Hari ini, setelah membaca berita bertopik kesehatan di sebuah media online, saya jadi lebih memahami mengapa makanan cepat saji itu ternyata bukan saja cara pengolahannya yang kurang sehat, tapi lebih dari itu ternyata asal usul bahan makanannya pun ternyata tidak sehat juga.Seperti Apa Tidak Sehatnya Makanan Yang Dijual Di Resto Cepat Saji

Mungkin situasi ini terjadi di Amerika yang adalah asal muasal atau induk franchise dari restoran cepat saji yang ada di Indonesia.

Hmmmm, jadi jika dipikir-pikir, di Amerika saja situasinya seperti itu maka mungkin kondisinyta pasti akan tidak jauh berbeda dengan situasi franchise-nya yang ada di negara kita, bahkan mungkin lebih buruk situasinya.

Berikut adalah beberapa fakta menarik yang mesti diketahui tentang makanan dan bahan makanan yang dijual pada restoran cepat saji McDonald di Amerika Serikat:

1.    Ayam yang diternakan untuk dijual pada restoran McDonald dibesarkan dengan antibiotika.

Banyak ahli kesehatan yang mengungkapkan keprihatinan mereka mengingat antibiotika yang dipakai berlebihan pada ternak ayam bakal menurunkan keefektifan antibiotik dalam memerangi penyakit pada tubuh manusia.

2.    McDonald menggunakan pengawet buatan pada menu Chicken McNuggets dan beberapa menu sarapan, seperti scrambled egg.

3.    Sirup jagung pada roti hamburger mengandung sirup jagung berkandungan fruktosa tinggi. Sirup yang dibuat dari tepung jagung itu dipercaya menyebabkan obesitas.

4.    Minyak safflower dan asam citric untuk membuat ayam goreng juga dianggap membahayakan kesehatan.

Fakta-fakta di atas terungkap setelah pihak McDonald’s Corp berjanji untuk mengubah kebijakan mereka terkait bahan makanan yang tersaji restoran, dengan bahan makanan yang lebih sehat.

Misalnya ayam-ayam yang dibesarkan dengan antibiotik tidak dipakai lagi untuk diolah menjadi makanan cepat saji, bahan pengawet buatan dan sirup jagung pun akan diganti.

Itu adalah perubahan situasi pada restoran cepat saji di Amerika Serikat sana, apakah kondisi yang sama berlaku juga pada Mc D Indonesia?

Kalau tidak yakin sebaiknya jangan sering-sering makan di resto cepat saji, karena sudah jelas tidak menyehatkan.
Sumber: Huffington Post.