Penelitian dan penemuan para ahli dan pakar kesehatan menyatakan bahwa banyak sekali manfaat sinar matahari bagi kesehatan. Bahkan sejak jaman dulu sinar matahari sudah dimanfaatkan untuk membantu meningkatkan kesehatan manusia.sinar-matahari-itu-tidak-hanya-bermanfaat-bagi-bayi-tapi-juga-berguna-untuk-meningkatkan-kesehatan-semua-orang

Berikut ini adalah kenyataan dan fakta yang mesti kita ketahui tentang bagaimana peran matahari terhadap kesehatan manusia.

1. Fakta sejarah tentang manfaat sinar matahari bagi pertumbuhan tulang

Dr. Alexander Wunsch, seorang photobiologist ( seseorang ahli photobiology, cabang ilmu yang mempelajari pengaruh cahaya terhadap makluk hidup), menemukan bahwa pada orang-orang Mesir kuno yang biasa menyembah dewa matahari, tulang tengkorak kepala mereka lebih tebal dan kuat.

Dr. Alexander Wunsch menjelaskan bahwa orang Mesir kuno selalu mencukur kepala mereka dan selalu menyembah matahari, kebiasaan ini membuat tubuh mereka sering terkena sinar matahari.

Sebagai perbandingan dengan orang Persia kuno yang selalu menutup kepala mereka agar tidak terkena sinar matahari langsung akibatnya tulang tengkorak orang Persia lebih tipis dan rapuh.

Kenyataan atau fakta pada masa lalu ini membuktikan bagaimana pengaruh sinar matahari terhadap perkembangan dan kekuatan tulang manusia.

Orang Mesir seperti yang juga disampaikan oleh Herodotus bahwa mereka memiliki kebiasaan yang membuat tubuh mereka selalu terkena sinar matahari. Mereka mencukur rambut, sering bertelanjang dada dan selalu berdoa di bawah sinar matahari. Inilah yang membuat tulang mereka jadi lebih kuat.

Sebaliknya orang Persia, mereka mengenakan topi yang besar untuk melindungi dari sengatan matahari.
Inilah dasar pemikiran dari masa lalu tentang seperti apa pengaruh vitamin D dari sinar matahari terhadap tulang.

2. Heliotherapy, penyembuhan dengan menggunakan sinar matahari

Dr. Auguste Rollier dari Swiss dikenal sebagai seorang pakar Heliotherapy modern, ia menggunakan matahari sebagai alat terapi untuk menyembuhkan penyakit.

Rollier berhasil dalam mengobati penyakit kulit karena tuberculosis dan juga penyakit lainnya. Dia mengobati pasien dengan cara menyinari pasiennya secara bertahap dengan sinar matahari.

Rollier, yang telah menulis buku mengenai heliotherapy, menekankan bahwa komposisi yang berbeda dari spektrum cahaya matahari merupakan bagian yang paling penting untuk memberikan mafaat bagi kesehatan dan juga untuk memberikan perlindungan terhadap hal-hal yang sifatnya merusak kesehatan tubuh.

Dr. Auguste Rollier berpengalaman hampir 50 tahun dalam bidang heliotherapy, ia secara khusus menyebutkan dalam buku terakhirnya bahwa ia tidak pernah menemukan kasus kanker kulit yang disebabkan karena terapi heliotherapy malah sebaliknya dia bahkan mengobati kanker kulit dengan sinar matahari.

3. Sinar matahari memberikan efek semangat untuk bekerja

Dr. Alexander Wunsch mengatakan bahwa para pekerja tambang yang berada dalam goa-goa jika diberi sinar lampu yang efek cahayanya seperti sinar matahari dapat memberikan khasiat atau efek semangat kepada para pekerja tambang untuk tetap giat bekerja.

Tapi banyak dokter lebih yakin bahwa sinar matahari alami lebih baik dari cahaya buatan dari lampu.

4. Khasiat sinar matahari tidak saja pada vitamin D

Selain vitamin D, spectrum cahaya yang terdapat dalam sinar matahari juga bermanfaat bagi kesehatan. Menurut Dr. Wunsch:

” Sejarah menunjukkan bahwa sinar matahari alami serta sinar buatan jika diteliti dan ditekuni maka dapat dipakai sebagai obat atau bahan yang dapat mencegah dan menyembuhkan penyakit mematikan.
Sebelum ditemukannya antibiotik, terapi dengan cahaya matahari sudah dipakai dalam praktek kedokteran.”

5. Cara alami melindungi kulit dari sinar matahari

Menurut Dr. Alexander Wunsch, kulit manusia tidak cukup baik terlindung dari paparan sinar matahari jika dibandingkan dengan kulit hewan. Sebaliknya, kulit manusia itu sangat kompleks dan manusia telah berusaha menemukan berbagai cara untuk melindungi diri dari sinar matahari.

“Untuk melindungi kulit dari paparan sinar matahari maka proses penyinaran harus dilakukan secara bertahap, sampai membuat kulit kita kebal terhadap cahaya matahari” kata Dr. Alexander Wunsch.

Proses untuk membuat agar kulit kita kebal atau tahan terhadap cahaya matahari biasanya memakan waktu sampai 4 minggu.  Cara penyinaran bertahap merupakan cara yang alami dengan efek samping yang sangat kecil.

Bandingkan jika menggunakan tabir surya buatan yang mengandung bahan kimia, tabir surya atau sunblock tidak direkomendasikan karena bahan kimia yang terkandung di dalamnya jika terkena sinar matahari bisa berubah menjadi radikal bebas yang berbahaya bagi kulit.

Semoga berguna