Masa pandemi ini membuat orang tua harus mencari berbagai alternative kegiatan yang membuat anak tidak bosan di rumah. Salah satunya adalah dengan menyediakan sepeda untuk anak-anak sebagai sarana untuk beraktivitas.

Kenapa sepeda?  Karena selain membuat anak senang, bersepeda juga menyehatkan.

Untuk para orang tua, ternyata tidak sembarangan dan begitu saja memilih sepeda yang tepat bagi putra-putri mereka yang masih kecil, selain harganya yang tidak murah, sepeda jaman kekinian hadir dengan beragam model dan bentuk.

Berikut adalah beberapa hal penting yang mesti diketahui dan dipahami orang tua sebelum memilih sepeda, dengan mengetahui 5 hal penting berikut ini maka para orang tua tidak lagi dibuat bingung atau bahkan salah membeli sepeda dan membuat anak mereka tidak nyaman saat bersepeda.

#1.  Seperti apa standar ukuran sepeda anak-anak

Kalo standar sepeda orang dewasa ditentukan oleh ukuran rangkanya; Ukuran sepeda anak ditentukan oleh ukuran velg rodanya.

Untuk sepeda anak-anak ukuran velg sepeda biasanya menggunakan satuan inci (“) yaitu:

12″, 14″, 16″, 18″, 20″, dan 24″. Semakin besar nilai inci velgnya maka semakin besar ukuran velg dan juga sepedanya sehingga pemilihan sepeda pun disesuaikan dan mengikuti ukuran tubuh si anak.

Jadi semakin besar tubuh anak maka semakin besar ukuran sepeda yang cocok baginya, hal ini bisa dilihat dengan mengecek ukuran velg sepeda tersebut.

           #2.  Ketahui ukuran Inseam anak

Apa itu Inseam? Inseam itu adalah panjang hasil pengukuran dari pangkal paha sampai dengan pergelangan kaki anak.

Tujuan mengetahui panjang inseam adalah untuk menentukan sepeda mana yang sangat tepat dan cocok untuk si anak terkait dengan rasa nyaman anak saat naik sepeda.

Karena kalau panjang inseam anak tidak cocok dengan ukuran sepeda maka akan membuatnya jadi tidak nyaman.

Cara yang benar mengukur panjang Inseam adalah dengan menggunakan meteran dan alat bantu berupa buku atau karton yang kaku.

-) Anak berada dalam posisi berdiri bersandar di tembok

-) Anak disuruh menjepit buku atau karton yang tebal dengan pahanya.

-) Pastikan buku yang dijepit pada bagian pahanya sedekat mungkin pada pangkal pahanya

-) Gunakan meteran untuk mengukur berapa panjang dari sisi buku pada pangkal paha sampai ke pergelangan kaki.

Informasi terkait Inseam ini perlu disampaikan kepada penjual sepeda.

Jadi ukuran Inseam anak harus cocok dengan rentang Inseam pada sepeda (ukuran dari sadel ke pedal pengayuh), atau setidaknya tidak berselisih jauh.

Jika selisih inseam anak dan sepeda tidak cocok maka anak pasti tidak nyaman, jadi pilihlah sepeda yang rentang inseam-nya membuat anak nyaman saat bersepeda.  

          #3. Pilihlah sepeda yang ringan

Ya namanya juga anak-anak; tenaganya kan tidak sebesar orang dewasa, jadi semakin ringan sepeda maka semakin bagus buat anak. Jangan pilih sepeda yang berat karena akan membuat mereka kesulitan saat mengayuh sepeda. Sepeda yang berat membuat anak susah bermanuver dan cepat lelah.

Berat ringannya sepeda itu ditentukan oleh jenis bahan pembuat rangka sepeda. Sepeda dengan rangka besi tentu jauh lebih berat dibanding sepeda yang rangkanya terbuat dari almunium. Tapi ada juga sepeda dengan rangka baja yang lebih ringan karena komponen-komponen tambahannya juga ringan.  

          #4. Pilih sepeda yang ada penutut rantainya

Penutup rantai adalah pengaman yang penting pada sepeda, dan jika dipakai oleh anak-anak karena penutup rantai dapat mencegah jari kaki atau jari tangan terjepit pada gerigi roda.

Jadi sepeda yang tidak ada penutup rantainya bisa sangat membahayakan anak-anak, terutama saat terjatuh.

          #5. Pilih yang ada garansinya

Garansi penting, terlebih karena penggunanya anak-anak; Sepeda gampang sekali rusak.

Dengan adanya garansi maka kita tidak perlu biaya tambahan jika terjadi kerusakan saat masih dalam masa garansi.

Semoga berguna.

Sumber ide dan gambar: https://epaper.kompas.id/pdf/show/20200921