Setelah mempersiapkan segala sesuatu terkait dengan perangkat fisik atau hardware maka selanjutnya software atau perangkat lunak apa saja yang harus disiapkan ketika kita akan membangun jaringan WiFi.
Secara dasar Software yang dibutuhkan semuanya sudah tersedia pada sistem operasi yang berjalan pada komputer yang kita gunakan, baik itu sistem operasi Windows, Linux dan Mac OS.

Software yang paling dibutuhkan untuk instalasi jaringan Wifi adalah web browser. Meskipun ada beberapa vendor yang menyediakan software khusus untuk mengatur konfigurasi dari perangkat Access Point maupun WiFi Adapter namun dengan  Web Browser kita tetap bisa mengakses konfigurasi perangkat WiFi yang akan kita pasang pada jaringan komputer kita, tanpa harus menginstal program tambahan.
Apa kelebihan web browser jika dipakai sebagai perangkat lunak untuk instalasi WiFi?

Pertama, Web browser merupakan software bawaan yang tersedia pada sistem operasi yang digunakan pada komputer kita. Jadi, kita tidak perlu mendownload dan menginstalnya.

Kedua, Tampilan dan proses konfigur  Access Point  lebih mudah dan lebih familiar jika menggunakan web browser. Tinggal klik, masukkan parameter yang sesuai, klik savedan selesai. 

Ketiga, semua vendor Access Point sudah menjadikan produk mereka untuk bisa diakses dan disetting melalui web browser alias Web base mode. Web browser menjadi software universal untuk mengakses dan mengkonfigur Access Point.

Sedikit kelemahan web browser jika dipakai untuk konfigur wifi Access Point adalah respon-nya yang agak lambat karena harus menampilkan tampilan grafis yang besar ukurannya. 

Software kedua yang mesti disiapkan adalah software telnet, beberapa software bawaan OS seperti command prompt, menyediakan fitur perintah telnet yang bisa digunakan untuk mengakses dan mengkonfigur Access Point.

 Software untuk telnet lainnya yang bisa dipakai adalah Secure CRT dan Putty, kedua software ini harus di-download dan diinstal terlebih dahulu.

Kelebihan menggunakan software telnet untuk konfigur Wifi Access Point atau untuk kebutuhan instalasi adalah respon-nya yang sangat cepat, tampilannya hanya berupa teks bukan grafis sehingga prosesnya menjadi sangat cepat. 

Kelemahan dari pemakaian software telnet adalah kita harus mengetahui detail command atau perintah yang dipakai dan perintah tersebut harus diketik untuk melakukan proses eksekusinya.

Software ketiga yang bisa juga digunakan adalah software utility bawaan dari produk wifi yang kita beli tersebut. Biasanya dalam paket pembelian sudah tersedia driver dan installer dari software bawaan tersebut.

Instalasi driver biasanya dilakukan hanya untuk WiFi klien dan biasanya driver dan software utility menjadi satu kesatuan instalasi.

Software yang keempat adalah software untuk mengetes koneksi antara wifi Access Point dan Wifi client. Untuk mengetes apakah komputer kita sudah terkoneksi atau belum bisa digunakan cara yang sederhana saja cukup dengan menggunakan perintah ping dari command prompt.

Demikian, software yang diperlukan selama proses instalasi jaringan WiFi adalah Web browser, Software Telnet, Software Utility dan software untuk mengetes koneksi. 

Sumber gambar: https://www.flickr.com/photos/130385042@N07/16197677848/