Anda pasti sudah baca atau sudah tahu bahwa minuman berenergi atau sejenisnya dapat menyebabkan gangguan kesehatan serius dan bahkan dapat menyebabkan kematian, namun jika anda masih kurang yakin dengan informasi yang anda dapat, maka apa yang saya informasikan berikut ini dapat membuat anda tidak akan menyentuh jenis minuman seperti itu lagi.

1.    Sebuah penelitian menemukan bahwa mengkonsumsi empat kaleng minuman berenergi mengakibatkan perubahan tekanan darah dan ritme jantung yang tidak normal hanya dalam waktu dua jam.

a.    Para peneliti menemukan bahwa meminum 900 ml atau 0,9 liter minuman berenergi, tidak disebutkan namanya namun merk tersebut dijual secara bebas, dapat mengakibatkan perubahan besar pada aktivitas elektrik pada jantung dan tekanan darah.

b.    Dalam kemasan minuman yang diteliti terdapat 108 g gula atau setara dengan  27 sendok, 320mg kafein ( kadar ini mendekati batas harian yang direkomendasi) dan juga zat alami lainnya  seperti taurin, ginseng dan karnitin.

c.    Peneliti juga menemukan bahwa dampak dari kandungan gula sebanyak itu sangat berpengaruh terhadap kesehatan jantung dibandingkan dengan mengkonsumsi minuman dengan kadar kafein yang sama tapi tidak mengandung gula atau zat tambahan.

2.    Korban Minuman Berenergi

Berikut adalah daftar para korban selamat dan korban meninggal akibat mengkonsumsi minuman berenergi:

a.    Martin Bowling, 28, dari Little Wakering, Essex, Inggris, menderita serangan jantung setelah mengkonsumsi delapan kaleng minuman berenergi yang mengandung kafein.

Martin Bowling adalah seorang petugas asuransi yang bekerja sekitar 60 jam seminggu dan menghabiskan £ 75 per minggu untuk membeli minuman energi ketika dan menyebabkan ia  mengalami serangan jantung.

Setelah pulih dari serangan jantungnya ia mengatakan tentang kejadian yang ia alami,  bahwa  “Tidak ada tanda peringatan, saya tidak tahu apakah itu sakit, saya hanya ingat terjatuh ke lantai dan setelah sadar saya sudah berada di rumah sakit.

Bagi Martin kini minuman berenergi itu ibarat kematian dalam kaleng.

b.    Tiga orang di Swedia meninggal dunia terkait dengan minuman berenergi.

Seperti dilaporkan oleh  www.dailymail.co.uk, ada dua orang meninggal usai meminum minuman berenergi yang dicampur dengan Vodka ( alcohol), sedangkan satu orang lagi dikhabarkan meninggal usai mengkonsumsi minuman berenergi setelah melakukan latihan fisik yang intens.

c.    Seorang wanita Swedia berusia 31 tahun juga dikhabarkan meninggal ketika sedang melakukan dance. Menurut penyelidikan yang dilakukan ditemukan bahwa wanita tersebut sebelum melakukan dance ia meminum 2 kaleng minuman berenergi.

d.    Perdana Menteri Irlandia pernah memerintahkan penyelidikan terkait kematian Ross Cooney, 18 tahun, dari Limerick.

Ross diketahui meninggal dunia akibat meminum empat kaleng minuman berenergi saat pertandingan bola basket.  Pemeriksaan pasca kematian menunjukkan bahwa telah terjadi penebalan dinding arteri dan kondisi jantungnya seperti jantung anak kecil, namun petugas pemeriksa mayat meminta lebih banyak penelitian terkait kondisi tersebut.

Masih suka minuman penambah stamina? Pikir-pikir lagi, bos, karena jika terlalu banyak minum minuman berenergi dalam waktu yang singkat maka akibatnya adalah sebagai berikut.

1.    Serangan Jantung

Kondisi jangtung masing-masing orang tidak selalu sama, karena itu tidak dapat dipastikan berapa banyak jumlah minuman berenergy yang boleh diminum dalam waktu yang singkat.

Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa minuman berenergi dapat menyebabkan kontraksi jantung yang lebih kuat dari biasanya sehingga dapat membahayakan orang-orang mengalami kondisi jantung tertentu.

Sebuah studi menunjukkan bahwa antara tahun 2009 dan 2011 ada 4854 panggilan darurat sebagai efek dari minuman energi. 51% dari total panggilan tersebut korbanya adalah anak-anak.
Studi tersebut merekomendasikan agar remaja mengkonsumsi minuman berenergi tidak lebih 250 ml per hari dan tidak boleh dilakukan sebelum atau selama berolah raga.

Sebuah studi di tahun 2016 menunjukkan bahwa orang yang berusia 18- 40 tahun yang meminum minuman berenergi memiliki peningkatan yang signifikan dalam interval QTc mereka, sebuah indicator yang merupakan penanda risiko irama jantung yang abnormal.

2.    Sakit kepala dan Migrain

Terlalu banyak minuman energi dapat menyebabkan sakit kepala yang parah, hal ini karena konsumsi  kafein yang tinggi. Konsumsi kafein yang berlebihan setiap hari dapat menyebabkan orang tersebut lebih sering terserang sakit kepala.

3.    Perasaan gampang cemas

Orang dengan kondisi genetik tertentu lebih cenderung merasa gelisah setelah mengkonsumsi minuman berkafein seperti minuman energi. Dosis yang lebih besar dari kafein bahkan bisa memacu serangan panik karena sesak nafas.

4.    Insomnia

Minuman berenergi sangat baik untuk membuat orang tetap terjaga, tapi jika disalahgunakan maka dapat menyebabkan beberapa orang malah tidak bisa tidak sama sekali.
Orang yang kurang tidur menyebabkan konsentrasi menurun dan sangat berhaya jika melakukan kegiatan yang butuh kesentrasi tinggi.

5.    Diabetes Tipe 2

Karena banyak minuman energi juga sangat tinggi kadar gulanya, kandungan gula yang tinggi dalam tubuh menyebabkan sel pankreas yang memproduksi insulin secara berlebihan dan menyebabkan terjadinya penyakit diabetes tipe 2.

6.    Interaksi dengan beberapa jenis obat

Beberapa zat yang terkandung dalam minuman berenergi dapat berinteraksi dengan obat-obatan  terutama obat yang digunkan untuk  mengatasi depresi.

7.    Kecanduan

Orang bisa menjadi kecanduan minuman berkafein dan juga minuman berenergi.

8.    Prilaku yang berisiko

Sebuah penelitian yang diterbitkan di The Journal of American College Health  menunjukkan bahwa remaja lebih cenderung berprilaku denga risiko berbahaya saat mengkonsumsi kafein tinggi. Kondisi ini dapat mengakibatkan cedera atau terkena masalah hukum.

9.    Kegelisahan dan Gugup  

Terlalu banyak kafein akibat konsumsi minuman energi menyebabkan beberapa orang mudah terguncang mentalnya dan gampang cemas. Hal ini bisa membuat orang tersebut tidak dapat melaksanakan pekerjaan yang butuh kesabaran dan emosi yang terkontrol.

10.    Muntah

Terlalu banyak minuman energi bisa menyebabkan muntah sehingga menyebabkan dehidrasi dan erosi asam gigi dan kerongkongan jika sering terjadi.

11.    Reaksi alergi  

Karena banyaknya kandungan zat yang ada dalam minuman berenergi dapat menyebabkan alergi seperti  gatal-gatal hingga penyempitan saluran pernapasan.

12.    Tekanan Darah Tinggi

Penelitian Sebuah penelitian terbaru yang dilakukan oleh The Mayo Clinic menemukan bahwa Rockstar Energy Drink (versi 240 mg) secara signifikan meningkatkan tekanan darah peserta studi dibandingkan dengan minuman plasebo. Secara keseluruhan, terjadi peningkatan tekanan darah rata-rata 6,4%.

13.    Terjadinya Overdosis Niacin

Konsumsi minuman berenergi juga dapat menyebabkan resiko kelebihan zat Niacin dalam tubuh, gejalanya adalah kulit memerah, pusing, denyut jantung cepat, muntah, gatal, asam urat, dan diare.

British Journal of Medicine baru-baru ini menerbitkan sebuah studi kasus tentang seorang pria yang mengalami hepatitis nonviral dari toksisitas B3 yang diyakini telah mengkonsumsi terlalu banyak minuman berenergi dalam waktu tiga minggu.