Warna pada buah-buahan dan sayuran ternyata memiliki makna akan manfaat bagi kesehatan, jadi semacam kode warna terhadap manfaat khasiat bagi yang mengkonsumsinya.

Ilmu pengetahuan Barat dan kebijaksanaan dari timur setuju bahwa kita harus makan makanan dengan warna apa saja karena mereka mengobati berbagai penyakit.

Berikut lima warna sayuran dan buah yang wajib setiap hari dimakan agar hidup kita lebih lama dan lebih sehat.

Warna Hijau

Pigmen hijau pada tumbuhan disebut klorofil. Makanan dari tumbuhan hijau meningkatkan detoksifikasi, sirkulasi, dan produksi sel darah.

Makanan hijau mengandung lutein dan zeanithin, yang membantu mengurangi risiko kebutaan dan katarak.

Pigmen hijau juga mengandung antioksidan, kalium, vitamin C, vitamin K, dan asam folat. Vitamin K dapat membantu mencegah diabetes dan dapat mengurangi risiko kanker pankreas.

Ada bukti yang menunjukkan bahwa makan sayuran hijau dan sayuran berdaun hijau gelap seperti kembang kol, brokoli, kubis, dan semua sayuran berdaun hijau gelap membantu melindungi dari perkembangan dan pertumbuhan kanker.

Kiwi, alpukat, apel, biji labu, pistachio, anggur hijau, jeruk nipis, dan asparagus adalah makanan yang harus anda masukkan ke dalam makanan harian Anda.

Warna Oranye

Wortel, labu, labu, jeruk, ubi jalar, dan paprika jeruk kaya akan beta-karoten, vitamin C, dan A, serta dapat meningkatkan penglihatan dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh.

Makanan alami berwarna oranye telah terbukti menunjukkan efek anticarcinogenic yang dapat memperlambat dan mengurangi risiko kanker dan penyakit jantung.

Disarankan untuk makan makanan berwarna oranye setidaknya tiga kali seminggu.

Warna Merah

Tomat, paprika merah, bit, semangka, delima, dan beri merah kaya likopen, antosianin, flavonoid, dan antioksidan, yang meningkatkan kesehatan jantung dan dapat mengurangi risiko kanker ovarium dan pankreas sebanyak 60 persen.

Pigmen dalam makanan merah melawan radikal bebas dan mencegah kerusakan oksidatif pada sel. Makanlah setidaknya satu porsi makanan merah setiap hari.

Warna Kuning

Lemon, pepaya, dan paprika kuning kaya akan vitamin C dan flavonoid, yang menghambat pertumbuhan sel tumor dan mendetoksifikasi zat berbahaya.

Buah dan sayuran berwarna kuning mengandung antioksidan kuat yang melindungi hampir semua jenis kanker, terutama perut, tenggorokan, mulut, dan usus besar.

Mereka juga meningkatkan penglihatan dan meningkatkan sistem kekebalan.

Makanlah setidaknya satu porsi setiap hari.

Warna Ungu

Makanan alami berwarna ungu kaya akan antioksidan dan fitokimia, kismis, plum kering, anggur ungu, kol ungu, jamur hitam, terong, beri merah, blueberry, dan blackberry mengandung sifat anti penuaan dan menurunkan risiko kanker.

Makanan berwarna ungu mendapatkan pewarnaannya dari flavonoid fitonutrien yang dikenal dapat menjaga pembuluh darah tetap sehat, menurunkan risiko penyakit jantung, dan dapat membalikkan kehilangan ingatan jangka pendek.

Makan satu atau lebih porsi sehari.

Warna Putih

Bawang putih, bawan bombay, dan bawang merah kaya akan fitokimia dan kalium. Makanan putih membantu mengurangi kadar kolesterol, menurunkan tekanan darah, dan membantu mencegah diabetes dan kanker ovarium, usus besar, dan perut.

 Allicin, senyawa aktif dalam bawang putih, memiliki efek antimikroba dan antioksidan. Allicin dilepaskan saat bawang putih dipotong, dihancurkan, dijus, atau dikunyah. Polifenol yang ditemukan dalam bawang memiliki efek antikanker pada sel kanker usus besar.

Jamur mengandung vitamin D yang tinggi, yang dapat membantu mengurangi risiko kanker ovarium. Tambahkan pir, lobak daikon, lobak, jamur, kembang kol, dan kacang pinus ke dalam makanan putih Anda untuk membantu menurunkan tekanan darah dan kolesterol.

Makanlah setidaknya satu porsi sehari.