Wifi range extender atau terjemahan bahasa Indonesia-nya adalah Alat untuk menambah jangkauan Wifi merupakan alat yang dipakai untuk memperbesar jangkauan sinyal sebuah wifi Access Point.

Banyak pengguna atau calon pengguna jaringan wifi sering keliru memahami tentang seperti apa fungsi dan peran dari alat ini.

Dalam artikel ini saya akan coba menjelaskan selengkap mungkin tentang apa saja yang mesti dipahami sehingga tidak lagi menjadi sebuah kekeliruan yang dapat merugikan para pengguna jaringan komputer tanpa kabel atau wifi.

1. Dengan Wifi range extender tempat atau area yang tidak bisa dijangkau oleh sinyal wifi bisa mendapatkan sinyal

Pengertian ini sering dimaknai bahwa semua lokasi yang tidak kebagian sinyal, berapapun jaraknya bisa menangkap sinyal. Yang harus dipahami adalah bahwa sinyal wifi itu berbanding terbalik dengan jarak, makin jauh jarak antara pemancar dan penerima maka makin kecil sinyal yang diterima.

Jadi jika jarak wifi klien yang dikoneksikan sangat jauh dari wifi Access point nya maka sudah pasti tidak akan berhasil untuk menambah jangkauan sinyal menggunakan wifi Range Extender ( kita singka saja WRE).

WRE sering didewa-dewakan sebagai solusi untuk kondisi seperti ini sehingga tidak jarang orang yang membeli alat WRE tapi tidak terpakai karena salah perhitungan.

Perhatikan gambar berikut ini:

Terlihat bahwa perangkat printer tidak mendapatkan sinyal dari Wifi AP, sedangkan posisi keduanya sudah tidak memungkinkan untuk berubah atau dipindahkan.
Untuk mengatasinya digunakan WRE, penempatan WRE tidak didekat perangkat printer tapi ke tempat yang terjangkau oleh sinyal wifi AP, seperti pada gambar berikut ini:

Jadi, penempatan WRE haruslah dilokasi yang masih terdapat sinyal dari WIFI AP bukan dilokasi yang sama sekali tidak terdapat sinyal wifi AP. Alasanya adalah WRE harus menangkap sinyal Wifi AP yang mau di pancarkan kembali jika tidak mendapatkan sinyal dari AP maka tidak ada sinyal yang akan dipancarkan ulang.

2. Berapa jauh daya jangkau sinyal dari Wifi Range Extender

Ada teman yang menelpon saya dan mengatakan bahwa sudah pasang WRE tapi kok sinyalnya masih kurang bagus ya. Setelah saya cek ternyata jarak antara wifi klien dengan WRE sangat jauh. Wajar jika sinyal menjadi lemah karena jarak yang jauh.

Yang harus kita perhatikan adalah berapa kemampuan dari WRE dalam menguatkan sinyal. WRE sebenarnya tidak ada bedanya dengan perangkat wifi bisa, terdiri dari antenna dan juga memiliki pengaturan. Kalau antenna terpasang pada WRE memiliki daya penyebaran sinyal hanya sejauh 20 meter maka sejauh itulah kita bisa mendapatkan sinyal dari wifi range extender.

Contoh kasus ketika pada lantai 2 sebuah rumah mendapatkan sinyal yang kurang bagus dari wifi AP yang terletak pada lantai 1, WRE dipakai untuk membuat sinyal pada lantai 2 menjadi maksimal.

WRE hanya akan efektif sebatas lantai 2 rumah itu saja karena kemanpuannya hanya sebatasi itu dan bukan untuk tempat lain seperti di atap rumah atau di sisi tetangga yang jaraknya 50 meter.

Jadi daya jangkau dari WRE pun terbatas tergantung dari kapasitas dan kemampuan spesifikasi hardware.

3. Apakah WRE support untuk semua merk brand dari wifi AP

Sebuah merk WRE harusnya bisa terkoneksi dengan Wifi Access point dari berbagai merk, jika hanya bisa terkoneksi dengan merk yang sama maka pastinya akan sangat merugikan bagi pembeli atau penggunanya.

Mungkin sebelum membeli, kita perlu mengecek pada spesifikasi dari WRE tersebut apakah support untuk terkoneksi dengan berbagai macam wifi Access Point.

4. Kemampuan Wifi data rate WRE sangat ideal untuk video streaming, game online dan koneksi super cepat lainnya.

Dalam kondisi ideal WRE bisa memenuhi harapan atau seperti yang dijanjikan pada spesifikasinya tapi dalam kondisi yang tidak ideal misalnya terkena interferensi yang parah, jarah yang sudah cukup jauh maka WRE pun dapat menurun kemampuan dan kehandalannya.

Jangan pernah menganggap bahwa WRE adalah solusi untuk semua permasalahan termasuk masalah jarak dan interferensi.

5. Frequency operasional

Ini juga yang paling sering terlupakan, frequency operasional adalah frequency uang dipakai gelombang sinyal wifi untuk disebarkan ke klien.

Frequency gelombang sinyal wifi terdiri atas 2 yaitu 2.4 GHz dan 5 GHz, yang perlu diperhatikan saat memilih WRE frequencynya. Pastikan Freq dari WRE sama dengan frequency dari Wifi AP dan juga Wifi klien.

Semoga berguna.