Sering kita temui dan alami bahwa menghapus folder atau directory yang tidak terpakai lagi atau yang bukan hasil kreasi kita menimbulkan rasa frustrasi, tidak jarang jika ada folder yang mirip dengan folder sasaran,  tanpa sengaja ikut terhapus.

Penyebab utama suatu  folder atau file tidak terhapus adalah sebagai berikut:
1.    File yang akan dihapus sedang digunakan oleh sebuah program yang sedang dijalankan oleh user atau operating sistem.

2.    Jika suatu folder atau directory tidak bisa dihapus kemungkinan besar penyebabnya adalah karena  salah satu file di dalam folder tersebut sedang dipakai oleh program atau software yang lagi dijalankan, entah oleh user atau oleh sistem dari Operating System.

3.    Penyebab yang sering dilupakan adalah user yang login ke dalam komputer tersebut tidak memiliki hak untuk melakukan penghapusan.

4.    Menyambung poin 3 di atas, penyebab lainnya adalah karena file dan folder tersebut diatur dengan sistem pengaturan yang memungkinkan hanya user tertentu saja yang memiliki hak untuk melakukan penghapusan.

Dengan memahami keempat penyebab utama di atas maka akan membuat kita lebih lebih paham dan mudah dalam mengambil tindakan untuk mengatasi file dan folder yang tidak bisa dihapus. Tindakan atau solusi yang harus dilakukan untuk mengatasi masalah file dan folder yang tidak bisa dihapus; simak yang berikut ini:

Cek dan pastikan pesan yang muncul sesaat setelah proses penghapusan dilakukan. Ada beberapa kemungkinan pesan yang muncul antara lain:

A.    Pesan yang menyatakan bahwa si user yang akan penghapus tidak memiliki hak atau permission yang menghapus file dan folder tersebut.

–    Biasa hal ini terjadi kalau kita mengakses sebuah folder yang di-sharing. Folder yang disharing biasanya pada bagian permission membatasi klien-kliennya dengan hak hanya bisa atau boleh membaca saja alias read only.

–    Jika terjadi pada file dan folder lokal yang ada pada komputer kita, maka pastikan bahwa user kita memiliki hak untuk melakukan penghapusan. Pastikan bahwa kita melakukan login ke komputer tersebut sebagai administrator atau user yang setara administrator.

–    Cek date modify dari file tersebut ( klik kanan dan pilih properties ) kapan terakhir file tersebut di modify, pastikan bahwa waktu dan tanggal modify sesuai dengan kegiatan anda atau bukan dilakukan oleh virus atau user lainnya. Jika date modify-nya mencurigakan maka segera jalankan scan anti virus dan karantinakan komputer anda dari jaringan komputer.

–    Jika tidak ada tanda-tanda serangan virus maka restart komputer anda dan coba lakukan penghapusan lagi, jika masih belum berhasil maka coba klik kanan pada file/folder tersebut dan pilih cut lalu paste-kan ke folder lain.

–    Jika tidak ada tanda-tanda serangan virus maka restart komputer anda dan coba lakukan penghapusan lagi jika masih belum berhasil maka buka command prompt dan jalankan perintah berikut ini:
ketik pada command prompt;

del d:folder1filex.xxx

Keterangan
del = perintah  untuk menghapus sebuah file buka directory atau folder
d: = drive di mana folder dan file berada, jika ada di drive e maka drivenya diganti e:
folder1 = nama folder di mana file berada.
filex.xxx  = nama file yang akan dihapus.

Untuk menghapus sebuah folder atau directory melalui command prompt adalah sebagai berikut;

1)    rd d:folder1
2)    rd  /s d:folder2
3)    rd /s  /q  d:folder3

Keterangan:
rd  = perintah command prompt untuk menghapus folder.
Perintah pertama 1) untuk menghapus folder yang kosong.
Perintah  kedua 2) untuk menghapus folder yang ada isinya dengan konfirmasi atau peringatan Yes/No
Perintah ketiga 3) Untuk menghapus folder yang ada isinya tanpa konfirmasi atau peringatan Yes /No

B.    Pesan yang menyatakan bahwa file dan folder sedang digunakan oleh sebuah program.

–    Pastikan program yang menggunakan file dan folder sudah ditutup atau tidak lagi dijalankan.

–    JIka masih terjadi juga, cek pada task manager dan lakukan endtask pada aplikasi tersebut kemudian restart komputer dan coba lakukan penghapusan.

–    Jika belum berhasil dan masih muncul pesan yang sama maka pastikan bahwa services dari aplikasi tersebut sudah distop juga; Klik kanan pada my computer pilih manage pilih services and applications. Cari dan temukan service dari program tersebut. Klik kanan service dari aplikasi tersebut dan pilih stop.

–    Jika file tersebut adalah file yang disharing maka pastikan tidak ada lagi yang menggunakannya. Matikan komputer cabut kabel network untuk memutuskan koneksi ke LAN. Nyalakan komputer lagi dan lakukan penghapusan.

–    Jika masih belum berhasil juga, gunakan perintah command prompt seperti pada petunjuk di bagian A di atas.

Semoga berguna