Jaman sekarang, anak-anak sejak kecil sudah akrab dengan internet bahkan dari usia dini, 5 tahun, sudah begitu kecanduan internet.

Bagi orang tua yang merasa dilema atau tidak berdaya mengatasi arus globalisasi teknologi internet pada anak-anak mereka tidak perlu khawatir akan situasi ini.

Yang perlu dilakukan oleh orang tua agar anak-anak aman dari serangan cyber atau pengaruh negative internet berbahaya lainnya adalah sebagai berikut.

Perintahkan kepada anak-anak kita untuk melakukan hal-hal berikut:

      1.       Jangan asal posting ke dunia maya

Me-posting atau mengirimkan sesuatu ke mana pun atau di mana pun di internet yang sifatnya global kalau bisa harus di bawah pengawasan orang tua.

Orang tua harus mengecek terlebih dahulu yang akan dikirim oleh anak-anak mereka ke internet.

Ada beberapa jenis gambar atau foto yang sebaiknya tidak perlu diki untuk ditampilkan di sosial media atau internet.

Contoh seperti foto pribadi, foto di depan rumah, foto sekolah anak dan sebagainya kalau bisa tidak perlu di kirim ke sosmed karena foto-foto tersebut akan sulit terhapus dari dunia maya.

          Orang tua harus bisa menentukan tulisan apa yang boleh ditulis atau tidak di internet.

          Jelaskan kepada anak-anak resiko terburuk yang akan mereka hadapi

          Jika sudah terposting maka segeralah minta untuk dihapus

          Jika tidak bisa, laporkan ke admin website tersebut

       2.       Lindungi privacy dari orang yang tidak dikenal.

Privasi yang dimaksud adalah saat anak-anak menggunakan media sosial maka yang bisa melihat aktivitas mereka Cuma teman atau user yang terdaftar dalam pertemanan dia, di luar itu harus diblokir.

Caranya adalah sebagai berikut:

          Blokir semua akun orang yang tidak dikenal, terutama yang sering mencoba meminta pertemanan

          Atur apa saja yang boleh dan tidak boleh dibagikan kepada teman

          Atur agar yang diposting hanya bisa dilihat oleh user yang tergabung dalam pertemannnya saja.

          Atur akun anak kita menjadi private agar yang bisa melihat Cuma pengguna yang terpercaya saja.

          Selalu malakukan review terhadap posting-an yang sudah dilakukan

          Pastikan hanya teman-teman saja yang beleh menulis di kronologi mereka

       3.       Katakan kepada anda agar jangan mudah tergoda oleh email-email pemberitahuan bahwa mereka mendapatkan hadiah

Email seperti ini harus dihindari, orang tua pun harus tahu email seperti apa yang bisa mengarahkan kita sedemikian sehingga data-data penting seperti kartu kredit, nomor hape, alamat lengkap, nama lengkap dan tanggal lahir kita jatuh ke tangan orang yang berniat jahat.

Katakan atau instruksikan kepada anak agar:

          Mengecek link email yang dikirim terlebih dahulu sebelum diklik

          Tolak semua email pemberitahuan konfirmasi hadiah yang tidak pernah kita ikutin sayembara-nya

          Koordinasikan dengan orang tua soal email yang mencurigakan

Klik di sini untuk mengetahui jenis email yang mesti diwaspadai.

       4.       Diskusikan dengan anak tentang buli membuli dan cara mengatasinya

Pembulian di internet terhadap anak-anak bisa berakibat fatal, jika dulu kita dibuli di tempat bermain maka sekarang pembulian berlangsung atau sudah berpindah ke dunia maya.

Anak yang tertekan dan tidak tahan dengan pembulian akan mengambil jalan pintas yang berakibat fatal untuk mengatasi tekanan yang mereka terima.

Untuk itu para orang tua harus melakukan hal-hal berikut:

          Beritahukan kepada anak-anak jika mereka dibuli untuk melaporkan kepada orang tua

          Jika perlu hapus pertemanan dengan orang yang suka membuli

          Sarankan kepada anak-anak untuk tidak terlalu hanyut dalam dunia maya, pastikan kehidupan mereka lebih banyak berada di dunia nyata.

          Jika mereka dibuli di dunia maya, maka tinggalkan saja sebentar kehidupan dunia maya tersebut.

          Laporkan si pembuli kepada penyedia jasa sosmed.

          Kita harus berteman dengan si anak di medsos agar memonitor mereka

      5.       Seperti apa tingkah laku yang baik di dunia maya

Ajarkan anak-anak untuk tetap menjaga etika, moral selama online di dunia maya. Tindakah seperti melakukan buli kepada teman adalah tindakah yang salah.

Katakan kepada anak-anak bahwa meskipun mereka berada di lokasi yang berjauhan atau secara tidak langsung terhubung dengan orang lain tetapi apapun yang mereka lakukan tetap terpantau dan bisa terlacak.

Segala pelanggaran hukum di dunia maya dapat terlacak dan bisa dipidana sehingga mereka mesti menjaga sikap dan tindakan mereka di dunia maya.

       6.       Setiap akun yang dimiliki harus memiliki password yang berbeda

Anak-anak remaja biasanya memiliki akun email dan medsos lebih dari satu, untuk itu sarankan ke mereka agar setiap akun memiliki password yang berbeda.

Dan jangan pernah bertukar atau memberikan password kepada siapa pun termasuk pacar atau teman dekat, jika terpaksa segera ganti password.

       7.       Jangan asal mendownload aksesories game Apps

Game app biasanya gratis tapi biasanya sewaktu dimainkan banyak tawaran untuk mendownload aksesoris tambahan yang menarik dan itu biasanya ada harganya.

Pernah ada kejadian atau berita yang mengabarkan bahwa seorang anak menghabiskan kartu kredit bapaknya hanya untuk membeli aksesoris tambahan sebuah game yang bikin ketagihan.

Yang mesti dilakukan oleh orang tua adalah mengatur pengaturan pada hape atau gadget agar tidak bisa melakukan pembelian secara otomatis.

Gunakan pin atau password jika melakukan aktivitas yang penting-penting seperti transaksi online, orang tua pun harus waspada dan hati-hati saat menyimpan dan menjaga rahasia pin ATM dan kartu kredit.

      8.       Hindari alamat website yang tidak pantas, penuh  kekerasan dan penuh  hasutan

Memang susah untuk memberitahukan, orang tua seperti dihadapkan pada dilema; jika melarang maka anak akan semakin penasaran, jika tidak maka anak merasa diperbolehkan untuk mengakses.

Beberapa yang untuk mengatasinya adalah dengan meningkatkan system pengaman pada browers dengan memfilter menggunakan kata-kata kunci tertentu sehingga konten tersebut tidak bisa diakses.

Gunakan aplikasi-aplikasi pelindung yang bisa memblokir situs yang berbahaya saat diakses oleh anak-anak.

      9.       Jangan biarkan anak-anak ketagihan dengan internet

Caranya adalah dengan membatasi waktu akses internet pada jam-jam tertentu saja, cek website apa saya yang dikunjungi anak-anak.

Perhatikan dan awasi gerak dan tindak tanduk anak, jika ada yang aneh segeralah diskusikan dengan dia apakah ada masalah yang terjadi.

      10.   Jangan pernah berbagi informasi pribadi

Selama beraktivitas di dunia maya maka sebaiknya anak-anak harus diajarkan untuk tidak menggunakan nama lengkap mereka, berbagi tanggal lahir, alamat rumah, jumlah anggota keluarga, jumlah saudara, nama ayah dan ibu.

Gunakan nama panggilan sehari-hari atau nickname. Katakan pada anak-anak bahwa untuk ukuran mereka tidak ada urusan yang perlu bagi mereka untuk berbagi informasi pribadi secara detail, apapun kondisinya, mereka tidak boleh berbagi, harus sepengetahuan orang tua kalau terpaksa.

Semoga berguna.