Join domain adalah langkah pertama yang mesti dilakukan oleh komputer klien supaya bisa terhubung dengan server dalam sebuah domain yang sama. Pada saat melakukan join ke domain biasanya sering sekali tidak berhasil, penyebab gagal join sangat beragam mulai dari server mati sampai hal-hal sepele akibat salah konfigur di komputer klien. Pengalaman sebagai IT support membuktikan bahwa sekitar 1 persen gagal join lebih disebabkan oleh kesalahan pada sisi server domain, sisanya 99 persen kesalahan terjadi pada komputer klien, problem komunikasi, open port dan masalah LAN.

 Berikut ini adalah faktor-faktor dan fakta menarik berdasar pada pengalaman sehari-hari sebagai IT suport yang mungkin bisa memberikan gambaran nyata penyebab dan solusi mengatasi masalah gagal join domain;

1. Komunikasi Terputus.
 Biasanya server domain atau dalam windows system dikenal sebagai domain controller atau DC terletak di kantor pusat sedangkan klien-klien berada di kantor cabang atau berbeda LAN. Kantor pusat dan cabang terhubung dengan sistem komunikasi data seperti VSAT, MPLS, Wireless, Fiber Optik, VPN, Frame Relay dan sebagainya. Jika komunikasi terputus maka proses join domain pasti gagal karena komputer klien tidak bisa menemukan server penyedia domain yang dituju.
Sebelum menghubungi pihak penyedia jasa komunikasi data tersebut, ada beberapa langkah yang mesti dilakukan seandainya anda kurang yakin bahwa penyebabnya adalah karena putusnya jalur komunikasi; Pastikan paling tidak 2 komputer lain di LAN yang sama mengalami hal tersebut, pastikan aplikasi lain seperti email, intranet berfungsi atau tidak, login komputer sebagai administrator dan lakukan perintah ping ke nama domain ( ping abc.com ) dan pastikan pesan error yang keluar adalah cannot find host. Jika aplikasi seperti intranet bisa maka langkah berikutnya adalah mengecek open port.

 2. Open Port
 Domain identik dengan DNS ( Domain name service ), protokol DNS berfungsi untuk menggubah nama menjadi IP address, protokol DNS menggunakan jenis port UDP dan TCP sekaligus dengan nomor port 53. Untuk memastikan port 53 sudah dibuka atau belum, lakukan perintah telnet dari command prompt ; telnet namadomain 53 ( ketik telnet spasi namadomain spasi nomor port tcp dalam hal ini 53 untuk port DNS ) dan tekan enter. Jika hasilnya muncul layar hitam polos maka port sudah dibuka oleh network administrator, namun jika muncul tulisan trying to connect …. dalam waktu yang cukup lama maka kesimpulannya port53 belum dibuka. Segera hubungi network admin. Catatan: port UDP tidak bisa dicek menggunakan perintah telnet.

3. Nama komputer
Pastikan nama komputer yang akan join ke domain belum pernah terdaftar sebelumnya. Artinya server DC menolak permintaan join domain dengan nama yang sama. Untuk mengetahui nama komputer sudah terdaftar di DC atau belum lakukan perintah; ping spasi nama_komputer, jika muncul nama_komputer.nama_domain maka komputer tersebut sudah terdaftar di DC. Jika yang muncul hanya nama komputernya saja maka komputer itu belum terdaftar. Jika tetap ingin menggunakan nama yang sudah terdaftar maka segera hubungi admin DC untuk minta dihapuskan nama tersebut.

 4. User ID yang melakukan join domain
Tidak semua user domain( user id untuk login domain ) bisa melakukan proses join domain. Pengalaman di kantor saya adalah hanya user para staf IT saja yang diberi hak untuk melakukan proses join domain, member atau anggota lain tidak dikasih akses untuk itu. Sebelum melakukan proses join domain pastikan bahwa user id domain tersebut punya hak untuk join domain.

5. Konfigurasi IP Address
 Pastikan pada konfigurasi IP address terutama yang statik IP, default gateway address dan DNS address sudah terisi sesuai ketentuan yang diberikan oleh network admin. Sering terjadi orang lupa mengisi default gateway address dan frustasi oleh kesalahannya sendiri. Pastikan DNS address juga diisi dengan yang sesuai. Lakukan Ping nama_domain untuk mengetahui DNS address.

6. Client For Microsoft Networks
Client for Micrososft Networks adalah salah satu opsi pada network properties sebuah komputer yang jalan dengan operating sistem microsoft windows. Biasanya secara default opsi pilihan ini sudah tercentang, namun tidak ada salahnya memastikan dahulu sebelum join domain. Seorang teman dibuat penasaran selama dua hari ketika gagal melakukan join domain, usut punya usut ternyata penyebabnya adalah karena opsi client for microsoft network tidak tercentang.
Begitu di centang komputer langsung berhasil join domain saat itu juga. Di kantor saya proses join domain adalah faktor yang sangat penting, semua user harus login ke domain untuk bisa menjalankan aplikasi yang terkait dengan tugas mereka, jika user tidak bisa login domain di komputer masing-masing maka lebih baik bagi mereka untuk tinggal di rumah saja.

 Tugas IT Support adalah memastikan semua user bisa login domain, proses login domain harus diawali dengan tahap join domain. Sebelum anda dibuat frustasi dan tertekan oleh karena gagal join domain maka pastikan 6 faktor ini sudah bukan masalah lagi; Komunikasi data, open port, nama komputer, user ID domain untuk join domain, konfigurasi IP address dan Client For Microsoft Networks sudah tercentang.