnya.
Jadi setiap soal yang kita hadapi haruslah dijawab sebaik dan sebisa mungkin. Semua soal memiliki prioritas yang sama, tidak ada yang lebih mudah atau  lebih sulit.

14.    Topik atau materi apa yang menjadi kunci utama agar lulus ujian.
Saya setuju dengan beberapa website yang menyatakan bahwa kunci utama untuk lulus ujian adalah subnetting.
Memang semua teori dasar dari networking ditanyakan terutama tentang OSI layer, namun prinsip subnetting akan banyak dipakai untuk menjawab soal drop and drop dan soal-soal terkait IP address dan juga simulasi.

15.    Dalam mengikuti ujian apa saja peralatan yang boleh dibawah ke ruang ujian.
Semua barang, termasuk alat tulis sampai dompet tidak diperbolehkan masuk. Untuk alat tulis disiapkan spidol dan tatakan untuk menulis.
Pengalaman beberapa rekan dan saya pribadi sewaktu mengikuti ujian, sama sekali tidak menggunakan alat tulis sama sekali, semua pertanyaan terjawab tanpa harus menyentuh alat tulis sama sekali.

16.    Jika gagal dalam ujian, apakah kita diberi kesempatan untuk mengikuti ujian lagi tanpa harus membayar?
Biasanya kalau kita mengikuti kursus pada lembaga-lembaga kursus atau training Center ada perjanjian di awal yang menyatakan bahwa kita akan diberi kesempatan satu kali untuk mengulangnya.
Namun jika anda mengikuti ujian tanpa melalui sebuah lembaga kursus tapi berdasarkan kemauan anda sendiri tanpa perantaraan lembaga kursus maka tidak ada kesempatan kedua untuk mengulang jika anda gagal.

17.    Sumber materi apa sajakah yang dapat dijadikan sebagai referensi dalam belajar?
Sumber atau buku yang bisa dipakai sebagai materi dalam belajar CCNA adalah:
a.    Sybex CCNA 6th atau 7th edition by Todd Lammle
b.    Cisco Press ICND1 & ICND2 Certification Guide
c.    CCNA Networking Academy 1-4
d.    Cisco 640-802 CCNA Portable Command Guide
e.    Cisco Discovery and Cisco Exploration study guide

Untuk software simulator bisa menggunakan program-program berikut:
a.    Packet Tracer
b.    GNS 3

Untuk video training CCNA bisa menggunakan:
a.    CBT Nuggets 
b.    Train Signal
c.    Testout

Untuk website, anda bisa mengunjungi website berikut ini untuk menambah persiapan:
a.    9tut.com
b.    digitaltut.com
c.    networktut.com
d.    voicetut.com
e.    dstut.com

Semoga berguna