Apa yang perlu kita ketahui tentang mobil listrik selain dari pada harganya yang mahal? Banyak sekali hal yang perlu kita ketahui dari sebuah kendaraan listrik (Electric Vehicle, EV).

Mungkin saat ini mobil listrik merupakan barang yang super mewah, jauh lebih mewah dari mobil konvensional berbahan bakar BBM.

Tapi tunggu dulu, menurut hasil riset Cox Automotive menunjukkan bahwa harga EV turun dari $ 64.300 menjadi $ 55.600, mantap harga EV turun13,4% dari tahun sebelumnya, semoga tahun depan makin turun lagi..hahahahaha.

Hal ini dipicu oleh keberhasilan Tesla menjual Model 3, yang memiliki harga eceran mulai dari $ 38.990 tanpa insentif. Tesla adalah produsen mobil listrik yang mendominasi pasar dengan hampir 80% penjualan di Amerika Serikat.

Jadi meskipun masih sebatas angan-angan, kita mesti tetap optimis bahwa nantinya mobil listrik akan menjadi kendaraan yang murah dan terjangkau oleh konsumen di tanah air.

Sebelum tiba waktunya, sebaiknya kita-kita yang sangat pemula ini atau para beginner yang baru sekedar ingin tahu tentang kendaraan listrik, mempersiapkan pengetahuan kita tentang seperti apa mobil listrik itu.

Terlepas dari harga, model dan merk, berikut hal-hal penting lainnya terkait kendaraan listrik yang mesti dipahami bagi para pemula.

Jenis EV

a. EV (electric vehicles) adalah jenis kendaraan yang menggunakan listrik sebagai sember tenaga untuk menggerakan. Yang termasuk EV adalah AEV dan PHEV.

b. AEV (all-electric vehicles) adalah jenis kendaraan listrik yang ditenagai oleh satu atau lebih motor listrik.
Pada kendaraan listrik jenis ini, sumber listrik didapat dari baterei yang sudah dicas terlebih dahulu dan kemudian dipakai menggerakan kendaraan.

AEV tidak bisa dicas secara langsung ke sumber listrik, yang dicas adalah battereinya saja.
AEV (all-electric vehicles) sama sekali tidak mengkonsumsi BBM dan tidak menghasilkan emisi gas buang dari knalpot. Yang termasuk jenis AEV adalah Battery Electric Vehicles atau BEV dan Fuel Cell Electric Vehicles atau FCEVs

c. PHEV (plug-in hybrid electric vehicles) adalah jenis kendaraan listrik yang menggunakan baterai untuk memberi daya pada motor listrik, tapi proses pengisian daya ke batterei dilakukan dengan menyambungkan kendaraan dengan sumber listrik. Jadi pada kendaraan PHEV, sumber listrik langsung dicolokin ke mobil pada soket yang tersedia.

Plug-in Hybrid dibanding Full Electric

Pada kendaraan listrik jenis plug-in hibrid terdapat dua jenis mesin penggerak, yang bertenaga listrik dan yang bertenaga BBM.

Mesin bertenaga lsitrik dapat beroperasi sejauh 16 Km sampai 80 Km. Setelah tenaga listrik pada baterai habis, maka mobil digerakan oleh mesin berbahan bakar BBM.

Kalau kendaraan listrik yang full listrik, semua sumber tenaga berasal dari listrik yang tersimpan di battery, tidak ada lagi BBM.

Apa alasan utama kita harus menggunakan mobil listrik?

Mobil listrik menawarkan biaya bahan bakar yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan mobil biasa yang pakai BBM.

Perbandingannya adalah biaya operasional mobil BBM dua kali lipat lebih besar dari biaya operasional mobil listrik. Tarif dasar listrik yang lebih stabil harganya dibanding harga BBM menjadi alasan kuat untuk menggunakan mobil listrik.

Disamping kelebihan akan hemat biaya operasional yang lebih murah, ada alasan lain, diantaranya:

a. Polusi yang lebih rendah
EV tidak menghasilkan emisi knalpot penyebab partikel atau asap, yang merupakan faktor penting dalam menyebabkan polusi udara.
Saat pengoperasiannya, EV memiliki emisi karbon yang lebih rendah daripada kendaraan bertenaga BBM.

b. Fitur yang unik

  • Mobil listrik lebih tenang, tidak berisik, mesinnya tidak bising
  • Mobil listrik juga bisa dicas di rumah.

Kelemahan mobil listrik yang membuat orang masih enggan untuk beralih

Mobil listrik bukan tanpa kelemahan, bukan pada harga tapi pengoperasiannya yang masih terbatas. Selain itu secara keseluruhan biaya yang dikeluarkan untuk sebuah mobil listrik masih lebih besar dibandingkan dengan mobil BBM.

a. Jarak tempuh yang masih terbatas untuk sekali pengisian daya; Tergantung dari proses charging. Semakin besar daya yang terisi maka semakin jauh jarak tempuhnya.

Dengan pengisian daya maksimum, maka jarak tempuh maksimal sebuah mobil listrik adalah sekitar 320 Km untuk sekali pengisian; Bandingkan dengan kendaraan BBM yang dapat menempuh jarak 640 Km setelah mengisi penuh tangkinya.

b. Stasiun pengisian daya yang masih terbatas

c. Proses pengisian daya yang memakan waktu yang lama; Level 1 charging butuh waktu semalaman dan level 2 charging bisa menghabiskan waktu 4 sampai 5 jam.

d. Butuh biaya yang tidak sedikit jika harus menyediakan sendiri fasilitas pengisian daya dirumah; hal ini disebabkan oleh peralatan dan proses pemasangan yang butuh tukang listrik berpengalaman.

e. Butuh daya listrik yang besar jika mencasnya dirumah; Butuh listrik dengan arus 16 ampere untuk level 1 charging dan 16 sampai 50 ampere untuk level 2 charging. Bayangkan butuh daya listrik rumah sekitar paling sedikit 5000 VA.

Jika anda benar-benar ingin memiliki sebuah mobil listrik maka pertimbangkan beberapa faktor seperti jenis kendaraan listrik yang cocok untuk anda, pikirkan keuntungan menggunakan mobil litrik, tapi pikirkan juga jarak tempuh dan biaya tambahan yang mesti dikeluarkan jika ingin mencas-nya sendiri di rumah.